-->

Pendekar Harpa Emas Jilid 5

Jilid 5

“baiklah tan sinse , saya akan istirahat dipenginapan , “hmhh , baiklah kongcu , untuk malam ini kalian bermalam saja disini , dan besok baru kalian kepenginapan , “baiklah Tan sinse dan terimakasih , sahut swat hong , dan Tan-sinsepun meninggalkan ruangan pengobatan itu dan masuk kekemarnya ., “tidurlah hong moi , “iya tapi koko juga tidur supaya besok kuat berjalan kepinginapan , “iya.. “sahut Han Tiong memejamkan mata sambil senyum senang menerima kemanjaan swat hong , keesokan harinya merekapun kembali kepenginapan , “koko , apa yang terjadi ditempat see sin lohap

, ada empat orang tergeletak disana saya membawa koko , “ketiga orang selain dari siang kiam kwi adalah , see sin lohap , dan dua sutenya , pek mou kwi dan sim tok bimoli , “ lalu murid thian te sam kwi kemana ? , mereka menyingkir ke ban kwi san

, entah dimana itu , “hmh.. syukurlah , koko masih selamat , aku dari semalam ditinggalin tidak bisa tidur , pikiranku makin cemas , terlebih paginya koko belum datang , ujarnya dengan nada manja , selama seminggu sebagaimana pesan tan sinse , Han Tiong istirahat , kematian see sin lohap beserta dua sutenya dan muridnya siang kiam kwi cepat tersebar keseluruh kota gyangtse bahkan sampai ke lasa ,

Di Lasa dalam satu ruangan empat dalai lama sedang terlibat perbincangan , “berita ini sungguh luar biasa mengejutkan Bu-ti sute , tanya ceng sin hosiang kepada hesio berjubah kuning , “berita ini sangat kuat kebenarannya sin suheng , karena berita ini saya dapatkan dari adik ipar saya di gyangtse , “omitohut , lalu siapa yang orangnya yang mengalahkan see sin lohap yang terkenal kesaktiannya itu , dan hal yang sangat mencengangkan bahwa kedua sutenya berada didekatnya , “saya yakin sin suheng bahwa Kim Khong Taihap yang melakukannya , “sahut hesio berjubah hijau darimana kamu yakin Gak sute , “karena beberapa hari katanya di gyangtse dua orang muda laki dan perempuan berada di gyangtse , dan laki-laki itu membawa alat musik harpa emas , dan yang lebih meyakinkan sin suheng bahwa tan sinse mengobati pemuda berharpa yang sedang terluka dibawa perempuan muda , “kalau demikian Gak sute , luar biasa sekali apa yang dicapai Kim Khong taihap selama tujuh tahun ini , perubahan drastis dunia persilatan yang sebelumnya tidak pernah terjadi walaupun dalam jangka yang singkat , namun ini sudah tujuh tahun situasi dunia kangowu demikian sejuk dan nyaman , yang imbasnya juga dirasakan masyarakat banyak , “benar sin suheng , dan kalau dipikir lagi situasi ini akan lebih berkepanjangan jika rimba persilatan menempatkan Kim Khong Taihap menjadi bengcu “ “benar Gak sute , dan hal ini sudah menjadi buah pikiran para ciangbujin delapan partai besar yang mengadakan pertemuan saat perayaan ulang tahun thaisanpai dua tahun yang lalu , dan undangan sudah kita terima bahwa pembicaraan lanjutan untuk mewujudkan rencana itu akan diadakan di butongpai bulan depan , “lalu siapa yang akan berangkat ke butongpai sin suheng ? , “oleh pimpinan kita , yang diutus adalah Win hong sute yang sudah berangkat dua bulan lalu “sahut ceng sin hosiang .

Butong pai yang dipimpin oleh Gak siansu mengadakan persiapan untuk mengadakan pertemuan tokoh-tokoh persilatan , dan sudah banyak tenda-tenda darurat didirikan bahkan sudah banyak diisi oleh para undangan yang berdatangan , tiga hari kemudian pertemuan itupun dimulai , para undangan yang bermalam ditenda-tenda darurat memasuki areal pertemuan yang luas di san-kok kiam (lembah gunung pedang) .

Pimpinan delapan partai besar hadir seluruhnya , sepuluh pimpinan piawkiok wilayah selatan , dan lima pimpinan piawkiok wilayah timur , tiga pimpinan piawkiok wilayah barat , dan empat pimpinan piawkiok wilayah utara , dua puluh pimpinan bukoan wilayah selatan , limabelas pimpinan bukoan wilayah timur , duapuluh pimpinan bukoan wilayah barat dan tujuh pimpinan bukoan wilayah utara , empat pimpinan cabang hwa-I kaipang ,(pengemis baju kembang) pimpinan empat pimpinan , empat pimpinan cabang hek-I kaipang (pengemis baju hitam) , empat pimpinan cabang khong sim kaipang (pengemis hati kosong) , dan ada puluhan pendekar laki-laki dan perempuan yang juga turut hadir

“Ciangbujin , pangcu ,kauwsu , taihap , laihap dan semua enghiong yang berhadir pada pertemuan ini , saya ucapkan selamat datang di san-kok kiam , tempat dimana kita mengadakan pertemuan akbar kali ini , dan untuk pertemuan luarbiasa ini saya Gak siansu menawarkan secawan arak untuk memulai pertemuan kita ini , semua tangan mengacungkan cawan arak yang memang telah disediakan didepan mereka , “kionghi untuk kita semua , ucap mereka serempak sehingga suaranya bergemuruh .

“para enghiong yang terhormat , karena pertemuan kita ini , saya dipercaya untuk menjadi tuan rumah , maka atas kepercayaan itu maka atas nama butongpai saya haturkan banyak terimakasih , semoga pertemuan kita ini menghasilkan kesepakatan yang memuaskan segala pihak , Gak siansu diam sejenak , “kenapa saya katakan memuaskan segala pihak , karena hal ini telah terlebih dahulu diawali pembicaraan kecil para ciangbujin dua tahun lalu di thaisanpai , ciangbujin tidak akan memonopoli pendapatnya , jadi oleh karena itu hari ini pembicaraan kecil itu akan disampaikan kembali pada pertemuan kita kali ini , semua masukan , saran dan pendapat dan kritikan hari ini dan kesepakatannya nanti adalah kesepakatan kita semua ,tegas Gak siansu , suasana hening , “sebagaimana tertulis pada undangan bahwa pertemuan hari ini adalah membicarakan adanya bengcu dunia persilatan maka untuk itu dipersilahkan para einghong mengeluarkan pendapat , Gak siansu kembali ketempat duduknya , suasana kembali hening

“pimpinan rapat yang mulia , perkenalkan saya Gui bu ong pimpinan cabang utara Hwa-I-kaipang , “silahkan Gui sicu , sahut Gak siansu , “pertemuan ini memang luarbiasa besarnya dan tujuan pembicaraan juga besar bagi kita semua yakni keberadaan bengcu yang akan menjadi batu penjuru bagi kita semua , dan tentu keberadaan bengcu bukanlah hal yang baru bagi kita , dan dulunya sudah ada , bagimanakah bengcu kita yang dulu ? , “Gui sicu , sudah hampir tigapuluh tahun kita tidak memiliki bengcu , yang terakhir bengcu kita sebelum dunia persilatan dikuasai oleh Thian-te sam kwi , adalah “pek-lui sinciang “(si tangan geledek ) Yap sin liong , tapi sejak munculnya thian-te sam kwi , bengcu kita tewas ditangan sim- tok kwi salah satu dari thian-te sam kwi dan sicu ketahui sendiri golongan kita dipecundangi oleh Thian-te sam kwi sehingga kita tidak memiliki bengcu lagi sampai hari ini , sejenak hening mendengar penjelasan Gak siansu yang tanpa sungkan mengakui kenyataan yang memang demikian adanya , “pimpinan rapat yang bijaksana , saya coa gin kun “siang kiam huangho (pedang kembar dari huangho) , “silahkan taihap , “artinya selama tigapuluh tahun kita tidak memiliki bengcu dan terpapar oleh kezaliman thian-te sam kwi , lalu siapakah yang akan memenuhi syarat untuk menjadi bengcu kita hari ini ? “coa taihap , para einghong semua , saya akan coba melemparkan hasil pembicaraan kami di thaisanpai dan ciangbujin lainnya ketengah forum ini , pendapat kami ini bukan hal yang mesti disetujui oleh para einghong , dia terdiam sejenak dan menatap para ciangbujin , “omituhud , silahkan lanjutkan siansu , ujar Li- Hosiang , kemudian Gak siansu berdiri dari duduknya dan menjura keempat penjuru , “para einghong yang terhormat , kita sama merasakan bahwa kita tidak berdaya sejak thian-te sam kwi menegakkan panjinya didunia persilatan , kejahatan merajalela , penindasan terjadi dimana-mana , para taihap dan laihap banyak yang jadi korban , piawkiok banyak yang gulung tikar , bukoan banyak yang dihancurkan , kita memang tidak tinggal diam , terus berusaha untuk keluar dari kemelut yang menyelimuti kangowu , dan tidak sedikit yang membentur kedurjanaan thian-te sam kwi dan tewas berkorban nyawa , kekuatan kita mandul dihadapan thian-te sam kwi hampir tigapuluh tahun , lalu apa yang kita rasakan tujuh tahun terakhir ini ? cobalah para einghong yang berkenan memberikan pendapat dan pandangan selama tujuh tahun terakhir ini

