Gelang perasa bab 6

 
Bab 6

Rahasia dalam Ruangan Rahasia

Lampu bergoyang-goyang, apakah karena angin? Berasal dari mana angin itu?

Mengapa pinggang Guo Yu Niang pun ikut bergoyang? "Kau sudah mabuk."

Xiao Shao Ying ingin menggelengkan kepala tapi dia takut jika melakukannya kepalanya akan lepas dari badannya.

"Kali ini sepertinya benar-benar mabuk." "Apakah benar?"

Apa dia benar-benar mabuk atau hanya pura-pura mabuk yang penting mabuk.

Benar atau palsu. Palsu dan benar kehidupan seperti sandiwara, tidak ada yang benar-benar serius.

Kata Guo Yu Niang, "Kau harus tidur sebentar." "Baiklah, aku akan tidur."

Tidur atau tidak tidur, apakah ada bedanya? Apakah kehidupan ini adalah sebuah mimpi. "Di belakang ada kamar tamu, kau tidurlah di sana"

Suara yang manis ini adalah suara milik Guo Yu Niang. "Apakah kau yang akan mengantarku ke sana?" "Baiklah, aku yang mengantarkanmu ke sana"

Guo Yu Niang membuka pintu, mengapa Ge Ting Xiang tidak melarangnya? Apakah dia juga sedang mabuk?

Ge Xin masih berdiri di luar pintu. Dia sama sekali tidak bergerak. Tiba-tiba Xiao Shao Ying berjalan ke arahnya dan mencubit wajahnya kemudian dia bertanya, "Apakah orang ini patung?"

Yang pasti bukan.

Xiao Shao Ying tertawa, dan terus tertawa.

Memang dia adalah orang yang senang tertawa, tapi sekarang sepertinya sudah pada tahap dia bisa tertawa sepuas-puasnya.

Angin berhembus melewati beranda

Bila ada orang yang datang juga tidak tahu dari mana asalnya? Akan pergi kemana pula?

Kamar tamu ini baru dibangun, dindingnya baru dicat, kertas jendela baru ditempel, meja terbuat dari kayu Tan Xiang (kayu yang mengeluarkan wangi khas), papan meja terbuat dari keramik, lampu terbuat dari tembaga. Selimut yang disulam dan tersimpan di atas tempat tidur yang juga baru. Semuanya baru

Apakah ini artinya Xiao Shao Ying mulai melewati hidup yang baru?

Dia menjatuhkan diri ke atas tempat tidur yang empuk dan yang masih baru. Xiao Shao Ying berkata, "Ini adalah tempat tidur yang sangat nyaman."

Kata Guo Yu Niang, "Tempat tidur ini belum ada yang pernah mnggunakannya." Suaranya sangat lembut, lebih lembut dari selimut yang berada di tempat tidurnya.

Kata Xiao Shao Ying, "Aku tidur sendiri di tempat yang begini nyaman sungguh tidak nyaman seperti minum arak seorang diri."

Kata Guo Yu Niang, "Aku akan mencarikan teman untuk menemanimu."

Guo Yu Niang tahu bahwa Xiao Shao Ying sedang memandang ke arah bawah pinggangnya Guo Yu Niang tidak marah.

Guo Yu Niang tertawa dan bertanya, "Kau senang perempuan seperti apa? Aku pasti akan mencarikannya"

"Yang kusukai adalah dirimu."

Tiba-tiba Xiao Shao Ying melompat dan memeluk Guo Yu Niang, mereka berdua bergulingan di atas tempat tidur.

Guo Yu Niang terpekik pelan karena terkejut, dia berusaha memberontak, tapi sedikit pun tidak ada tenaga.

Guo Yu Niang sangat lembut, harum dan manis seperti manisan kapas. Dadanya lebih putih dibandingkan dengan kapas, putih berkilau.

Xiao Shao Ying sudah ada di atas tubuhnya. Guo Yu Niang sudah tidak dapat bergerak lagi. Dia hanya bisa meringis.

Guo Yu Niang sudah merasakan kedua belah kakinya dibuka. Gu Yu Niang berkata, "Jangan, jangan kau lakukan.. "

Dia tidak bisa melawan juga tidak bisa memberontak, dia hanya bisa memohon, tapi dia merasa percuma minta tolong pada laki-laki yang sudah gila ini.

Xiao Shao Ying sudah mulai membuka baju Guo Yu Niang. Guo Yu Niang hanya bisa berteriak.

