Cersil Mandarin: Golok Bintang Tujuh

Pengarang: Oh Chung Sin
Halaman: 10 Bab
Sauw-beng jang mendengar orang menanjakan dua pusaka ini mundur setindak saking kagetnja.

“Djawab tidak?” Gertak Hek Thian-tong jang madju mendekati.

Siauw-beng mundur mendjauhi orang di depannja jang seperti setan mau menelannja sadja.

Tapi Hek Thian-tong madju lagi dan tetap mendesaknja.

Tidak lama kemudian, Siauw-beng sudah mundur sehingga dipodjok goa dan tidak ada tempat untuk mundur lagi.

Dan di ini waktulah terdengar satu suara halus jang berkata:

“Hek Thian-tong, kau disini menghina seorang anak kecil? Apa kau tidak takut membikin malu dan merusak nama suhumu?”

Hek Thian-tong tjepat membalikkan kepala dan di mulut goa dilihatnja seorang nenek jang berambut ubanan, dengan mukanja jang keriputan dan keputih- putihan, matanja jang welas asih memandangnja dengan pandangan tadjam.

Bagaikan menemukan iblis djahat, kakinja Hek Thian-tong mendjadi gemetaran, ia berlutut dan berkata perlahan:

Mau donasi lewat mana?

BRI - Nur Ichan (4898-01022-888538)

BCA - Nur Ichan (7891-767-327)
Bagi para Cianpwee yang ingin berdonasi untuk pembiayaan operasional web ini dipersilahkan Klik tombol merah.

Posting Komentar

© Cerita silat IndoMandarin. All rights reserved. Developed by Jago Desain