Pusaka Pulau Es (Seri ke-17 Serial Bu Kek Siansu)

Pengarang: Kho Ping Hoo
Halaman: 23 Bab
Seri Pusaka Pulau Es adalah Seri terakhir dalam serial Bu Kek Siansu.

"Cuplikan : Pria penunggang kuda itu menghentikan kudanya dan memandang ke sekeliling dan dia terpesona. Memang pagi itu indah bukan main. Di sekeliling tempat itu terdapat bukit-bukit berjajar-jajar. Bukit-bukit di timur masih nampak gelap sebab matahari baru muncul mengintai dari balik punggung mereka. Akan tetapi bukit-bukit di sisi barat sudah mulai menerima sinar matahari pagi yang kuning keemasan.

Nampaklah kabut menyingkir perlahan dihalau sinar matahari pagi. Sinar matahari pagi yang masih lembut akan tetapi sudah garang itu menerobos di antara kabut, sungguh merupakan keindahan yang sukar untuk dilukiskan. Keindahannya lebih terasa di dalam hati dari pada di dalam mata.

Burung-burung mulai beterbangan meninggalkan sarang, meski masih ada yang sempat berkicau di antara ranting-ranting pohon, membuat suasana makin ceria gembira dan mendorong seseorang untuk turut bernyanyi. Matahari pagi mulai muncul dan sinarnya menghidupkan segalanya, membangunkan semuanya yang tadinya terlelap tidur dalam kegelapan sang malam."
"Serial Bu Kek Siansu Selesai :)"

Mau donasi lewat mana?

BRI - Nur Ichan (4898-01022-888538)

BCA - Nur Ichan (7891-767-327)
Bagi para Cianpwee yang ingin berdonasi untuk pembiayaan operasional web ini dipersilahkan Klik tombol merah.

Posting Komentar

© Cerita silat IndoMandarin. All rights reserved. Developed by Jago Desain