Pada saat itu ada sepasang tangan yang mendekat dan mengangkat Xiao Shao Ying dan membuatnya berdiri.

Sebelah tangannya diayunkan kemudian menggamparnya, gamparan ini tidak berat, hanya membuatnya sadar. Benar saja Xiao Shao Ying yang mabuk mulai sedikit sadar, dia sudah bisa melihat wajah Ge Ting Xiang yang marah.

Ge Ting Xiang ternyata tidak mabuk, dia sedang memelototi Xiao Shao Ying dan dia membentak,

"Kau sangat berani dan sangat keterlaluan "

Xiao Shao Ying masih tertawa dan berkata, "Aku memang sangat pemberani." "Kata-kataku juga berani kau lupakan?"

"Aku tidak lupa."

"Apakah kau benar-benar tidak lupa?"

"Kau bilang tidak boleh banyak lihat dan juga tidak boleh berpikir macam-macan, kata-katamu selalu aku ingat"

Kata Ge Ting Xiang bertambah marah, "Kalau kau ingat kenapa kau lalukan hal ini?" Kata Xiao Shao Ying, "Kau bilang, aku tidak boleh pegang dia."

Ge Ting Xiang melihat dia lalu tersenyum. Tangannya melepaskan genggamannya dan berkata, "Lebih baik kau diam di sini dan tidur, setelah sadar baru kau temui aku."

Xiao Shao Ying tertidur di atas tempat tidurnya dan kepalanya ditutupi oleh selimut, tapi mulutnya tetap berkata, "Tempat tidur ini begitu besar bagaimana aku tidurnya?"

Tapi dia tetap tidur, tidur dengan cepat dan sangat lelap.

Begitu dia bangun, dia menyadari bahwa dia tidak sendiri di tempat tidurnya. Di sisinya ada seorang perempuan.

Perempuan ini seperti bunga, kulitnya putih, bibirnya manis, matanya yang membuat orang tertarik.

Guo Yu Niang?

Xiao Shao Ying hampir tidak mempercayainya. Dia mengosok-gosokkan matanya dan membuka matanya lebar-lebar. Dia baru tahu perempuan ini bukan Guo Yu Niang, tapi hanya 60% mirip Guo Yu Niang.

Tanya Xiao Shao Ying, "Siapa kau?"

Perempuan itu menjawab dengan memandang Xiao Shao Ying dengan matanya yang besarnya, "Xiao Xia. Guo Xiao Xia."

Xiao Shao Ying tertawa dan bertanya. "Apakah di sini semua perempuan bermarga Guo?" "Hanya ada 2 yang bermarga Guo"

"Yang mana?" "Aku dan kakakku"

Akhirnya Xiao Shao Ying mengerti dan berkata, "Guo Yu Niang adalah kakakmu." Guo Xiao Xia berkata, “Apakah kau juga menganggap aku mirip dengan dia?" "Sangat mirip "

"Sebenarnya aku dan dia sama sekali tidak mirip " "Oh."

"Kakakku adalah siluman yang mencelakakan orang." Xiao Shao Ying tertawa lagi. Kata Guo Xiao Xia, "Mungkin dia bukan benar-benar ingin menarik orang lain, tapi dia ditakdirkan menjadi siluman untuk mencelakakan orang lain. Begitu melihat laki-laki, dia akan menjadi begitu, membuat orang lain mengira dia jatuh cinta kepada orang itu."

"Lalu bagaimana?"

Guo Xiao Xia tertawa dingin dan berkata, "Laki-laki selalu salah sangka melihat dia begitu, selalu ingin menarik dia."

Kata Xiao Shao Ying,"Apakah dulu ada yang mencoba begitu?" "Ada, ada beberapa orang"

"Sekarang..."

"Sekarang orang-orang itu semua sudah masuk ke dalam peti mati"

Xiao Shao Ying menarik nafas dan berkata, "Ternyata pak tua Ge Ting Xiang seorang yang sangat pencemburu."

"Karena itu aku merasa aneh "Mengapa aneh?"

"Apakah kemarin malam kau juga coba-coba?" "Aku adalah seorang laki-laki."

"Kau masih bisa hidup."

Kemudian Guo Xiao Xia berkata lagi, "Bila ada laki-laki yang berani mempunyai pikiran macam- macam terhadap Guo Yu Niang, ketua belum pernah melepaskannya. Aku tidak mengerti mengapa dia bisa melepaskanmu?"