suasana kembali hening “pimpinan rapat yang mulia , perkenalkan saya ciam kui bhok pimpinan piawkiok “pek-ho piauwkiok” (bangau putih) di sinyang yang dipercaya oleh rekan piawkiok yang lain menyampaikan pandangan , “silahkan ciam sicu , “memang tujuh tahun terakhir ini membuat hati demikian lega , para piawkiok dalam menjalankan operasinya tidak pernah terdengar dibinasakan oleh para perampok , satu kondisi yang nyaman dan aman , bahkan tiga tahun terakhir ini piawkiok tumbuh subur dimana-mana , para pengguna jasa pun tidak pernah khawatir dan cemas akan barang titipannya , karena lancar dan amanya perjalanan tanpa sedikitpun gangguan , tidak ada lagi pencegat yang meminta porsentase melewati wilayahnya , sungguh bagi kami para piawkiok , tujuh tahun terakhir ini berjalan dihutan , digunung , rasa amannya bagai berada dalam rumah sendiri , ciam piawkiokpun duduk kembali , hening sejenak , “izin bicara pimpinan rapat , saya adalah kam koan , kauwsu thi-pian bukoan (perguruan cambuk besi) di kanglam , “silahkan kam sicu , “tujuh tahun terakhir ini diakui memang kesejukan rimba persilatan terasa dimana- mana , yang sebelumnya dirasakan sangat panas membara , gelap dan menorehkan banyak ketakutan dan kecemasan dikalangan kauwsu setelah banyaknya kebinasaan yang dialami bukoan oleh ulah thian-te sam kwi dan antek-anteknya , namun tujuh tahun terakhir ini bukoan mendapatkan bintang terang , bukoan yang dulunya berantakan dan ditutup sudah dibuka lagi dan pertumbuhannya juga laksana jamur dimusim hujan , tujuh tahun terakhir ini memang mencengangkan , tiadapun kita mendengar aktifitas dari kwi eng-san dimana thian-te sam kwi bersarang sejak peristiwa terakhir yang mereka adakan di kauw san daerah paoting , kam koan pun duduk kembali .

“izin bicara pimpinan rapat , seorang tosu bermuka kuda angkat bicara , Gak siansu menoleh , “oo , Ma bin lohap ternyata , silahkan totiang , “setelah mendengar pandangan-pandangan tadi , kita akui memang tujuh tahun terakhir ini luar biasa nyamannya sehingga saya rasa tidak ada lagi orang jahat di dunia kangowu , mendengar itu terdengar ketawa disana sini , Gak siansu juga tidak bisa menahan senyumannya , “bagimana maksudmu totiang , “bayangkan sajalah siansu , sudah tiga tahun saya turun gunung mendatangi sarang-sarang penjahat tapi sampai disana saya hanya dapati bangunan kosong , gua kosong , pondok-pondok kosong ditengah hutan bahkan kedaerah pantai sarang bajak yang saya tahu malah jadi pasar ikan , mendengar itu tawa pun bergema mebuat pertemuan itu terasa renyah , “lalu bagaimana totiang ? “yah karena sarangnya jadi pasar ikan , yah belanja ikan jadinya ,jawab Ma- bin lohap polos “hahaha..hahaha..hahah , “riuh rendah suara tawa mendengar jawaban itu , setelah suasana hening kembali

Gak siansu berbicara lagi , “para einghong , kita sudah mendengar beberapa pandangan akan suasana rimba persilatan tujuh tahun terakhir ini ,yang intinya aman , nyaman dan menyejukkan . dan tentu semua itu ada sebabnya , dan penyebab itulah yang kami bicarakan pada dua tahun lalu di thaisanpai , kita semua tahun tujuh tahun terakhir yang kita rasakan ini , sejak munculnya Kim Khong Taihap yang memulai misinya dari kota kaifeng daratan dimana pulau dia datang yakni pulau kura-kura dan oleh karena keberadaannya suasana rimba persilatan muncul , hanya dalam jangka lima tahun rimba persilatan thian-te-sam-kwi kehilangan pamor dan gaung kejahatannya , pembuat kejahatan itu heranya tidak terbunuh tapi lebih dari itu yakni berubah , kita tidak pernah mendengar Kim Khong Taihap telah membunuh dan membabat habis gerombolan ini dan itu , tapi kenyataannya kejahatan gerombolan ini dan itu tidak muncul lagi dengan kejahatannya , dan karena itulah namanya kian menjulang baik dikalangan kita maupun yang dulunya penjahat atapun yang masih penjahat sampai hari ini , dia di idolakan oleh seluruh rakyat , hal ini tergambar dari bait-bait yang kita dengar yang dimulai dari kaifeng , bait apa yang kita dengar itu suatu gambaran yang menunjukkan kecintaan mereka pada Kim Khong Taihap , apalagi bait yang satu ini menyebar sampai keempat penjuru , Gak siansu diam sejenak kemudian melantunkan syair “daerah binasa oleh penindas gelap

jangan putus asa dan teruslah berharap gundah dan bencana akan terendap dimana hari bertemu kim khong taihap

bait ini mengandung keyakinan penuh akan keberadaan Kim Khong Taihap dikhalayak ramai , jadi karena figur yang cemerlang ini , kami para ciangbujin ingin menempatkan Kim Khong Taihap menjadi bengcu kita , “setujuuuu , setujuuu , teriak hampir sebagian besar peserta pertemuan itu , setelah hening , seorang lelaki berumur empat puluhan berwajah tampan , mukanya serius , dipunggung tersangkut pedang bergagang kepala naga dari emas , “maaf pimpinan rapat , saya menyela , Gak siansu yang sudah melihatnya berdiri , “tidak ada yang perlu dimaafkan kim liong kiam taihap (pendekar pedang naga emas) , tang-kui sin “saya belum dapat menyetujui pendapat menempatkan Kim Khong taihap menjadi bengcu , “karena menurut saya Kim Khong Taihap tidak memiliki ketegasan dengan kejahatan , benar memang tujuh tahun terakhir ini oleh karena sepak terjangnya kejahatan berubah , tapi siapa yang dapat menjamin itu akan berlansung lama , kan tidak ada , “lalu bagimana harusnya menurut tang taihap , sementara urusan masa depan tak ada manusia yang bisa menjamin , “menurut saya siansu . kita tidak boleh berpola pada hal yang tidak ada jaminan seperti masa depan itu , mengharap orang akan berubah , dan karena itu yang tepat adalah hal yang pasti

, sekali kejahatan maka jangan diberi kesempatan , babat dia dan itu pasti kejahatan orang itu tidak akan ada lagi sampai kapanpun , itu saja siansu yang membuat saya belum dapat menyetujuinya , “Siansu , bolehkah saya menjawab tang taihap

? sela Li-hosiang , “ah silahkan losuhu , “Tang taihap , anda tadi mengatakan bahwa tidak jaminan , taroklah tang taihap menumpas perampok disatu tempat , lalu apakah tang taihap dapat menjamin kejahatan merampok hilang selamanya , “kejahatan merampok tidak bisa saya jamin hilang losuhu , tapi saya menjamin perampokan yang dilakukan oleh yang saya

tumpas , “benar tang taihap , disitulah beda tang taihap dengan Kim Khong Taihap , Tang Taihap menumpas orangnya sementara Kim Khong taihap menumpas kejahatannya , kedua prinsip ini sah-sah saja , namun mari kita lihat dasar dan hasilnya , “dasar yang digunakan tang taihap adalah manusia tidak akan pernah berubah , sementara Kim Khong taihap dasarnya manusia bisa berubah , dan antara dua dasar ini manakah yang benar menurut pengajaraan dan pengalaman yang didapat tang taihap ? , untuk menjawab pertanyaan ini saya mau bertanya kepada tang taihap , “pernahkah taihap melihat orang baik berubah jahat , dan sebaliknya ?, “ hal ini pernah losuhu , “ menurut anda kenapa terjadi hal yang demikian ?, “yah mungkin karena dikuasai nafsu iblis , atau situasinya yang terbentur keadaan memaksa ia berbuat kejahatan , “lalu apakah iblis tetap menguasai nafsu atau apakah keadaan memaksa tetap taihap ? , “tidak losuhu “ , jadi kalau begitu dasar mana yang benar diantara tetap dengan keadaannya atau manusia itu berubah menurut keadaannya , “manusia berubah menurut keadaannya , “artinya dapatkah taihap menerima salah atas prinsip dasar manusi tidak berubah

? sejenak kim liong kiam terdiam , kemudian “dapat losuhu , angguknya

“selanjutnya kita lihat hasilnya tang taihap , lebih luas mana hasil dari dua prinsip itu , dan kita harus tahu bahwa kedua prinsip itu tetap tidak akan menghilangkan kejahatan yang namanya merampok , “Tang Taihap menumpas satu gerombolan perampok di satu hutan dan hutan itu aman karena orangnya sudah mati , dan itu hanya sebatas hutan itu saja , dihutan yang lain tetap tidak aman , Kim khong Taihap mengubah perampok disatu hutan , maka hutan dimana ada rampok mungkin aman , mungkin juga tidak , kenapa mungkin disemua hutan , karena penularan sesama perampok , perubahan seorang perampok bisa merubah perampok lain , bagaimana tang taihap mengertikan anda penjelasan saya ? , hening sejenak , “mengerti losuhu dan dengan penjelasan itu saya dapat setuju patutlah Kim Khong Taihap menjadi bengcu karena kebijaksanaannya , jawab tang taihap , “terimakasih tang taihap , dan kepada para einghong yang terhormat , satu hal yang membuat saya heran kemungkinan berubahnya para penjahat dihadapan Kim Khong Taihap adalah kemungkinan besar , bahkan cendrung pasti jika melihat usaha dia selama tujuh tahun terakhir ini , kalau ada pendapat mengenai ini tolong juga dikemukakan , karena sekali memilih emas mestinyalah emas tulen , Li hosiang kembali duduk Gak siansu menyambung “nah para einghong semua , ganjalan hati tentang kecendrungan berubahnya kejahatan dihadapan Kim Khong Taihap sangat besar adakah yang mengetahuinya ?

