Kumpulan Cersil mandarin dan indonesia online

Mode Malam
Cerita silat atau biasa kita singkat dengan sebutan cersil adalah sebuah sub-genre dari semi-fantasi dan cerita silat dalam dunia literatur.

Di Indonesia ada dua jenis cerita silat, yang pertama adalah silat Indonesia dan yang kedua adalah cerita silat Tiongkok/Cina. Kedua jenis cerita silat tersebut ditulis dalam bahasa Indonesia dan ada pula yang berbahasa Tionghoa. Kedua cerita itu, baik dari Indonesia maupun dari Tionghoa berlatar belakang sejarah negeri masing-masing. Sebelum Orde Baru, cerita silat berbahasa Indonesia dan bahasa Tionghoa sangat populer. Akan tetapi, pada masa pemerintahan Soeharto cerita silat bahasa Tionghoa dilarang. Beberapa tokoh penulis cerita silat Tionghoa di Indonesia sebagian besar penerjemah cerita silat Tionghoa. Sebelum Perang Dunia II, alih bahasa cerita silat yang terkenal adalah Ong Kim Tiat (1893—1964) dan Tan Tek Ho (1894—1944). Penulis cerita silat Indonesia, antara lain adalah S.H. Mintahardja, Herman Pratikno, Ganes Th., dan Bastian Tito, sedangkan penulis cerita silat Tiongkok, antara lain, adalah Kho Ping Hoo, Gan K.L., O.K.T. (Oey Kim Tiang).

Menurut sejarah perkembangannya, cerita silat muncul di Indonesia pada awal abad ke-20 sebagai bagian dari sastra China Peranakan. Cerita silat dapat terus bertahan hingga sekarang, sementara sastra kaum peranakan tersebut sudah dianggap lenyap sejak Kemerdekaan yang diawali Perang Dunia II. Semula cerita silat masuk ke Indonesia sebagai karya terjemahan atau saduran dari cerita silat Tiongkok. Sejalan dengan munculnya genre sastra dalam surat kabar, antara tahun 1924--1930-an, cerita silat selalu muncul di media massa pada waktu itu dalam bentuk cerita bersambung (feuilaton), seperti Sin Po dan Keng Po. Kemudian, antara tahun 1930--1960-an cerita silat terbit sebagai buku khusus cerita silat dari penerbitan Goedang Tjerita (berubah jadi Tjerita Silat). Pada masa selanjutnya cerita silat lebih didominasi oleh karya terjemahan, yaitu dari karya Chin Yung, Ku Lung, dan Liang Yusheng dengan seorang penerjemah terkenal, yaitu Oey Kim Tiang (O.K.T.). Kisah Sia Tiauw Eng Hiong 'memanah Burung Rajawali' merupakan salah satu hasil terjemahan O.K.T. yang terkenal. Karya saduran terkenal yang lain ialah Pendekar Binal karya Ku Lung yang dikerjakan oleh Gan K.L.

Berikut ini daftar / kumpulan cersil mandarin dan indonesia yang dapat kalian baca secara online dan gratis disini:
------
Serial Pedang Kayu Harum sudah beres semua diupload gan, untuk membacanya silahkan klik disini 😉🤗
------
PREVIOUS
This is the most recent post.
Older Post

0 Response to "Kumpulan Cersil mandarin dan indonesia online"

Post a Comment