Kata Xiao Shao Ying, "Karena itu, kau datang untuk mencari tahu apakah ada perbedaan antara aku dengan laki-laki yang lain bukan?"

Kata Guo Xiao Xia dengan dingin, "Kau mengira aku sendiri yang ingin datang kemari?" "Apakah bukan?"

"Yang pasti bukan."

Tanya Xiao Shao Ying, "Apakah ketua yang menyuruhmuu datang kemari?"

Guo Xiao Xia menarik nafas dan berkata, "Aku lebih tidak mengerti lagi, ketua selalu baik kepadaku juga tidak ingin ada laki-laki lain yang memegangku, mengapa kali ini dia menyuruh aku menemanimu?"

Mata Xiao Shao Ying berputar-putar dan berkata, "Ini pasti ada sebabnya." "Apakah alasannya?"

Xiao Shao Ying membalikkan badan dan memeluk dia, dan berbisik, "Karena dia tahu bahwa kau pasti suka kepadaku."

Di taman bunga ada bermacam-macam bunga sedang mekar. Di teras ada 8 orang sedang berdiri tegak. Setiap orang terlihat lebih kuat dan lebih semangat dibanding dengan Ge Xin.

Di sini penjaga berjaga setiap hari, pagi hari penjagaan lebih ketat daripada malam hari. Mungkin Ge Xin sedang tidur karena semua orang pasti harus tidur.

Xiao Shao Ying sudah melewati beranda, Ge Ting Xiang sedang menunggunya di ruangan rahasia.

Ketua Ge jarang menerima anak buahnya di kamar rahasia. Dia mencari Xiao Shao Ying mungkin ada hal yang sangat rahasia yang harus dibicarakan. "Ketua, Xiao Shao Ying sudah datang."

Xiao Shao Ying baru tiba di depan pintu, sudah ada orang yang berteriak, menjadi ketua cabang benar-benar sangat disegani orang.

Pintu segera dibuka.

Yang membuka pintu adalah Ge Ting Xiang sendiri. Guo Yu Niang tidak berada di dalam ruangan

Xiao Shao Ying merasa lega, dia juga malu bertemu dengan Guo Yu Niang.

Angin berhembus membawa wangi bunga, sinar matahari menyinari sudut ruangan. "Hari ini cuaca sangat bagus," kata Ge Ting Xiang dengan tersenyum. Dengan santai dia

berkata lagi,

"Mengapa wajahmu begitu pucat?"

Xiao Shao Ying tertawa kecut dan menjawab, "Kepalaku masih sakit, kemarin malam aku benar-benar mabuk"

Kata Ge Ting Xiang, "Pada waktu Xiao Xia masuk, apakah kau juga sudah tidak tahu?" Xiao Shao Ying tertawa kecut dan menggelengkan kepala.

"Kau melewati malam yang begitu indah dengan sia-sia." Xiao Shao Ying tertawa dan mengangguk.

"Karena itu pagi ini kau harus memikirkan cara untuk menggantikannya." "Karena itu wajahku menjadi pucat"

Ge Ting Xiang tertawa, sepertinya dia sudah lupa dengan kejadian semalam.

Dia menepuk pundak Xiao Shao Ying dan berkata, "Karena itu kau harus berhati-hati, sebab gadis itu susah dihadapi"

"Dia juga senang bicara."

"Apa yang dibicarakan olehnya?"

"Dia merasa aneh, mengapa kau bisa melepaskanku?"

"Hal itu walaupun kau salah, tapi kadang-kadang melakukan kesalahan ada gunanya juga." Tanya Xiao Shao Ying, "Apakah berbuat kesalahan juga ada gunannya?"

"Seseorang jika hatinya mempunyai rencana dan pikiran yang dalam, dia tidak akan salah."

Xiao Shao Ying masih tidak mengerti, "Tapi aku..." Akhirnya Xiao Shao Ying mengerti, "Karena aku berbuat kesalahan hal itu bisa membuktikan aku tidak mempunyai rencana yang

busuk"

Kata Ge Ting Xiang, "Kalau kau datang untuk membalas dendam, kemarin malam kau tidak akan mabuk, lebih-lebih tidak akan melakukan hal itu"

Cíe Ting Xiang tersenyum dan berkata, "Karena itu, hari ini aku mencarimu." "Untuk apa mencariku?"