, namun sebelumnya losuhu , apakah maksud losuhu dengan pernyataan itu “ , “ begini siansu , kita ingin bengcu kita tidak hanya mandraguna tapi juga bijaksana , cara itu yang dibuat Kim Khong taihap terkesan bijaksana , tapi kalau kenyataan perubahan itu karena didorong rasa takut karena kesaktiannya , kebijaksanaan itu hanya kulit , tentu kita tidak ingin bukan ? , “hmh… baiklah losuhu , sekarang saya meminta kepada einghong yang hadir , adakah kita mengetahui kebijaksanaan jenis apa yang dimiliki Kim Khong Taihap , suasana hening kembali , tiba-tiba lelaki umur limapuluhan lebih berdiri dari rombongan bukoan , “izin bicara siansu , saya adalah yap sin hong dari pek tiaw bukoan , “silahkan yap kauwsu , “mungkin diantara kita ini hanya kami dari pek tiaw bukoan yang mengenal dekat Kim Khong Taihap , “aih … benarkah yap kauwsu ? sela Gak siansu , dan semua orang memperhatikan tokoh yang kita kenal diawal cerita ini , benar siansu ,

“berceritalah yap sicu , pinta Gak siansu penuh gairah karena melihat semua perhatian menuju Yap sin hong

“sejak umur tujuh tahun kami mengenal Kim Khong Taihap karena dia bekerja sebagai tukang kuda kami semasa di piawkiok kami , namanya adalah kwee Han Tiong , semua ciang bujin mengangguk-angguk , “semasih kecil kwee Han tiong telah menunjukkan keuletan luar biasa , dan kebijakan yang tidak lumrah , tidak ada satupun dari kami di piawkiok itu yang tidak mengenalnya dan menyayanginya karena obrolannya yang menyejukkan , sikapnya yang ramah , dan ketekunannya , saya sendiri sejak bertemu dia sudah merasa bahwa Han Tiong akan menjadi sesuatu yang luar biasa nantinya , setahun dia berada bersama kami , lalu kami mengantarkannya ke kaifeng karena dia mau ke pulau kura- kura , kemudian sepuluh tahun berikutnya Han Tiong kembali kedaratan , dan langsung membuat perubahan di kota kaifeng , berikutnya dia menjumpai kami di paoting yang berketepatan terjadinya peristiwa pertemuan di kaw-san oleh para penjahat , Kim Khong Taihap menyampaikan kepada kami bahwa dia akan ke kaw san dan hasilnya kita tahu seluruh penjahat berubah setelah itu , jadi saya hanya menguatkan soal kebijakan yang menjadi inti pembicaraan kita , bahwa sejak kecil Kim Khong Taihap telah menunjukkan tanda-tanda itu ,

Yap sin-hong duduk kembali , suasana hening kembali

namun tiba-tiba terdengar suara “saya mau menambahkan , semua orang menoleh , “maaf siansu , saya menyela , “tidak apa taihap , “Mungkin para einghong pangling dengan saya , tapi saya adalah salah satu dari momok yang menakutkan kangowu selama ini , orang semua memperhatikan orang yang bicara itu , tiba-tiba banyak seruan terdengar , “jeng – mo , ya dia jeng-mo “ Gak siansu juga tercengang , “hmh.. benarkah engakau jeng-mo ? “dulu sebelum bertemu saya adalah jeng- mo tapi setelah itu aku berusaha menjadi jeng –liong ,nama saya sie hui bin , akulah salah satu penjahat yang menerima pengubahan dari Kim Khong Taihap , jadi saya ingin bicara karena menyinggung soal kebijakan yang bagaimana yang dimiliki Kim Khong taihap , “benar sekali sie sicu , dari orang sepertimulah yang akan mendapat jawaban dari ganjalan hati yang dikemukakan Li-hosiang dari siawlimpai orang yang mengenal kesadisan dan kebrutalam jeng-mo semasa jahatnya semua tercengang melihat tindak tanduk bersahaja dari bekas penjahat itu

“para ciangbujin yang terhormat dan seluruh einghong yang berhadir pada kesempatan ini tolong pintu maaf dibukakan untuk saya atas kejahatan yang telah saya lakukan yang banyak merugikan para einghong , “sie sicu saya yakin bahwa apa yang kami saksikan sekarang , masa lalu yang kelam

tentulah dimaafkan para einghong , “bagiaman para einghong , lihat inilah sie sicu yang dulunya jeng-mo yang berubah jadi jeng-liong , bukankah kita memaafkannya ? , terdengar seruan “benar sie sicu pintu maaf amat terbuka dari kami , jeng liong menjura “terimakasih para einghong yang bijaksana , nah sekarang kembali saya berbicara soal kebijakan apa yang dimiliki oleh Kim Khong Taihap , semua makin memperhatikan jeng-liong terlebih para ciangbujin , “kebijakan Kim Khong Taihap sangat luar biasa , dan kalau boleh saya katakan seperti agak berbeda dengan filsafat pada umumnya , “jelasnya bagaimana sie sicu , “saya bertempur dengan kim khong taihap

, tapi saya dijadikannya bulan-bulanan , kesaktiannya tidak lumrah , saya minta supaya dia membunuh saya , tapi jawabannya , bahwa saya tidak patut dibunuh karena tidak adil

, terdengar seruan-seruan heran , “tidak adil karena saya punya nyawa satu , sementara saya sudah banyak menghilangkan nyawa , jadi dimana letak keadilan satu dibanding puluhan nyawa , semua manggut-manggut , lalu bagaimana sie sicu , “Kim Khong Taihap memberikan pilihan pada saya , apakah saya mau berubah diri atau hidup tidak punya arti , tidak punya arti disini Kim Khong Taihap akan mematahkan seluruh sendi tubuh saya sehingga saya hidup tiada guna lagi , dan ketidak berartian akan jadi siksaan yang berkali-kali menghantam diri , saya hanya diberikan kesempatan menjawab sekali , hanya jawaban pilihan , Kim Khong Taihap saat bertanya hal demikian tidak menerima hal lain kecuali jawaban , jika jawaban dijawab dengan pertanyaan atau bantahan atau pendapat , tanpa bersambat tubuh akan dipermainkannya dengan sekejap tubuh ambruk berlipat , hal ini saya ketahui dari cerita rekan saya

Pek-mo yang para einghong tentu kenal juga

“hmh.. dua tahun lalu di Thaisanpai pertemuan Kim Khong taihap bersama pek-mo dan ang-mo , sela gak siansu , “benar siansu , setelah itu Pek-mo berubah , semua berdecak kagum , “apakah yang terjadi dengan Pek-mo ? , “Pek-mo bercerita bahwa saat mereka tidak berdaya dan mati kutu didepan Kim Khong Taihap , Ang-mo marah menerima pertanyaan pilihan itu dan tidak bersambat dia ambruk dengan sendinya yang patah semua , karena itulah saya tahu bahwa hanya jawaban saat pertanyaan diajukan , “dan saya memilih merubah diri , kemudian dia menguji hati dengan beberapa pertanyaan kenapa saya berubah . apa rencana selanjutnya , saat dia yakin saya jujur mau berubah , maka dia minta kepada saya agar saya menerima sedikit pemberian dari dia , coba einghong pikir

, bagaimana seorang yang tersudut seperti saya , diminta supaya mau menerima hadiahnya , saya tidak bisa menahan keharuan melihat mata yang memohon itu , tentu saya berbesar hati karena hadiah itu memperbaiki ilmu saya dan bahkan membawa saya kekunleng dimana dia dilahirkan , selama disana saya dilayani bahkan diberi tambahan ilmu untuk membuka perguruan jeng liong dilembah naga , Jeng-liong sudah berurai air matanya , sesugukan didepan orang banyak karena haru dan rindunya pada Han Tiong , semua orang ikut juga terenyuh tidak terkecuali para ciang bujin ,

“para ciangbujin dan sicu semua , betapa besar perhatiannya kepada saya yang jahat ini , diperlakukan sebagai orang tua diperbaiki ilmunya , diberi tambahan ilmu , padahal saya baru berjanji yang dia yakini saya jujur , tapi karena perlakuan yang demikian membuat saya malu untuk mungkir , saya ini dalam tangannya tapi kesempatan besar menuju perubahan itu dia bentangkan pada saya , apa yang saya alami tidak dialami Pek- mo bahkan Pek-mo ditanya bagaimana dengan Ang-mo tanpa ragu Pek-mo mengambil alih tanggung jawab terhadap Ang-mo sebagi bukti kejujurannya untuk berubah dan itu diterima baik oleh Kim Khong Taihap , mungkin para loncinpawe bertanya- tanya dengan rekan saya Hek-mo , beliau mengalami nasib seperi Ang-mo dan ditanggung oleh sepuluh orang bawahan kami dulunya , inilah kebijakannya terhadap penjahat sehingga kecendrungan berubah itu besar , Kim Khong tidak pernah meninggalkan penjahat yang dikalahkannya dia akan selalu ajak bicara terlebih dahulu jika memang mau diajak bicara , tapi jika tidak mau atau mencla-mencle dalam jawaban maka yang diterima adalah mati tidak hidup pun tidak , menjadi tapadaksa yang tiada berguna sebagai manusia , “omituhud … luarbiasa kebijakan yang saya dengar itu sie sicu , sunngguh tepatlah pesan dari bukek siansu

Gak siansu menyambut , “kita semua sudah dengar , dan jelaslah bagi kita kenapa selama ini kita tidak mendengar Kim Khong Taihap tidak pernah didengar membunuh , karena menurut prinsipnya , kematian bagi satu nyawa penjahat tidak adil jika dibanding dengan banyak nyawa yang dihilangkannya , dan akan adil jika penjahat itu dibuat tidak berguna jika tidak mau berubah , suatu sudut pandang luarbiasa dan langka , dan pantaslah , kecenderungan berubah itu besar jika dibalik pilihan itu sesuatu yang lebih hebat dari kematian , suasana hening kembali , “para einghong yang terhormat , perlu einghong ketahui semua , sebenarnya para ciangbujin sudah hampir tujuh tahun mendapatkan gambaran Kim Khong Taihap ini dari bukek siansu , dan sekarang kami lebih yakin bahwa Kim Khong Taihaplah yang digambarkan oleh bukek siansu , gambaran siansu begini dalam syairnya

