Pendekar Pengejar Nyawa

Pengarang : Khu Lung
Pendekar Pengejar Nyawa Merupakan salah satu cersil karya dari suhu Khu Lung.

"Cuplikan: Permukaan laut ditimpa cahaya sang surya, tampak sesosok bayangan orang terapung mendatangi terbawa oleh arus, ternyata sesosok mayat manusia.

Hanya dengan memutar badan, Coh Liu-hiang sudah berada di pinggir dek, sekali raih ia menarik segulung tali terus diikatnya, sekali ayun tali panjang itu melesat seperti anak panah langsung mengarah pada mayat terapung itu, seperti ular hidup saja, tali dengan tepat dan persis menjerat mayat itu. Mayat ini masih mengenakan pakaian sutera halus yang mahal, pinggangnya menyoren pipa cangklong terbuat dari batu pualam, raut mukanya hitam legam melepuh besar. Dengan perlahan Coh Liu-hiang meletakkan mayat itu di atas dek, katanya sambil menggeleng, "Tak tertolong lagi."

Sebaliknya Li Ang-siu mengamati kedua tangan mayat itu, tampak jari tengah dan jari manis tangan kiri mayat itu masing-masing terpasang cincin emas hitam mengkilap terbuat dari baja murni. Tangan kanannya tidak mengenakan cincin, tapi ada bekas jalur putih yang menandakan biasanya pada jari tengahnya itu pun mengenakan cincin........."
Loading....
Mengapa udah nggak bisa download cersil di cerita silat indomandarin?

Untuk yang tanya mengenai download cersil memang udah nggak bisa hu🙏, admin ngehost filenya menggunakan google drive dan kena suspend oleh google, mungkin karena admin juga membagikan beberapa link novel barat yang berlisensi soalnya selain web cerita silat indomandarin ini admin juga dulu punya web download novel barat terjemahan yang di takedown oleh google dan akhirnya merembes ke google drive admin yang dimana itu ngehost file novel maupun cersil yang admin simpan.

Lihat update cersil yang baru diupload 3 Bulan Terakhir

27 Oktober 2022] Kaki Tiga Menjangan

05 November 2022] Seruling Samber Nyawa (Bu Lim Su Cun)

Mau donasi lewat mana?

BCA - Nur Ichsan (7891-767-327)
Bagi para Cianpwee yang ingin berdonasi untuk pembiayaan operasional web ini dipersilahkan Klik tombol merah.

Posting Komentar

© Cerita silat IndoMandarin. All rights reserved. Developed by Jago Desain
]