Tiba-tiba Ge Ting Xiang membalikkan badannya, menutup pintu, jendela dan dia berbalik lagi kemudian berkata lagi,

"Sebenarnya aku sedang mencari asisten sepertimu"

"Apakah sekarang kau masih membutuhkan seorang asisten?” "Aku masih mempunyai musuh." "Shuang Huan Men sudah musnah, di daerah ini siapa lagi yang berani melawanmu?" "Hanya ada satu orang."

"Siapa?"

"Hanya satu orang, tapi dia adalah seekor naga."

Xiao Shao Ying menghela nafas dan bertanya, "Apakah seekor naga hijau?"

Ge Ting Xiang mengangguk "Qing Long Bang?"

Ge Ting Xiang menarik nafas dan berkata, "Selain Qing Long Bang, siapa lagi yang berani melawan kita?"

Mulut Xiao Shao Ying tertutup, dia tahu bahwa Qing Long Bang adalah suatu perkumpulan yang menakutkan.

Kata Ge Ting Xiang, "Qing Long Bang mempunyai banyak cabang, sebanyak 360 tempat, dan cabang-cabangnya tersebar dimana-mana."

"Apakah di daerah sini juga ada cabangnya?"

"Beberapa tahun yang lalu sudah ada, tapi di sini adalah kekuasaan Shuang Huan Men maka kekuatan Qing Long Bang tidak dapat berkembang."

Kata Xiao Shao Ying, "Sekarang Shuang Huan Men sudah musnah, sekarang Tian Xiang Tang sudah bisa menggantikannya"

Kata Ge Ting Xiang, "Karena ada mereka maka Tian Xiang Tang tidak mempunyai kesempatan." Kata Xiao Shao Ying, "Bila mereka tahu diri, seharusnya mereka harus keluar dari daerah ini" Kata Ge Ting Xiang dengan tertawa dingin, "Mereka tidak tahu diri."

Xiao Shao Ying juga tertawa dingin,

"Apakah mereka berani berebut dengan Tian Xiang Tang?"

Kata Ge Ting Xiang, "Mereka menginginkan Tian Xiang Tang masuk menjadi anggota mereka dan menjadi salah cabang mereka."

Dengan tertawa dingin Xiao Shao Ying berkata, "Ini benar-benar seperti mimpi di siang bolong!" "Tapi ini bukan mimpi."

Dengan serius Ge Ting Xiang meneruskan, "Mereka telah memberi batas waktu, tanggal 9 bulan 9, sebelum waktu itu, kita harus sudah memberikan jawaban."

"Jika kau menolaknya, bagaimana?"

"Aku tidak dapat melewati tanggal 9 bulan 9 malam" "Apakah ini adalah perkataan mereka?

"Benar."

Seru Xiao Shao Ying, "Kentut!" "Tapi ini bukan kentut."

Kata-kata yang dikatakan Qing Long Bang pasti akan dilaksanakan dan bukan omong kosong belaka.

"Apakah kau sudah bertemu dengan orang-orang mereka?"

Ge Ting Xiang mengelengkan kepala dan berkata, "Belum, aku hanya menerima 3 pucuk surat dari mereka." "Apakah mereka tidak mengantarkan surat itu langsung kepadamu?" "Tidak."

"Di surat itu tertulis apa saja?" "Tanggal 9, bulan 9."

"Apa artinya?"

Jawab Ge Ting Xiang, "Dalam 1 tahun ada 365 hari, cabang mereka juga ada 365 cabang, karena itu mereka memberi tanda pada setiap cabangnya dengan tanggal."

Tanya Xiao Shao Ying, "Bulan 9 tanggal 9 itu apakah artinya cabang itu berada di daerah ini?" "Mungkin."

"Siapa nama ketua cabang di daerah ini?" "Tidak ada yang tahu "

"Di mana letak cabangnya juga tidak ada yang mengetahuinya?" "Tidak ada."

Ge Ting Xiang menarik nafas dan berkata, "Ini adalah hal yang paling menakutkan. Jika mereka menyerang terang-terangan aku tidak takut, tapi dengan cara seperti ini kita harus selalu waspada terhadap sergapan yang tiba-tiba"

Ge Ting Xiang tidak sadar karena marah, dia lupa bahwa ketika menghadapi Shuang Huan Men dia menyerang secara tidak terang-terangan.

Tapi Xiao Shao Ying setuju dengan perkataan Ge Ting Xiang dan berkata, “Serangan secara terang-terangan bisa membuat kita waspada, tapi serangan secara sembunyi-sembunyi seperti ini kita tidak bisa waspada. Kata-katamu ini memang tepat."

Kata Ge Ting Xiang,"Ada satu kalimat yang harus kau ingat." "Apakah itu?"