“thian tidak pernah alpa dan lalu kebajikan tetaplah diatas apapun jua itu sisihan taisu telah tiba siapalah tahu

lebih kokoh dari taisu , lebih bijak dari siansu

tokoh yang dimaksud adalah keturunan dari taisu , siapakah taisu itu ? dirunut kemasa lalu , taisu yang kokoh , tegas dengan kejahatan yang kita ketahui adalah kim-mo taisu she kwee suhu dari kim siaw eng

dari sudut keturunan yakni she kwee , sebagaimana yap sicu dari pek tiaw bukoan katakan nama dari Kim Khong Taihap adalah Kwee Han Tiong , dilihat dari sudut kekokohan , Kim- Khong Taihap memiliki kesaktian luarbiasa dan ketegasannya yang juga kita telah dengar dari sie-sicu yang pernah langsung mengalaminya dan yang terakhir dari sudut kebijakannya , sie sicu juga telah menjelaskannya , dan kita tunduk pada kebenaran dari filsafat keadilan yang dijalankannya, jadi kesimpulannya Kim-Khong Taihap lebih hebat dari kim-mo taisu adalah benar , lebih bijak dari bukek siansu juga benar , keturunan kim-mo taisu she kwee adalah benar , para einghong yang terhormat , bukek siansu sendiri yang kita manut dengan perkataanya mengakui kehebatan dan kebijakan Kim Khong Taihap , bukankah sangat tepat jika ia kita dudukkan sebagai bengcu , “setujuuu …. setujuuu … setujuuu … , sambut semua orang , setelah suasana gemuruh itu berhenti

seorang dari pimpinan pengemis berdiri , “pimpinan rapat yang mulia , “silahkan pangcu , sahut Gak Siansu , “perkenalkan saya yu-guan-ti pangcu dari khong sim kaipang , kita semua sudah bulat mendudukkan Kim Khong Taihap menjadi bengcu , lalu apakah Kim Khong Taihap sendiri sudah memberikan kesanggupannya untuk menjadi bengcu ? , “Hal ini belum kita dapatkan , dan dia juga tidak tahu dengan rencana ini , maka tahun depan kita akan berkumpul lagi di siauwlimpai untuk menobatkannya dan waktu yang tersisa ini akan kita mamfaatkan untuk segera mengetahui setuju tidaknya beliau , dan jika siapa diantara kita maupun anggaota perkumpulan kita yang berjumpa langsung dengan Kim Khong Taihap , hendaklah menyampaikan kalimat bait ini kepadanya

“Ciangbujin telah mendengar dari siansu para pangcu merasa aman dimana ia berlalu para kauwsu telah selamat dari rasa malu

enghiong meminta Kim-Khong Taihap jadi bengcu di siawlimpai penobatan akan berlaku

pada je-it akan datang pada tahun baru “Demikianlah para einghong semua ,pertemuan ini kita tutup, semoga nanti ditahun baru kita kembali bertemu ,setelah itu merekapun bubar

Lam Sin Liong Bukoan (perguruan naga sakti dari selatan) merupakan perguruan silat yang sangat terkenal dan besar , murid-muridnya banyak yang tersebar dalam menentang kejahatan , selama teror yang diprakarsai oleh thin-te sam kwi , untuk wilayah selatan hanya perguruan ini yang tidak mampu dijamah oleh thian-te sam kwi , kauwsu bukoan besar ini adalah suma Lian Bu yang yang sudah berumur enam puluh tahun wajahnya gagah dengan rambutnya yang panjang warna keemasan , suma lian bu dikenal dengan julukan “kim mou sin liong” (naga sakti berambut emas) , suma lian-bu mempunyai dua orang putra yang sulung bernama suma thian bu berumur tigapuluh lima di dunia kangowu dia dikenal dengan julukan “ang-liong – kiam hiap (pendekar pedang naga merah) dan yang bungsu bernama suma kiang bun berumur tigapuluh tahun yang juga tidak kalah terkenal dengan julukan “lam-hwee liong” (naga api dari selatan )

Hari itu suma lian bu menerima enam tamu sahabatnya sewaktu muda dulu , dua diantaranya adalah adik seperguruannya Gu-hok-bian yang berumur lima puluh lima tahun , wajahnya berburik dan rambutnya panjang berwarna putih , sangat dikenal diwilayah barat dengan julukan “eng-tiaw- see” (bayangan rajawali dari barat ) , dan yang kedua adalah Sie hok guan dua tahun lebih muda dari eng-tiaw see , wajahnya tampan , rambutnya hitam tapi alis dan jenggotnya sudah berwarna putih , Sie-hok guan orang ternama di wilayah timur dengan julukan “ tung-sin-taihap (pendekar sakti dari timur) dan empat yang lain adalah sahabat dari suma lian bu , yang pertama orang dengan wajah ada codet dan rambutnya berwarna merah dikenal dengan sebutan “pak-tai-hong” (si angin badai dari utara) kemudian ang-bin-sin-kai (pengemis sakti muka merah) yang berbaju butut dan wajah kemerahan , selanjutnya “see koai tojin” (tosu aneh dari barat) seorang tosu yang wajahnya ada tanda lahir warna hitam dipipinya , dan yang terakhir adalah sin-kang-sian-tung (dewa timur telapak sakti) seorang hesio gemuk berkepala botak berwajah kuning

“wah … sungguh luar biasa , dua sute dan empat sahabat bersamaan datang keselatan ini , apa yang membuat wilayah selatan jadi perhatian ? , “suma taihap ,apa taihap tidak mendengar undangan para ciangbujin yang diadakan di

butongpai ? , “oo , ternyata pertemuan butongpai yang menarik sian-tung , undangan sih saya terima , dan murid ke tiga yang saya suruh pergi , jadi kalian semua dari butongpai ? , “benar suheng , kami bertemu di butongpai , lalu karena sudah berada diselatan mufakat untuk mengunjungi suheng ,”terimakasih Gu- sute dan rekan enghiong semua , jika sekiranya saya tahu kalian disini dan tidak mampir , aku akan berkecil jika tidak menjamu kalian semua “hehehe…hehehe , kim-mou sin liong , saya kira pertemuan itu akan seru , dan saya akan berhadapan denganmu untuk memperebutkan bengcu , “lalu bagaimana ang-bin-sin-kai ? , “ah… ternyata sampai disana hanya mendengar pidato dari gak siansu , “memang mengecewakan pertemuan sebesar itu hanya hanya membicarakan pemuda yang tidak dikenal hidung dan ekornya , “ membicarakan siapa sian-tung ? “ itu pendekar muda yang bergelar kim-khong

taihap suheng , “ “maksud mereka membicarakan kim khong taihap untuk apa sie sute ? , “mereka mau menjadikan kim- khong taihap menjadi bengcu , “ heh.. , suma lian-bu mendelik , “ dan parahnya kim khong taihap sendiri tidak ada , masa urusan bengcu seperti membeli kucing dalam karung ,

“heheh..hehe benar see koai tojin , dan nantinya kita akan dipimpin pemuda ingusan , entah bagaimana para ciangbujin itu seperti kesambet siluman apa , “hahah..haha dan ang-bin- sin-kai tentu mukanya makin bersemu merah , sela pak-tai-

hong , “wah … runyam kalau begitu jadinya , kita orang tua mau dibawa kemana ? gumam suma lian-bu , “lalu bagaimana menurutmu kim-mou ? , “kalau saya sih tojin , akan datang menjajal kim-khong taihap kalau hadir tahun depan , dan jika aku kalah dengannya , baru aku setuju dia jadi bengcu , sela ang-bin-sin-kai , “apa tahun depan pemilihan bengcunya ? dan dimana sin-kai ? , “ di siawlimpai kim-mou , makanya kamu juga hadir tahun depan untuk mengukur kim-khong taihap , sehingga dengan demikian penetapan calon tunggal menjadi mentah dan kita kembali dapat membicarakannya dengan lebih baik

“betul yang sin-kai katakan , pembicaraan butongpai tidak memenuhi syarat penetapan bengcu , hanya dengan debat dan suara terbanyak , sementara meniadakan pibu , “betul sian- tung , kalau tahun depan pibu tidak diadakan , kita tidak akan terima bengcu itu ,sela ang-bin-sin-kai “ taroklah kim khong taihap kalah pibu tapi bagaimana kalau jasa selama tujuh tahun terakhir yang dirasakan banyak orang diungkit-ungkit dan tetap kim-khong taihap jadi bengcu ? “Gu-sute , kalau mereka bersikeras kita bisa membuat bengcu tandingan , “maksudmu bagimana kim-mou , “begini tojin , orang bukan tidak mengenal kita , dari sejak muda kita telah bertungkus lumus memberantas kejahatan , lalu karena jasa setitik yang baru muncul , apa yang kita lakukan selama ini seakan tidak memberikan dampak apa- apa , dan itu tidak adil , jadi bengcu yang didasari ketidak adilan

, sah saja kita menolak , “saya setuju kim-mou , dan juga penetapan bengcu bagi seorang muda itu juga tidak adil bagi kita orang tua , “betul sian-tung , sahut kim-mou sin liong , “saya juga tidak tahu bagimana rasanya manggut sama orang muda , hehehe,hehehe, “hahah , sin-kai saja gemes-gemes begitu apalagi saya ,sela pak-tai-hong “hehehe, jadi tidak cuma angin badai , tapi angin badai mengamuk jadinya , begitukah tai-hong “lalu suheng , bagimana kalau memang dia lebih sakti setelah diadakan pibu , “sie sute , penatapan bengcu kepada seorang muda saya sependapat dengan pak-tai-hong dan ang- bin-sinkai , karena bengcu itu juga butuh pengalaman hidup yang matang disamping kesaktian , “heehehe..menurut tojin dan sian tung bagaimana ? , “saya juga sependapat denganmu sin-kai , bocengli jika bengcu dipegang seorang muda , “benar kata koai tojin , sela sin-kang sian-tung , “dan untuk dapat menggolkan rencana pembatalan calon tunggal itu , kita harus juga punya pendukung yang boleh jadi mengimbangi atau melebihi suara yang sudah ada , “betul suheng , apalagi pertemuan di butongpai kemarin banyak pihak yang menyetujuinya , baik dari kalangan pendekar , pangcu dan kauwsu terlebih para ciangbujin delapan partai besar , semuanya terdiam setelah mendengar perkataan Gu-Hok-Bian

“kita masih bisa mempengaruhinya Gu-sute dan juga mencari dukungan kepada para pangcu , kauwsu , dan para pendekar yang tidak hadir , dan kita sama hadir disiawlimpai tahun depan untuk menggagalkan calon tunggal tersebut , “benar kim-mou , kita masih punya waktu satu tahun untuk mempersiapkannya , “benar koai tojin , dan kalian sute untuk bagian barat dan timur , dapat kalian usahakan , dan saya diselatan ini , dan juga pak- tai-hong tentu tidak keberatan untuk bagian utara , benar kan tai-hong ? , “untuk urusan utara , tentu aku yang menanganinya kim-mou , “heheh..heheh , bagian kita tojin dan sian-tung lebih luas lagi , semua penjuru , hahaha..hahaha..hahah , ketujuh orang itu serempak tertawa .

