Bangau Sakti (Sin Hok Sin Cin)

Pengarang : Chin Thung
Bangau Sakti (Sin Hok Sin Cin) merupakan salah satu cersil karangan suhu Chin Thung.

"Cuplikan : Si gadis merasa cemas melihat Suhunya tidak berbicara lagi Dipegangnya tangan pendeta tua itu, dan dengan suara yang ramah ia menghibur "Suhu, jangan bersedih hati lagi Loan Jie telah berjanji tak akan menyedihkan Suhu lagi." ia teringat suatu soal, dan bertanya: "Suhu, baru saja Suhu berbicara tentang ibu-bapakku, Soal itu selalu menjadi buah pikiranku, tetapi Suhu tidak sudi menceritakan tentang kelahiranku Aku tak ingat sedikit pun tentang ibu-bapakku, jika Suhu tidak menceritakannya, Loan Jie betul-betul merasa sedih." Air matanya pun mengucur keluar dari kedua matanya.

Wajah pendeta tua itu menjadi sedih. Diusap-usapnya rambut gadis itu dan berkata: "Soal itu akan kuceritakan juga kelak kepadamu, Hanya waktunya belum tepat, Aku menghendaki agar kau mempelajari ilmu pedang Hun Kong Kiam Sut dulu dari paman gurumu Hian Ceng Totiang. "

Ketika pembicaraan mereka sampai di situ, pendeta tua itu melihat seorang pemuda bertubuh tegap, berwajah tampan dan berpakaian hijau berjalan keluar dari kebun pohon-pohon Bwee, Dihampirinya pendeta tua itu, lalu sambil membungkukkan tubuh memberi hormat, berkatalah ia: "Guruku mengetahui bahwa Ngo KongSu Pek akan datang menyambut Teecu tidak menduga Su Pek telah tiba."

Si pendeta tua berkata sambil tertawa: "Selama tiga bulan Loan Jie mungkin telah berbuat kenakalan dan mengganggu gurumu Ceng Siu......."
Loading....