"Siapa yang turun tangan lebih dulu dia yang akan menang, yang terakhir turun tangan pasti kalah."

Ge Ting Xiang berkata, "Mereka siap pada tanggal 9 bulan 9, aku harus menyerang mereka terlebih dulu sebelum hari itu"

Tanya Xiao Shao Ying, "Karena itu kau harus mengetahui di mana letak cabang Qing Long Bang?"

Jawab Ge Ting Xiang, "Pekerjaan ini yang akan aku tugaskan padamu. Hal ini memang tidak mudah bagimu, tapi sepertinya tidak ada orang lain yang lebih cocok dibandingkan denganmu."

Xiao Shao Ying berpikir, sebelum dia bertanya Ge Ting Xiang sudah menjelaskan, "Walaupun kau sudah menjadi ketua cabang Tian Xiang Tang, tapi di luar tidak ada yang

mengetahuinya ditambah kau adalah seorang yang sangat pintar yang selalu berpura-pura

bodoh."

"Kau pernah menerima 3 pucuk surat dari mereka?"

Ge Ting Xiang mengangguk dan berkata "Tulisan yang berada di dalamnya pun sudah kuberitahu."

"Aku ingin melihat surat-surat itu." "Untuk apa?"

"Karena hanya itu petunjuk satu-satunya yang bisa kita andalkan." Kata Ge Ting Xiang, "Tapi sayang, aku sudah membacanya puluhan kali, tapi tetap tidak dapat menemukan asal usulnya"

Surat-surat itu semuanya sama, ditulis dengan huruf yang sama pula. Kertas yang sangat biasa, bentuknya rapi tetapi hurufnya jelek.

Kata-kata yang berada di dalam surat semuanya sudah di beritahukan oleh Ge Ting Xiang kepada Xiao Shao Ying.

Ge Ting Xiang menunggu Xiao Shao Ying membolak-balik surat itu, setelah itu dia baru bertanya, "Kau melihat ada petunjuk apa?"

"Surat ini ditulis oleh orang yang sama" Semua orang juga tahu akan hal ini. "Apakah kau tahu tulisan siapa ini?"

Xiao Shao Ying mengelengkan kepala tapi dia berkata, "Aku hanya tahu 2 hal." Segera Ge Ting Xiang bertanya,"Apakah itu?"

"Satu, surat ini tidak ditulis di satu tempat yang sama" "Oh!"

"Walaupun ditulis oleh orang yang sama pada kertas surat yang sama dan huruf yang sama, tapi tinta yang dipakai tidak sama"

Tanya Ge Ting Xiang, "Apakah dari petunjuk ini bisa kita telusuri?" "Bisa dan sangat penting."

"Tapi aku tidak melihat apa pentingnya."

"Apakah 3 pucuk surut ini sangat rahasia dan penting?" Ge Ting Xiang mengangguk.

"Bila kau ingin menulis 3 pucuk surat pada musuhmu, di manakah kau akan menulisnya?" "Menulis di sini."

"Karena disini adalah ruang rahasiamu juga perpustakaanmu." "Benar."

Kata Xiao Shiao Ying, "Di dalam sebuah perpustakaan apakah akan tersimpan 2 macam tinta yang berbeda kualitasnya?"

"Tidak"

Kata Xiao Shao Ying, "Tapi dia menulis 3 pucuk surat dengan mengunakan 2 kualitas tinta yang berbeda jauh."

"Oh."

Kata Xiao Shao Ying, "Sewaktu menulis surat pertama, tinta yang digunakan adalah kualitas yang terbaik, tapi dalam surat yang ketiga dia memakai tinta kualitas paling murah."

Kata Ge Ting Xiang, "Dari sini bisa disimpulkan bahwa 3 pucuk surat itu tidak ditulis di perpustakaan."

Tanya Xiao Shao Ying, "Surat yang begitu penting dan rahasia, mengapa dia tidak menulisnya di perpustakaannya sendiri?"

Tanya Ge Ting Xiang,"Bagaimana menurutmu?" "Jawabannya hanya ada satu." "Apakah itu?"

"Aku tidak mempunyai perpustakaan."

Tanya Ge Ting Xiang, "Dia adalah seorang ketua cabang dari Qing Long Bang, mana mungkin dia tidak mempunyai ruang perpustakaan?"

"Ini hanya menjelaskan satu hal" "Apakah itu?"

"Mereka tidak mempunyai cabang di sini." Ge Ting Xiang terpaku.