Para pelayan hilir mudik melayani dan menyambut tamu yang hendak makan , sepasang pendekar memasuki rumah makan itu , dengan senyum ramah seorang pelayan menyambut mereka , silahkan kongcu , kouwnio , dia pelayan itu sambil mengelap meja mempersilahkan duduk , “mau pesan apa kongcu ? , “nasi putih , lauknya ikan goreng kecap dan sayur capcai , minumannya air teh saja , “baiklah kongcu , “oh ya lopek , tolong semangkok bubur gandum untuk anak kami , sela istrinya , “ah , maaf kouwnio bubur gandum tidak ada , adanya cuma bubur nasi , “baiklah bubur nasi juga tidak apa , tapi

tolong disediakan sendoknya lopek , “baik kouwnio , pelayan itu segera berbalik menuju ruang belakang untuk menyampaikan pesanan , tiga meja didepan mereka ada sekumpulan tamu yang juga sedang makan ,seorang diantara mereka yang berwajah merah dan ada bekas parut dipipi sebelah kiri melirik dan memperhatikan pasangan itu , sepasang pendekar itu adalah murid pertapa di gobisan si suami adalah sin jio (tombak sakti) yo bun dan istrinya sin yan kiam (pedang walet sakti) sulina

“a cong dan kamu a hui pergi kembali ketempat kita sampaikan kepada suheng tok sim kwi bahwa kita menemukan bayi yang ia inginkan , suruh dia kehutan pek tiok , kita akan cegat pasangan pendekar itu , “baik suhu , dua orang itu segera keluar meninggalkan mereka , orang berparut itu adalah sute dari tok sim kwi yang berjulukan “ang bin moko” (setan muka merah) , datuk hitam yang beroperasi di khangsi , rumah makan itu tidak banyak dimasuki orang tempatan yang belalu lalang dipasar yang ramai itu karena kehadiran ang-mo-ko disana dengan tujuh orang muridnya , sehingga meja-meja makan masih banyak yang kosong , hanya beberapa meja yang berisi , yakni tiga meja yang dipakai Ang-bin moko dan muridnya , dua meja oleh pedagang dari khitan , dan satu meja oleh sepasang pendekar yang sedang diincar oleh Ang bin moko , “ayok kita berangkat , kelima muridnyapun berdiri dan segera keluar dari rumah makan , berselang satu jam sepasang pendekar suami istri itupun keluar dan melanjutkan perjalanan , “kita harus melewati hutan pek-tiok moi-moi , dengan demikian kita dapat sampai kedusun dilerengnya sebelum malam dan bisa bermalam disitu , sulina mengangguk , “marilah moi-moi kita berlari cepat , keduanyapun berlari dengan cepat , setengah hari perjalanan merekapun memasuki pek tiok , senja belum muncul , namun tiba-tiba enam bayangan berlompatan mengurung keduanya , “siapa kalian ? bentak sulina sambil mencabut pedangnya , “hahahah..hahaha , kalian harus mati dan tinggalkan anak kalian , bentak Ang bin moko sambil menerjang , lumina mengelak , “hehehe.. ternyata ada isi juga , “ciat.. diapun menyerang kembali , namun serangan itu

tertahan oleh tombak sin jio , ang-bin moko terkejut mendapat sambutan tombak itu , keduanyapun terlibat pertempuran segit , seratus jurus sudah berlalu , Ang bin moko marah dan penasaran ternyata lawannya tidak boleh dipandang ringan , “ayok serang dan ringkus perempuan itu , hati-hati anaknya jangan sampai celaka , pesannya , dua orang murid membantu ang-bin moko mengeroyok sin jio , dan empat orang mengurung dan menyerang sulina, sulina dengan cekatan memainkan pedangnya mempertahankan diri , tapi serangan keempat lawannya demikian kuat menekannya , limapuluh jurus sulina sudak kelihatan terdesak sin-jio yang melihat istrinya terdesak langsung mengayun tombaknya mematahkan serangan keempat orang yang mengeroyok istrinya , senja sudah datang sebentar lagi hari akan berganti malam

“moi-moi selamatkan anak kita , aku akan menahan mereka , serunya sambil mengayun tombaknya menghalau senjata lawan “tidak koko , lebih baik kita mati bersama , sahutnya sambil menyerang membantu suaminya yang hampir kena bacok tangannya , dengan cahaya bulan pertempuran itu berlanjut , “akh.. sin jio mengeluh karena mata joanpian ang-bin moko menembus pahanya , sehingga mengucurkan darah , dan tidak lama , lumina juga menjerit karena tangannya kena goresan pedang dan mengucurkan darah , perlawanan keduanya semakin lemah , karena goncangan yang tidak nyaman dari gerakan lumina yang terdesak bayinya menangis , hal ini semakin membuat keduanya panik , beberapa luka tusukan dan sabetan pedang sudah mengenai tubuh mereka , hanya tinggal hitungan jari mereka akan ambruk tewas , tapi sebuah bayangan kilat menerjang ketengah pertempuran membuyarkan keroyokan itu dan hanya tiga gebrakan bayangan itu sudah melukai dua murid Ang bin moko sehingga meringis kesakitan dan mundur , Ang bin moko mundur dan ketiga muridnya , setelah berhenti nyatalah bayangan itu adalah seorang perempuan cantik ,dan kemudian muncul bayangan lain seorang pemuda gagah dan tampan , sin jio mendekati istrinya yang sudah lemah , dia mengambil anaknya yang menangis dari gendongan istrinya

kedua orang yang muncul itu adalah Swat hong dan Han Tiong yang sudah sebulan meninggalkan gyangtse , dan saat sedang bercerita bintang yang bertaburan , mereka mendengar jeritan tangis bayi , segera swat hong menuju arah suara tangis itu dan diikuti dibelakang oleh Han Tiong , ketika melihat dua yang dikeroyok dia langsung menerjang dan menyelamatkan pasangan itu setelah dua orang terluka baru pengeroyok undur Han Tiong datang , , “sialan .. orang usil , seraang , teriak Ang bin moko keenam orang itu menyerang , tapi hanya lima gebrakan mereka menyerang empat orang telah mengaduh menyingkir karena kaki dan tangan mereka disabet dan ditusuk pedang swat hong dan dua lelaki yang menyerang Han Tiong seorang sudah terduduk tidak berdaya dengan perut mual kena sodok pukulan Han-Tiong namun Ang bin moko masih bertahan

, serangannya joanpiannya begitu gesit , tapi serangan- serangannya selalu luput dikibas tangan dan kelitan Han Tiong

, Ang bin moko makin penasaran , ilmunya dikerahkan sepenuhnya , singkangnya berkesiuran , namun semuanya mental dan membalik kerahnya , sehingga membuat nafasnya sesak , kelima anak buahnya makin cemas setelah memperhatikan harpa pemuda itu yang terbuat dari emas dan berkilau ditimpa cahaya bulan , tadi mereka tidak memperhatikannya , melihat ketua meraka yang sakti seperti dipermainkan anakmuda berharpa itu , mereka saling berbisik , “mati kita kali ini , dia Kim Khong Taihap , bisik simuka tikus “pek-hu Tok sim kwi saja kalah apalagi suhu, “ bisik yang lain , tekanan-tekanan jurus lo hai san hoat makin tak bisa terbendung dan akhirnya ia ambruk dengan luka sobekan dileher dan totokan pada pundaknya

Han Tiong mendekati sin-jio dan istrinya , “bagaimana keadaan kalian taihap , lihap ? , “terimakasih Kim khong Taihap atas pertolongan kepada kami suami istri, hatinya sejak tadi melihat Han Tiong dengan harpa emas dipunggung sudah yakin bahwa penolong mereka adalah Kim Khong Taihap dan hal itu telah ditanyakan pada swat hong yang duduk dekat mereka , “tolong menolong sudah merupakan hal semestinya taihap , sahutnya senyum sambil menatap swat hong , “siapakah taihap dan lihap

? , “saya sin-jio , yo bun dan istri saya sin yan kiam (pedang walet sakti) sulina , “bagaimana dengan luka kalian ? , “hanya luka otot taihap , tidak berbahaya , “ya , tapi tetap segera diobati yo taihap , “tentu taihap , setelah ini kami akan kedusun dibawa lereng sana , disana ada tabib , “apakah yo taihap dan istri masih mampu meneruskan perjalanan ? “masih mampu

taihap , tapi cici sulina sudah sangat lemah ,”ah tidak apa taihap , kiranya saya masih bisa kalau untuk turun kelereng , “tunggulah sebentar yo taihap , Han Tiong berdiri lalu mendekati keenam orang itu , dan segera menotoknya , “kalian

disini dulu , kita masih punya urusan , sementara kami kebawah sana , “apa maksudnya pendekar , tubuhmu sudah luka twako , dan cici juga payah ,anak kalian tidak baik jika lama-lama di luar baik kami antar saja kebawah , marilah twako , Han Tiong memeluk pundak sin jio dengan tangan kanan , dan tangan kirinya menggendong bayi mungil yang sudah diam dan tertidur lagi dan segera mencelat kebawah , sementara swat hong menggendong sulina

