Gembong Kartasura

Pengarang : Sri Hadijojo
Gembong Kartasura merupakan cersil / wuxia novel karya Sri Hadijojo.

"Cuplikan : Maka tanpa memberi kesempatan kepada lawan, ia terus mendesak dengau serangan-serangan, dengan serangan-serangan yang makin seram dan deras,. mengajak adu tenaga selalu. Tetapi dipati Wiryapraja memang prajurit pilihan lagi sudah kenyang pertempuran …. biarpun terdesak hebat, tidaklah mudah merobohkannya. Malah masih berbahaya sekali serangan•serangan pembalasannya, biarpun hanya sekali-sekali saja Puluhan jurus- jurus hebat dan cepat telah lewat, dipergunakannya untuk menyerang dan bertahan.

Hanya bila terpaksa bertangkisan, nampak selalu kerugianlah ki dipati Wiryaptaja, karena selalu mental surut heberapa tindak dengan agak menyeringai kesakitan. Memang ia kalah tenaga, maka akhirnya ia menjadi kuwatir untuk melanjutkan bertempur dengan tangan kosong. Hendak ia mempergunakan senjata ampuh baru

tangannya meraba keris pusakanya, tibalah jotosan keras musuhaja, bersarang kepada bahu • kanannya ..... dugg“Hayaaaa”

terdengar sesambat dipati itu, sedang orangnya mental kesamping lalu jatuh miring memegang bahu-kanannya sambil meringis kesakitan. Sekalipun tumenggung itu berilmu kebal, tetapi jotosan Wirawangsa bukanlah jotosan biasa... tulang bahu ki dipati masih utuh, namun lengan tidak dapat digerakkan entah untuk berapa lama."
Loading....