Xiao Shao Ying berkata lagi, "Meskipun begitu jika mereka mempunyai cabang, tempatnya tidak tetap, mereka selalu berpindah tempat. Tempat mereka berkumpul juga sekaligus sebagai tempat tinggal mereka."

Mata Ge Ting Xiang mulai bercahaya dan berkata, "Karena daerah ini selalu menjadi daerah Shuang Huan Men jadi mereka tidak berani menetap pada satu tempat."

Xiao Shao Ying mengangguk dan berkata, "Justru hal ini menjadi lebih menakutkan lagi." "Oh?"

Kata Xiao Shao Ying, "Karena tempat mereka yang selalu berpindah-pindah itulah kemungkinan ada orang yang mereka sembunyikan."

Tanya Ge Ting Xiang, "Apa mungkin di dalam Tian Xiang Tang juga ada?"

Xiao Shao Ying tidak mengatakan 'ya' atau 'tidak' Dia mengubah topik pembicaraan, "Aku juga masih bisa melihat satu hal lagi."

"Katakanlah!"

Kata Xiao Shao Ying, "Huruf-huruf di dalam surat ini walaupun jelek namun peletakannya sangat rapi. Setiap huruf miring ke kiri, ini tandanya orang ini terbiasa menulis dengan tangan kanan tapi dia memaksa menulis dengan menggunakan tangan kiri "

Tanya Ge Ting Xiang, "Hal ini membuktikan apa?"

"Kebiasaan menulis dengan tangan kanan tapi memaksa menulis dengan tangan kiri, biasanya ini dilakukan dengan satu tujuan."

Tanya Ge Ting Xiang lagi, "Tujuan apa?"

"Dia tidak menginginkan tulisannya dikenal oleh orang lain."

Tanya Ge Ting Xiang, "Apakah tulisan asli orang ini sebenarnya sudah aku kenal?" Xiao Shao Ying hanya diam. Dengan diamnya Xiao Shao Ying berarti dia mengiyakan.

Tanya Ge Ting Xiang, "Apakah aku juga mengenal orang ini? Apakah orang ini bersenbunyi di dalam Tian Xiang Tang?"

Pertanyaan ini tidak perlu Xiao Shao Ying jawab.

Di dalam hati, Ge Ting Xiang sudah mengetahui jawabannya.

Di luar jendela, cuaca masih cerah, tapi wajah Ge Ting Xiang begitu suram dan gelap. Dengan perlahan Ge Ting Xiang duduk dan melihat tempat tinta, kemudian dia bertanya, "Apakah tinta yang dia pakai sama dengan tinta yang aku pakai?"

Xiao Shao Ying mengangguk. Sepertinya dia sudah melihat.

Kata Ge Ting Xiang, "Surat pertama aku terima pada saat pertengahan bulan kemarin." "Oh." Kata Ge Ting Xiang, "Pada waktu itu keadaan masih kacau, kemenangan belum sepenuhnya milik Tian Xiang Tang. Aku juga jarang ada di perpustakaan ini"

Tanya Xiao Shao Ying,"Di luar ada orang yang berjaga?" "Ada."

Tanya Xiao Shao Ying, "Ada orang yang berjaga, tidak setiap orang bisa masuk." "Benar"

Wajah Ge Ting Xiang lebih suram lagi. Tiba-tiba dia berkata dengan dingin, "Banyak atau tidak banyak tidaklah penting. Satu orang bisa masuk itu sudah cukup."

Tanya Xiao Shao Ying, "Surat yang ketiga kapan kau menerimanya?" "Dua hari yang lalu."

Kata Xiao Shao Ying, "Waktu itu keadaan sudah tenang. Dia tidak mungkin menulisnya di sini." "Benar."

Kata Xiao Shao Ying, "Tinta yang murah bisa dibeli di mana saja dan mudah dipakai." Kata Ge Ting Xiang, "Karena itu di mana dan kapan saja dia bisa menulis surat itu."

Xiao Shao Ying tertawa dan berkata, "Di tempat buang air besar pun dapat dilakukan, kemudian dia membuang sisa tinta ke dalam pembuangan."

Kata Ge Ting Xiang, "Ketiga pucuk surat ini muncul secara tiba-tiba. Aku tidak tahu darimana surat-surat ini bisa masuk!"

Kata Ge Ting Xiang, "Jalan yang tadi kau lalui sudah dipasang 11 macam perangkap, tidak ada orang yang bisa masuk secara sembunyi-sembunyi, kecuali..."