Ang bin moko , berkutat mengerahkan singkang untuk melepaskan diri dari pengaruh totokan ,namun sampai sekian lama ia tidak berhasil , dan satu jam kemudian sebuah bayangan mendatangi tempat itu , ternyata tok sim kwi , segera ia melepaskan totokan pada sutenya , “untung suheng datang , sekarang kita cepat menyingkir dari sini , Tok sim kwi , yang tiba-tiba sampai ditempat itu karena laporan dari dua murid ang bin moko segera menuju hutan pek-tiok , dia datang dari jurusan lain sementara Han Tiong sudah ada sepeminum teh meninggalkan tempat itu , “heh… sute kenapa dengan kalian , siapa yang mempecundangi kalian ? dan mana bayi yang kamu katakan , “sudahlah suheng dijalan saja kita bicara yang penting kita menyingkir dulu , sahut Ang bin moko dan terus berlari kebawah kejurusan darimana tok sim kwi datang , Tok sim kwi mengikuti sutenya dan murid ang bin moko jauh

tertinggal dibelakang , “ada apa sute , kenapa kamu ketakutan begini ? tanya tok sim kwi penasaran kepada sutenya , “kami gagal karena Kim khong taihap datang , mendengar itu tok sim kwi pucat pias , “wah gawat kalau begitu , gumamnya , setelah mereka sampai dikediaman ang-bin moko , “kita ke liong-san (bukit naga) saja suheng , ketempat suhu sementara waktu , “ya , idemu itu baik juga dan malam ini kita berangkat , jangan menunda sampai besok , Ang-bin moko segera memanggil muridnya , “kalian jaga tempat kita ini , saya dan suheng ada urusan , malam ini kami berangkat , “baik suhu , jura muridnya heran , tok sim kwi dan ang bin moko malam itu keluar khangsi menuju liong san tempat guru mereka didaerah yichang Tabib kwa sedang membalut luka setelah dilamuri dengan bubuk obat , kemudian swat hong yang membawa teko berisi air rebusan rempah obat , “tuangkan kedalam mangkok lihap supaya segera diminum , swat hong menuangkan rebusan obat dan membantu lumina meminumnya , dan tabib kwa membatu sin jio , sementara diruang lain , Han Tiong duduk menjaga anak bayi suami istri itu , setelah beberapa lama , tabib kwa keluar , “bagimana keadaan mereka kwa sinse ? , “luka mereka banyak mengeluarkan darah sehingga tubuh mereka lemah sekali , tapi tidak berbahaya taihap , untung cepat dibawa kemari sehingga dapat cepat diberi pertolongan , “apa tidak ada luka beracun kwa sinse , “ada taihap luka dipaha taihap itu dengan senjata beracun , tapi untunglah obat yang langka itu ada padaku , yaitu darah katak hijau , kalau tidak aku tidak bisa juga berbuat apa-apa , untuk taihap itu , “melihat luka dipaha taihap itu apakah mereka berkelahi dengan ang-bin moko ? , “kami juga tidak tahu kwa sinse , yang mengeroyok mereka , “tapi mungkin saja , salah satu pengeroyok itu ang bin moko , sahut Han Tiong , “saya yakin itu racun miliki Ang bin moko , taihap , “siapakah Ang bin moko itu kwa sisnse ? , “karena kalian orang-orang pendatang , sehingga tidak tahu dengan dia

, Ang bin moko itu datuk jahat di khangsi dan sekitarnya , banyak korbannya yang datang berobat padaku , memang sebagian dapat selamat , berkat adanya darah katak hijau itu , tapi juga tidak sedikit yang tewas karena persedianku sedang tidak ada , “hmh… dimanakah kediamannya kwa sinse ? ,

“saran saya taihap , berurusan dengan ang bin moko lebih baik jangan , dia itu sakti , anak buahnya banyak , terlebih saya dengar suhengnya sudah lebih setahun bersama dia , makin menjadi-jadi kejahatan berupa pembunuhan , perampokan , dan malah pemerkosaan oleh murid-muridnya , tidak lama swat hong yang dari tadi didalam rupanya sedang membuat minuman atas suruhan tabib kwaa , minuman dihidangkan

“silahkan taihap minum , dan lihap juga duduk dan minumlah , tawar tabib kwa , Han Tiong dan Swat hong minum , “tidak mengapa kwa sinse , beritahu saja tempat ang bin moko , sehingga kami pendatang lebih hati-hati , “tempatnya disebuah lembah diutara kangsi , namanya ang hoa kok (lembah bunga merah) , “baiklah kwa sinse , kami pamid dulu , terimakasih atas pertolongan kepada yo taihap dan istri , dan minuman yang hangat ini , “apakah tidak menginap saja disini taihap , hari sudah malam , “kami tidak bisa berlama-lama kwa sinse , karena masih ada urusan , “baiklah kalau begitu taihap , “kwa lopek , karena saya lihat yo taihap dan istri belum siuman tolong disampaikan pada yo taihap dan istri bahwa kami suda pergi , “baik lihap , hati-hati dijalan , Han Tiong dan Swat Hong kembali kehutan pek tiok , tapi sesampai disana meraka mendapatkan keenam orang itu sudah tidak ada , “ada yang menolong mereka hong moi , :lalu bagaimana koko , kita ke ang hoa kok , pasti mereka kembali kesana , Han Tiong dan swat hong kembali turun , malampun makin larut

“apakah kita akan langsung ke ang hoa kok , koko ? , tanya swat hong setelah memasuki kota khangsi , “kalau kita dapati likoan (penginapan) yang masih buka kita istirahat aja dulu , dan memang ternyata kota besar itu masih ada likoan yang buka bahkan rumah makannya masih melayani beberapa tamu yang makan , Han Tiong dan swat hong masuk ,“aduh kongcu dan kouwnio maaf , rumah makan akan ditutup , mendengar sebutan kouwnio itu muka swa hong bersemu merah dan menunduk “tidak mengapa lopek , kami mau menyewa kamar , “oo , kalau kamar masih ada kongcu , “nah .. tolong disediakan dua kamar , kalau masih ada nasi dan lauknya , diantar kekamar juga boleh , “bisa.. bisa kongcu , jawabnya malu karena salah sangka dan melirik swat hong , “makanannya diantar kekamar saya saja lopek , pelayan itu melihat Han Tiong bingung , “iya lopek , makanannya diantar kekamar tunanganku saja , kami mau makan disana ,lanjut Han Tiong “ooo , baiklah kongcu , sahut pelayan itu tersenyum senyum , “sial pelayan itu pringas pringis melihat kita , Han Tiong melihat wajah yang bersemu itu senyum , “ya pelayan itu tidak salah moi-moi , melihat kita datang berdua malam-malam , tentu dia berpikir kita suami istri , “koko … , “ya Hong moi , “apapun yang koko rasa baik aku akan ikut , “aku mengerti itu hong moi , dan itu jelas sekali aku rasakan dan aku merasa bahagia dengan itu

, “koko perjalanan ini tentu masih panjang untuk sampai ke kunleng mewujudkan rencana kita , apalagi urusan besok akan menambah tertundanya perjalanan kesana , bagimanakah baiknya koko ? , “Hong moi , Han Tiong meraih jemari lentik mungil dan halus itu , “awalnya ketika kita diselatan , kita akan mewujudkan rencana kita dikunleng , “terus koko ? , “karena kita sekarang malah sampai kebarat , dua bulan kedepan kalau jalanan tidak tertunda kita akan sampai ke paoting , dipaoting kita akan menikah moi-moi , mata swat hong berbinar mendengar itu , “siapakah di paoting koko ? , “di paoting ada orang-orang dekat denganku semasa kecil , kita akan minta bantu mereka mengurus pernikahan kita , “hmh.. aku bahagia koko , “aku juga moi-moi semoga rencana kita cepat terwujud , “dan sekarang tidurlah moi-moi , besok kita ada pekerjaan yang belum tahu bagimana ujungnya , “baiklah koko , tapi keluarlah dari kamar ini setelah aku tertidur , tanpa menunggu jawaban swat hong menarik tangan Han Tiong ketempat tidur , “baiklah hong moi , Han Tiong senyum merasakan permintaan bernada manja itu , setelah swat hong tidur dengan memeluk tanganya , dengan hati-hati Han Tiong melepaskan tangannya dan keluar kamar , setelah sampai dikamarnya Han Tiong pun tidur

Keesokan harinya Swat hong keluar dari kamarnya , wajahnya sangat segar setelah mandi dan berganti pakaian , dia keluar untuk menjenguk Han Tiong , ternyata Han Tiong juga hendak keluar , keduanya bertatapan , kemudian tersenyum , :”kita sarapan Hong moi , “mari koko , tamu-tamu lain yang mendengar pembicaran ringan dan mesra itu senyum-senyum , setelah sarapan merekapun meninggalkan rumah makan menuju ang hoa kok , tidak sulit mencari sarang Ang bin moko ini , karena tempatnya terpencil dan mudah dikenali dengan banyaknya bunga merah yang tumbuh disekitar lembah itu , “kalian siapa , bentak seorang yang berada didepan pagar

tembok bagunan indah itu , “kami mau bertemu dengan Ang-bin moko , “tidak bisa , suhu kami tidak ada , cepat tinggalkan tempat ini dan tinggalkan wanita cantik ini , mata orang itu berkilat-kilat melihat wajah swat hong yang amat cantik itu , saat itu keluar dua orang yang semalam membantu angbin moko di pek tiok , muka mereka langsung pucat , “celaka kim khong taihap sudah datang , segera mereka berlari kembali kedalam berteriak-teriak , orang didepan mendengar seruan itu langsung gemetar menatap Han Tiong , mukanya pucat kapas , lututnya gemetar dan tidak dia sadari celananya basah , “plaak…” Han Tiong menampar muka orang itu , “aa..aampun taihap “ “siapa saja dalam gedung segera keluar , suara Han Tiong yang berdaya singkang itu menggetarkan bangunan , “orang didalam yang pontang panting mencari selamat pada

terjungkal lemas , “segera seret keluar semua teman-temanmu yang ada didalam dan kumpulkan didepan ini , orang itu segera melompat berlari , hatinya sedikit lega karena kesempatan melarikan diri dari kamar rahasia di dalam bangunan terbuka , dia yakin teman-temannya sudah mendahuluinya , tapi alangkah terkejutnya ketka melihat duapuluh temannya bergelimpangan didepan pintu kamar rahasia yang terbuka lebar , “cepaat…! , terdengar bentakan Han Tiong dari luar , dia merasa lemas dan terduduk , keringat dinginnya mengucur , belum lagi dia mendapat kekuatannya , Han Tiong dan Swat hong sudah berada didekatnya , “apakah hanya kalian ini disini

