--> -->

Tunggul Bintoro

Pengarang : Wahyu Muljana
Tunggul Bintoro merupakan karya dari pengarang Wahyu Muljana.

"Cuplikan : “Garuda Sakti” Seru Tengkorak Biru itu dengan nada penuh sindiran. “Walaupun kau mengaku dan menyebutmu dengan nama Plompong, akan tetapi kami telah tahu dengan baik-baik kalau kau adalah orang pelarian dari Demak Bintoro yang bernama Darmakusuma. Kau kini telah dikurung dengan rapat, beratus-ratus orang. Biarpun kau mengandalkan sebatang pedangmu itu tak mudah kiranya untuk lolos dari kepungan kami. Huahaaa... Huahaaaa... Huahaaa...!”

Perkataan ini kembali membuat wajah ki Plompong menjadi pucat. “Bagus!” Serunya dengan geram. “Jadi kau hendak membekuk aku

Garuda Sakti yang bernama Darmakusuma untuk kau persembahkan kepada orang-orang Jipang? Benarkah demikian?!”

Kata-kata ini diakhiri dengan dihunusnya pedang. Sedangkan kedua mata orang tua ini berapi-api memandang kearah mereka. Semua anggota perkumpulan Tengkorak Berdarah disapu dengan pandangan matanya........."
Loading....