coba

Mutiara Hitam (Seri ke-4 Serial Bu Kek Siansu)

Mode Malam
Pengarang: Kho Ping Hoo
Halaman: 28 Bab

Mutiara Hitam adalah episode ke 4 dari serial Bu Kek Sian Su karya Asmaraman Sukowati Kho Ping Hoo. Cerita ini adalah lanjutan dari episode Cinta Bernoda Darah. 

Tokoh sentral dalam episode ini adalah Kwi Lan (Mutiara Hitam) yang merupakan putri dari Pendekar Suling Emas (Kam Bu Song) dan Ratu Khitan (Yalina).

"Cuplikan: Jalan kecil itu menuju ke kota Taigoan. Jalan yang buruk dan becek, apalagi karena waktu itu musim hujan telah mulai. Udara selalu diliputi awan mendung, kadang-kadang turun hujan rintik-rintik, sambung menyambung menciptakan hawa dingin. Seperti biasa, segala keadaan di dunia ini selalu mendatangkan untung dan rugi, dipandang dari sudut kepentingan masing-masing. Para petani menyambut hari-hari hujan dengan penuh kegembiraan dan harapan, karena banyak air berarti berkah bagi mereka. Akan tetapi di lain fihak, para pedagang dan pelancong mengomel dan mengeluh karena pekerjaan atau perjalanan mereka terganggu oleh jatuhnya hujan rintik-rintik yang tak kunjung henti.

Hujan rintik-rintik membuat jalan kecil itu sunyi. Dalam keadaan seperti itu, orang-orang yang melakukan perjalanan melalui jalan kecil itu lebih suka menunda perjalanan, beristirahat di warung-warung sambil minum arak hangat, di kuil-kuil atau setidaknya di bawah pohon rindang, pendeknya asal mereka dapat terlindung dari hujan. Kalaupun ada yang melakukan perjalanan melalui jalan kecil itu di waktu hujan rintik-rintik menambah dingin hawa udara pagi itu, mereka tentu bergesa-gesa agar cepat tiba di tempat tujuan. Beberapa ekor kuda dibalapkan lewat, juga serombongan kereta lewat dengan cepatnya melalui jalan kecil, sejenak memecahkan kesunyian dengan suara roda kereta, derap kaki kuda dan cambuk, diseling suara pengendara yang menyumpah jalan buruk dan hawa dingin."

0 Response to "Mutiara Hitam (Seri ke-4 Serial Bu Kek Siansu)"

Post a Comment