? , “tidak taihap , sebenarnya kami ada empat puluh , mungkin setengahnya sudah berhasil lolos , “darimana mereka lolos , “dari dalam kamar itu , “apa dalam kamar itu, “didalam ada lobang untuk memasuki lorong yang tembus kebalik bukit

“hmhh , Han Tiong segera menepuk tengkuk kedua puluh orang yang lemas pingsan itu , sebentar saja mereka sadar , dan heran dengan keadan mereka , “kalian sepuluh orang cepat masuk kelorong dan seret teman kalian kesini , sepuluh orang dari mereka masuk kedalam kamar dan memasuki pintu lorong yang ada dibawah karpet yang sudah tersingkap , saat mereka turun delapan tubuh teman mereka tergeletak lemas saling tumpang tindih , lalu diangkat dan bawa keluar , terus mereka berjalan baru beberapa meter dibalik tikungan sepuluh tubuh berserakan , tubuh itupun diangkat dan dibawa keluar , dan satu orang tergeletak pas dimulut goa , lengkaplah mereka empat puluh orang duduk dengan wajah pucat , “kemana Ang bin moko , saya harus dapat jawaban kalau tidak akibatnya

tidak baik , “taihap , semalam suhu dan pek hu telah meninggalkan tempat ini , siapa pek hu kalian , “tok sim kwi , Han Tiong dan Swat Hong terkejut , “ternyata tok sim kwi , siapa yang tahu kemana mereka pergi , semuanya diam , “cepat jawab, bentaknya , “ampun taihap , kami tidak tahu , “baiklah , kami datang kesini bukan hanya untuk ang bin moko dan tok sim kwi , tapi juga kami datang untuk kalian “ampun taihap , seru mereka serempak , semakin kering ludah mereka oleh rasa takut, tubuh mereka menggigil , “kalian kenapa ? “ tersentak mereka mengangkat muka menatap heran mendengar bentakan tidak terduga itu , “kami takut taihap , “kenapa kalian takut , “kami takut taihap membunuh kami , apakah menurut kalian aku akan membunuh kalian ? “iya

taihap , “kenapa demikian ? , “kami banyak berbuat salah taihap , “seperti apa kesalahan yang banyak itu ? “mereka

menatap wajah Han Tiong heran , tapi mata itu berkilat tajam menyambar membuat mereka tertunduk lagi , “kami membunuh

, kami merampok , kami mempermainkan perempuan , “apakah itu salah ? mata mereka mendelik tertunduk mendengar pertanyaan itu , “salah taihap , “kalau salah kenapa dilakukan ?

, “kami .. kami lupa taihap , kami khilap taihap , “lalu sekarang apakah kalian masih khilap dan lupa ? , semuanya diam , heh.. apa kalaian tidak dengar ?

“kami … kami tidak lupa lagi taihap , “artinya kalian sudah sadar

? , “benar taihap , kalau sudah sadar apa yang akan kalian perbuat ?, mereka saling pandang “ tidak akan berbuat jahat lagi taihap , “bagimana kalau tok sim kwi dan suhu kalian datang lagi kesini apa yang akan kalian lakukan ? semuanya terdiam , Han Tiong sengaja menunggu lama , “begini saja , aku beri kalian dua pilihan , jawaban ini menentukan keadaan kalian selanjutnya , jawablah dengan hati jujur dan tekad yang bulat , sejenak Han Tiong berhenti , “yang benar-benar mau berubah walaupun tok sim kwi dan suhu kalian datang tidak akan ikutan berbuat aniaya lagi atau kalian kalian menjadi budak suhu kalian yang tidak berguna lagi , “bagaimana taihap kalau suhu kami datang ? , entah bagimana tubuh itu melayang dan terdengar “kreek..adowwh ..kreeek,, aghh.. ,kreeek… ughh

… prak…prok , tubuh itu jatuh menggeloso pingsan , semua melihat kepala pelatih itu dengan muka ngeri , “sekarang dia sudah tidak berguna lagi , sendi-sendinya sudah patah , sekarang berikan pilihan kalian , semuanya tunduk “taihap , apapun yang terjadi, saya tidak akan berbuat salah lagi dan akan berbuat baik , “bagimana menurut tentang temanmu yang sudah tidak berguna ini , dia harus memenuhi kebutuhannya , apa yang kamu akan lakukan padanya , “apa yang saya lakukan ? pikirnya sejenak ,dia telah melakuan kejahatan dan tidak mau berubah walaupun suhu datang , dan sebentar lagi dia akan mati , kejadian yang sama terulang dengan cepat diapun ambruk berlipat , “kembali kepada kalian , berikan pilihan kalian ? semakin banyak keringat dingin bercucuran melihat dua kejadian cepat dan menegrikan itu , semuanya serempak sujud , ampuun taihap , “heh.. bangkit kalian semua , aku tidak sedang meminta kalian minta ampun , aku minta jawaban kalian tentang pilihan itu , cepat !

berikan pilihantergetar tubuh mereka mendengar bentakan itu , “taihap .. aku tidak akan lagi jahat , aku akan baik taihap , lebih baik mati daripada hidup menjadi budak ang bin moko , “apa yang kamu lakukan untuk berbuat baik , “aku akan memenuhi tanggung jawab pada kedua temanku ini mengurus kebutuhannya , “baik dan lakukanlah , bawalah keduanya , segera orang itu bangkit dan mengangkat dua tubuh itu , dia masih berdiri , “pergilah tunaikan kebaikanmu , “terimakasih taihap , lalu orang itu pergi , bagimana dengan kalian ? pilihan apa yang sudah kalian putuskan , “taihap aku juga akan berubah , dan akan selalu berusaha menjadi orang baik , “caranya bagaimana ? , “aku akan tinggalkan daerah ini , menjauh dari hal yang akan membuatku tidak lagi terpengaruh , “bagimana kalau suhumu mencarimu ? , “aku tidak akan sudi dan nyawaku taruhannya kalau dia tetap memaksa , “baik , pergi dan lakukanlah , “ayok kita bakar tempat ini ,kita bagikan harta rampasan yang ada dan kita akan menjauh dari sini , sekali-kali tidak akan lagi mengikuti perbuatan jahat ang bin moko ,teriak seorang “ayok , mari ..” jawab yang lain , “kenapa kalian harus bakar tempat ini ? “taihap tempat ini sarang penuh iblis , dengan dibakarnya tempat ini , itu artinya kejahatan telah hancur dari khangsi , dan kami tidak akan tinggal di khangsi lagi

, “lalu dimana kalian berbuat jahat lagi ? , “taihap , kapan dan dimanapun saya tidak akan berbuat jahat lagi , “ya.. saya juga taihap , saya juga taihap ..

kemudian mereka semua sujud didepan Han Tiong , “baiklah , kalau menurut kalian membakar tempat ini baik , kalian lakukanlah ,dan kumpulkanlah harta yang ada itu sebentar saja mereka sudah mengosongkan isi gudang penyimpanan harta rampasan berpua dua peti barang berharga, “yang kami tahu hanya ini taihap , tempat yang lain kami tidak tahu dimana ang bin moko menyimpannya , tidak apa , yang ada saja itu sudah baik , kemudian rumah mewah itu mereka membakar , dan mereka berdiri diluar bersama Han Tiong dan swat hong , kemudian mereka menghadap Han Tiong , “lakukanlah hal kedua dan keiga yang menurut kalian baik , “terimakasih taihap

, serempak mereka menjawab dan berlarian meninggalkan tempat itu dan orang terakhir dari mereka sambil menjura ia berkata , “taihap , kami memang tidak tahu kemana ang-bin moko dan tok-sim kwi , tapi saya punya perkiraan mereka ke liongsan di Yichang,tempat suhu mereka berdua , “baik dan terimakasih akan informasinya twako , orang itupun pergi , swat hong melihat Han Tiong penuh takjub , dari bentakan diluar tadi yang mengakibatkan seluruh murid ang-bin moko terkapar lemas , seakan dia tidak pernah dapat mengukur kesaktian kekasihnya ini , kemudian hatinya makin takluk akan cara kekasihnya ini memperlakukan pelaku kejahatan , antara sadis dan bijak yaitu tegas , “hong moi , apa yang kamu lihat , apakah mukaku ada debu hitam sehingga coreng moreng ? , “tidak koko , wajahmu sangat tampan mmbuat aku kadang tidak sabaran untuk sampai ke paoting , jadi aku duluan ke paoting , dia mencelat pergi dari sana , Han Tiong mengejarnya , “moi- moi , biar kugendong , “aooww , jerit swat hong manja ketika tubuhnya diraih digendong Han Tiong dan terbang seperti kilat .

