Api Di Bukit Menoreh Seri 4

Cerita ini merupakan Seri keempat dari petualangan Agung Sedayu.

"Cuplikan : Agung Sedayu melarikan kudanya pulang. Jika kudanya berlari lebih kencang dari hari-hari yang lain, karena Agung Sedayu masih memikirkan luka-luka di tubuh Sekar Mirah. Nampaknya Sekar Mirah menjadi sedikit manja, sehingga ia menunggu Agung Sedayu pulang untuk mengganti obat-obat yang melekat di tubuhnya.

Menjelang senja, maka seisi rumah itu duduk berkumpul di ruang dalam. Minuman hangat masih mengepul. Sambil meneguknya, mereka masih memperbincangkan orang-orang yang mengaku saudara seperguruan Sekar Mirah itu.

“Apakah aku bersalah, bahwa aku tidak membunuhnya?” bertanya Sekar Mirah tiba-tiba.

“Tidak,” jawab Agung Sedayu, “Nyi Dwani sudah menyerah. Menurut paugeran para prajurit pun tidak dibenarkan membunuh lawan yang sudah menyerah dan tidak berdaya.”

“Tetapi para prajurit akan menawan lawan-lawannya yang menyerah,” desis Sekar Mirah..........."
Loading....
""
Mengapa udah nggak bisa download cersil di cerita silat indomandarin?

Untuk yang tanya mengenai download cersil memang udah nggak bisa hu🙏, admin ngehost filenya menggunakan google drive dan kena suspend oleh google, mungkin karena admin juga membagikan beberapa link novel barat yang berlisensi soalnya selain web cerita silat indomandarin ini admin juga dulu punya web download novel barat terjemahan yang di takedown oleh google dan akhirnya merembes ke google drive admin yang dimana itu ngehost file novel maupun cersil yang admin simpan.

Lihat update cersil yang baru diupload 3 Bulan Terakhir

27 Oktober 2022] Kaki Tiga Menjangan

05 November 2022] Seruling Samber Nyawa (Bu Lim Su Cun)

Mau donasi lewat mana?

BCA - Nur Ichsan (7891-767-327)
Bagi para Cianpwee yang ingin berdonasi untuk pembiayaan operasional web ini dipersilahkan Klik tombol merah.

Posting Komentar

© Cerita silat IndoMandarin. All rights reserved. Developed by Jago Desain
]