Kata Xiao Shao Ying, "Kecuali dia adalah orang yang dekat denganmu seperti aku. Ge Ting Xiang tertawa dingin.

Kata Xiao Shao Ying, "Menurutku orang yang dekat denganmu tidaklah banyak" "Benar."

Kata Xiao Shao Ying, "Wakil ketua sedang terluka dan 4 ketua cabang sudah mati semua" Wajah Ge Ting Xiang berubah lagi.

Dia sudah tahu kata-kata Xiao Shao Ying selanjutnya, tapi dia tetap menunggu Xiao Shao Ying mengatakannya.

Tapi Xiao Shao Ying tiba-tiba mengubah topik pembicaraan dan berkata, "Di sini penjagaan pada siang hari lebih ketat dari pada malam hari."

Tanya Ge Ting Xiang, "Mengapa kau mempunyai pemikiran seperti itu?"

Jawab Xiao Shao Ying, "Pada siang hari yang berjaga 8 orang tapi pada malam hari yang berjaga hanya satu orang"

Kata Ge Ting Xiang, "Karena satu orang yang berjaga lebih baik daripada 8 orang yang berjaga."

Tanya Xiao Shao Ying, "Apakah Ge Xin adalah orang yang sangat berguna?" Ge Ting Xiang balik bertanya, "Apakah kau tidak dapat melihatnya?"

"Aku tidak dapat melihatnya."

Kata Ge Ting Xiang, "Jika kau tidak dapat melihat maka orang lain pun tidak dapat melihatnya" Kata Xiao Shao Ying, "Dalam beberapa tahun ini dia pasti jarang melakukan kesalahan." "Ya, dia memang jarang melakukan kesalahan.. "

Suaranya tiba-tiba menghilang... Wajahnya pun berubah. Seseorang yang mempunyai suatu rencana besar dan pikiran yang mendalam dia tidak akan melakukan suatu kesalahan.

Kata-kata ini dia sering ucapkan, dia tidak akan pernah lupa.

Xiao Shao Ying sedang tersenyum melihat Ge Ting Xiang, dengan santai dia bertanya, "Dia sudah ikut kau berapa lama dan dia belum pernah melakukan kesalahan itu adalah sesuatu yang sulit."

Wajah Ge Ting Xiang menjadi sangat gelap dan menjawab, "Tiga tahun, hanya selama itu dia ikut denganku"

Kata Xiao Shao Ying, "Tiga tahun bukan waktu yang panjang juga tidak pendek." Kata Ge Ting Xiang, "Nama sebenarnya adalah Zhang Xin."

Kata Xiao Shao Ying, "Nama ini aku belum pernah dengar." Mereka saling pandang dan diam.

Tiba-tiba Ge Ting Xiang berkata, "Tempat tinggalnya berada di belakang rumah." "Oh."

Kata Ge Ting Xiang, "Di belakang tempat kau menginap semalam. Di depan ada sebuah pohon."

"Oh."

Kata Ge Ting Xiang, "Mulai sekarang kau tinggal saja di sini, aku akan menyuruh Xiao Xia menemanimu"

Kata Xiao Shao Ying, "Tapi. "

Ge Ting Xiang memotong perkataan Xiao Shao Ying dan berkata,

"Aku tahu kau ingin bebas, pagi dan siang kau bebas boleh keluar tapi malam hari kau harus pulang kemari."

"Mengapa?"

"Karena aku yang menyuruhmu."

Ge Ting Xiang berkata lagi, "Aku ingin kau memperhatikan semua orang yang berada di sini, jika ada yang mencurigakan segera bawa orang itu kepadaku."

Kata Xiao Shao Ying, "Kata-katamu adalah perintah, tapi kata-kataku."

Kata Ge Ting Xiang, "Kau terima perintah dariku, kecuali hal ini kau boleh mengambil keputusan apa pun."

Tanya Xiao Shao Ying, "Apakah orang ini pun harus menerima perintahku?" "Benar."

"Termasuk Wang Tong?" "Tidak ada yang terkecuali."

Xiao Shao Ying tertawa dan berkata, ”Sebenarnya aku tidak mencurigai Wang Tong, biarpun dia bersaudara dengan Wang Rui, tapi di antara mereka tidak ada rahasia"

Wajah Ge Ting Xiang tidak menampakkan ekspresi apa pun. Hubungan antara Wang Tong dengan Wang Rui sepertinya sudah dia ketahui.

