Serial Pendekar Slebor

Mode Malam
Pengarang: Pijar El
Halaman: 20 Halaman

cersil ini sangat seru untuk dibaca, tingkah Andika yg konyol,sok tampan,urakan,dan cerewetnya yang kayak nenek-nenek kalau lagi kesal, apalagi kalau bertemu dengan Pendekar Dungu yg kocaknya minta ampun, bikin perut akan terasa mules gara-gara ketawa melihat kejadiannya.

"Cuplikan : Bulan bulat penuh mengambang di cakrawala, hanya disemaraki gumpalan awan putih kecil. Sehingga, cahaya berjuta bintang pun nampak lebih nyata. Sinar bulan yang lembut berwarna kuning keemasan itu tak luput jatuh pada suatu halaman depan sebuah perguruan silat itu, karena teri hat jelas dari tulisan yang tertera di atas papan jati yang menggantung di atas pintu gerbangnya. Letaknya tepat di punggung bukit, dan dikelilingi barisan tak teratur pohon-pohon besar. Perguruan ini tidak begitu dikenal di dunia persilatan, karena para ketuanya tidak menganjurkan murid-muridnya membawa-bawa nama perguruan jika berada di luar lingkungan perguruan.

Di malam yang baru saja menyelimuti sekitarnya, terdengar teriakan-teriakan berirama memberi aba-aba dari halaman Perguruan Trisula Kembar. Setiap kali terdengar teriakan lantang memberi aba-aba, setiap kali pula di kuti teriakan susulan yang tak kalah lantang dari bcberapa orang murid Perguruan Trisula Kembar, menyertai gerakan kompak suatu jurus.

Yang memberi aba-aba adalah seorang pemuda cukup tampan. Dia nampak berwibawa dalam sorotan sinar remang bulan purnama. Dan semua yang sedang berlatin ini mengenakan seragam perguruan berwarna hitam-hitam. "
*** ***
Note 22 September 2020
"Cersil terbaru akan di upload setiap hari Selasa, Sabtu dan Minggu.| Hidup itu sederhana, kita yang membuatnya sulit."

(Regards, Admin)

0 Response to "Serial Pendekar Slebor"

Post a Comment

close