Bunga Di Batu Karang

Mode Malam
Pengarang: S.H Mintardja
Halaman: 28 Jilid

Cerita ini berlatang belakang sejarah Kasunanan Kartasura (atau Kasunanan Surakarta ya?) pada masa pemerintahan Sri Susuhunan Pabubuwana II yang memerintah tahun 1726-1749.

Pada masa itu Kompeni (Belanda) sangat menguasai Kasunanan Kartasura, sehingga membuat beberapa bangsawan yang tidak menyukai ulah kompeni yang merendahkan martabat para pribumi.

Bangsawan yang mempelopori pemberontakan adalah Raden Mas Said dan pangeran Mangkubumi.

Pada masa itu ada sebuah padepokan Jati Aking yang dipimpin oleh Kiai Danatirta yang mempunyai murid Raden Juwiring (anak pangeran Ranukusuma dari selir yang “dibuang” karena ulah isterinya Raden Ayu Sontrang), Buntal (anak pembantu salah seorang pangeran di Surakarta yang telah meninggal dan diusir dari rumah majikannya) dan Arum (cucu kiai Danatirta sendiri).

Ketiga orang anak murid Kiai Danatirta tersebut bergabung dengan pasukan Pangeran Mangkubumi untuk melawan Kompeni.

Sebagaimana cerita yang lain, serial sepanjang 28 jilid ini penuh dengan intrik-intrik dalam keluarga dan dalam pemerintahan.

bagaimana ceritanya?

0 Response to "Bunga Di Batu Karang"

Post a Comment