Kata Xiao Shao Ying, "Sebenarnya yang aku curigai adalah hal lain." "Hal apakah itu?" Tanya Xiao Shao Ying, "Apakah pada malam itu kalian ber 13 orang menyerang Shuang Huan Men?"

"Benar."

Tanya Xiao Shao Ying, "Kecuali kau dan Wang Tong dan 4 ketua cabang, apakah semuanya pergi?"

"Benar."

Tanya Xiao Shao Ying, "Siapakah ketujuh orang lainnya?"

Jawab Ge Ting Xiang, "Mereka adalah pesilat tangguh yang aku sewa." Tanya Xiao Shao Ying, "Apakah dengan uang?"

"Benar"

Tanya Xiao Shao Ying lagi, "Mereka sekarang berada dimana?"

Jawab Ge Ting Xiang, "Aku hanya mencari mereka untuk menghadapi Shuang Huan Men." Tanya Xiao Shao Ying, "Karena Shuang Huan Men sudah musnah maka mereka pun pergi?" Kata Ge Ting Xiang "Mereka pergi dengan membawa uang sebanyak 50.000 tail perak."

Kata Xiao Shao Ying sambil tersenyum, "Uang 50.000 tail perak bukan jumlah yang banyak juga tidak sedikit."

"50.000 tail perak tidak banyak?"

Kata Xiao Shao Ying, "Qing Long Bang bisa membayar mereka sebanyak 100.000 tail perak" Kata Ge Ting Xiang, "Kau curiga mereka juga orang-orang Qing Long Bang?"

Kata Xiao Shao Ying, "Aku hanya merasa aneh, ketika bertarung dengan Shuang Huan Men, mengapa mereka tidak terluka dan yang terluka hanya orang-orang kepercayaanmu saja?"

Ge Ting Xiang mengepalkan tangannya. Pertarungan itu sangat kacau, kecuali berkonsentrasi pada Sheng Tian Ba, dia tidak memperhatikan hal lain.

Empat ketua cabang mati di tangan siapa? Apakah oleh murid-murid Shuang Huan Men? Atau mati di tangan pesilat yang dia sewa?

Ge Ting Xiang tidak tahu.

Kata Xiao Shao Ying, "Aku merasa jika kau bisa menyewa mereka, Qing Long bang juga bisa menyewa mereka."

Dengan perlahan Xiao Shao Ying melanjutkan, "Setelah pertarungan itu, Shuang Huan Men memang musnah, tapi kekuatan Tian Xiang Tang juga terkuras habis, yang mendapat keuntungan adalah Qing Long Bang."

Tiba-tiba Ge Ting Xiang tertawa dingin dan berkata, "Dulu aku bisa mencari mereka, sekarang pun aku bisa mencari mereka."

Kata Xiao Shao Ying, "Apa gunanya jika kau bisa menemu mereka? Mereka tidak akan mengakui bahwa mereka adalah orang-orang Qing Long Bang."

Dengan dingin Ge Ting Xiang berkata "Mengaku atau tidak sama saja" "Mengapa bisa sama?"

Dengan dingin Ge Ting Xiang berkata, "Jika sudah sampai keadaan seperti ini aku tidak akan peduli jika aku salah membunuh orang. Biarpun salah membunuh 1.000 orang pun tidak apa asal bisa mendapatkan 1 orang yang aku kehendaki. Ini adalah prinsip orang-orang persilatan"

Tanya Xiao Shao Ying, "Kau akan menugaskan siapa untuk mencari mereka? Apakah Wang Tong?" Ge Ting Xiang sedang memikirkannya.

Tanya Xiao Shao Ying, "Apakah seorang Wang Tong bisa melawan mereka bertujuh?"

Ge Ting Xiang tidak menjawab pertanyaan Xiao Shao Ying, juga tidak perlu menjawabnya. Tiba-tiba dia berteriak, "Ge Xin!"

Segera dari arah luar ada yang menjawab, "Ya!"

Ge Ting Xiang sudah mengeluarkan perintah dengan singkat, "Cepat panggil Wang Tong!"

Xiao Shao Ying tidak bertanya juga tidak perlu bertanya. Dia tahu Ge Ting Xiang memanggil Wang Tong untuk suatu perintah,

"Bunuh orang."

Dia juga sangat memahami cara-cara Wang Tong membunuh orang. Ketika Ge Ting Xiang memerintahkan Wang Tong untuk membunuh orang maka ketujuh orang itu sudah pasti mati!