Padang ilalang itu sangat luas dan ditepi padang ilalang itu kelihatan hutan lebat menghijau , “ayok koko , kita berlomba sampai keujung sana , tapi saya tidak boleh kalah , hik..hik.. , Swat Hong sudah mencelat lari melintasi padang ilalang itu , “aih ..gimana ada lomba seperti itu moi-moi , sahut Han Tiong senyum , dan diapun mencelat menyusul swat hong , “pokoknya aku tidak boleh kalah koko , swat makin mengerahkan singkangnya , “kalau kalah gimana ? , apa aku dapat hukuman mio-moi ? , “ya , iyalah , maka jangan coba mengalahkan aku , hik..hikk , dan kalau koko kalah , juga akan dihukum , “hah.. ini ibarat makan buah simalakama dong moi- moi , iya tapi simalakamanya manis ,cekikikan swat semakin menggoda , dan membuat gemas , bagaimana kalau tidak ada yang kalah dan menang , “heh.. auoaww , hihih..hihih , swat hong memeluk leher itu jeritanya manja sementara tubuhnya sudah digendong Han Tiong dan tiga kali lompatan sudah sampai ditepi hutan yang lebat , “nah moi-moi kita seri kan ,

tidak ada yang menang dan kalah , “tetap juga ada hukumannya , “heh.. dihukum lagi moi-moi ? , “iya , “hukumannya apa ? Han Tiong menurunkan swat hong , “cium aku koko , swat hong mejamkan mata dengan mulut sedikit

terbuka , “huup” bibir merah merekah itu dilumat Han Tiong , tubuh swat hong bergetar , cengramannya pada lengan Han Tiong mengeras , dan dengan nafas memburu Han Tiong melepaskan ciuman itu dan menatap swat hong yang juga sesak dengan muka bersemu merah , Han Tiong senyum , “hukuman beginian siapa yang tidak mau , godanya ,”iiih , maunya , cubit swat hong pada dada Han Tiong , “sudah ah… kita cari buruan untuk dimakan , selama setengah jam mereka mencari di dalam hutan , mereka menemukan seekor kelinci gemuk , dengan cekatan tangan mungil swat hong membersihkan dan meracik bumbu dan memanggangnya , terdengar nyanyian diiringi yak-kim

betapa ingin mata memandang mesra betapa ingin jari membelai sayang betapa ingin hati menjeritkan cinta namun siansu berkata

bebaskan dirimu dari ikatan nafsu ! mungkinkah pria dipisahkan dari wanita? Tanpa adanya perpaduan Im dan Yang Dunia takkan pernah tercipta

Betapapun juga , cinta segitiga membahagiakan ! Menyenangkan yang satu menyusahkan yang lain Akibatnya hanya perpecahan dan permusuhan Ikatan persaudaraan dilupakan

Akhirnya yang ada hanyalah duka dan sengsara Kesimpulannya , benarlah pesan siansu

Bahwa sengsaralah buah dari nafsu

Han Tiong yang rebahan dibawah pohon menunggu swat hong memanggang kelinci langsung bangkit dan menyelami nyanyian itu , nyanyian keluhan cinta segi tiga pikirnya ,swat hong juga yang sedang memanggang ikut tertarik mendengar nyanyian itu

Han Tiong menjentik senar harpanya , “ting…ting… ting.. jreeeng “

Benarlah siansu dengan pesannya Buah dari nafsu adalah sengsara

Tapi suheng ! nafsu ditunggangi oleh siapa Sudahkan dilihat dibalik belakangnya Nafsu berselimut bertatahkan koukati Hancurlah jiwa binasalah diri

Benarlah Siansu akan hikmatnya ini Sengsaralah buah dari nafsu koukati Tapi tidaklah semuanya seperti ini Ada nafsu yang berselimut sadar diri Buahnya hidup akan terkendali

Im dan Yang tidak diingkari

Sebagai kehendak dari yang memiliki

Maafkan sute tidaklah mengajari Akan suheng yang bijak lestari Pertemuan ini menggembirakan hati

Terima takzim dari sute yang bodoh ini

“sicu , akhir nyanyianmu membuat saya terkejut , siapakah engkau sebenarnya ? , Han Tiong duduk takzim menjura didepan lelaki berwajah sangat tampan , kulitnya putih kemerahan umurnya empatpuluh tahun lebih ,

“salam hormat kam suheng , dari sute kwee Han Tiong , semoga suheng sehat tak ada kurang , perjumpaan ini membuat hati senang ,mungkin suheng tidak tahu , sama halnya dengan sute sendiri kalau tidak diberitahu siansu suhu bahwa sute memiliki suheng , yang bernama Kam Han Ki , “lalu bagimana sicu tahu bahwa saya adalah Kam Han Ki ? , karena gambaran ketaatan mutlak seorang murid pada pesan gurunya yang tersirat pada nyanyian suheng tadi , “sungguh cemerlang pemikiran mu itu tiong sute , dapat menduga sesuatu dari hal yang tersirat dibalik yang tersurat , memang benar saya adalah Kam Han Ki , tapi karena saya tidak pernah bertemu suhu sehingga saya tidak mengetahui keberadaan sute sendiri , “sute mengerti suheng

Kam Han Ki menatap Han Tiong , “tiong sute , sebelum perut diisi penuh , baik sekali menggerakkan tubuh , mari berdiri jangan malas berpeluh , suheng dan sute ibarat musuh melatih ilmu siansu suhu ,Kam Han Ki turun agak kelambah menjauh dari tempat itu , dengan suara nyaring Han Tiong mennyahut sambil melayang kearah Kam han Ki , “perintah suheng tiada beda dari suhu , sute akan mulai mengeluarkan

ilmu , tolong suheng perhatikan dimana kurang bermutu , untuk sute ingat selalu , Han Tiong menyerang dengan ilmu Im-Yang- pat hoat , dihadapi Kam Han Ki dengan hwi-yang sinciang (tenaga inti panas) , dan swat-im sinciang (tenaga inti dingin) beradunya dua ilmu yang satu sumber membuat hawa ditempat itu berubah-ubah , untunglah keduanya menjauh dari tempat dimana swat hong memanggang , sehingga tidak menderita hawa pukulan , gerakan lincah dan gesit , kokoh dan kuat , membuat pertempuran itu seru dan menakjubkan , tiga ratus jurus sudah berlalu ,Kam Han Ki mulai terdesak karena kayanya gerakan Im-Yang Pat Sian Hoat , dengan senyum Kam Han Ki menyudahi pertempuran itu

“sekarang sute , keluarkan senjata , dan ditangannya sudah memegang mouwpit menyerang dengan jurus hong-in-bun-hoat (ilmu sastra angin dan mega) gerakan mencoret-coret diudara diikuti langkah kaki yang dengan formasi yang sama , sangat kuat dan indahnya dimainkan Kam Han Ki , Kwee Han Tiong menyambutnya denga lo-hai-san-hoat , perpaduan ilmu langka dan tinggi membuat mata yang menyaksikannya berdecak kagum , swat hong sebagai penonton tunggal melonggo kagum

, dua ratus jurus berlalu , Han Tiong sudah berkeringat , nafasnya juga memburu , sementara Kam Han Ki , nafasnya masih tenang , walaupun tubuhnya juga berkeringat ,dalam ilmu ini Han Tiong terdesak karena rumitnya dan tidak terduganya serangan hong-in-bun-hoat

“terakhir suteku yang mengagumkan , musik tidak asing bagi suhu , kita murid mari menyanyi dan berlagu , “ting…ting , jreeeng yak-kim , Kam Han Ki sudah berdenting langsung dibalas “ting..jreeng …ting..”suara musik beralun menembus lembah , peraduan ilmu kim-kong-sim-in (tenaga emas dari suara sakti) bertemu dengan hong-hi-sin-jai , dua jam perpaduan ilmu itu akhirnya berhenti , “luar biasa sute , puji Kam Han Ki , “terimakasih suheng akan petunjuk yang berharga , sahut Han Tiong ,dalam adu ilmu ini suheng dan sute itu seimbang

“sekarang suheng marilah naik lagi keatas , kita makan dan minum , Han Tiong dan Kam Han Ki , kembali ketempat dimana Swat Hong memanggang kelinci , “Perkenalkan suheng , ini adalah Liem swat hong , calon istri saya , swat hong dengan muka bersemu merah menjura kepada Kam Han Ki ,”salam hormat Ki-ko “hahaha….hahaha , sungguh beruntung engkau

tiong sute , semoga hubungan kalian langgeng , “Hong moi yang santik apakah yang kamu sediakan untuk kami ? goda Han Ki , “Swat Hong makin bersemu merah , “Ki-ko , hanya panggang kelinci , dan bebarap magkok nasi , marilah duduk

Ki-Ko , biar adik menghidangkan untuk Ki-ko cicipi , Kam Han-ki duduk , “ah … suheng , aku diabaikan tidak diajak mencicipi , aku akan menagis kalau begini , hahaha…haha , sute..! hong moi sudah tepat sekali , suheng dihormati , sute disayangi , karena suheng lebih tua mesti didahului , kalau tidak , bisa sute besar kepala nanti , hiik..hikk , swat hong tertawa sambil menutup mulutnya melihat Han Tiong menggaruk kepala , “Tiong ko juga duduklah , jangan takut tidak akan dihabisi , karena tidak hanya satu tapi sudah dua kelinci , karena mendengar Kam Han ki mengajak Han Tiong bertempur sebelum mengisi perut , maka dia memburu seekor kelinci lagi sementara suheng dan sute itu sedang bersilat , “wah .. hong moi cepat tanggap situasi , tidak mau membuat malu suteku yang disayangi , betapa beruntungnya suteku ini ,

mendapatkan istri yang baik budi , “hahaha..hahaha , keduanya tertawa , sementara Swat Hong senyum dikulum . dan merekapun makan dengan lahapnya

setelah selesai makan , “ki-suheng , hendak kemanakah tujuan suheng ? , “tiong sute , disamping kita masih ada lagi dua sucimu , mereka adalah maya dan khu siaw bwee , keduanya meninggalkan pulau es , jadi untuk itulah aku berkelana mencarinya , keduanya meninggalkan pulau es setelah bertempur sendiri karena memperebutkan koukati , Han Tiong melihat perubahan muka suhengnya yang nelangsa , maka diapun mengerti bahwa suheng dan kedua sucinya terlibat asmara segi tiga , “aku akan pasang mata telinga suheng , jika aku bertemu kedua suci , aku akan mencoba membujuk mereka kembali ke pulau es , Han-Ki mengangguk , “sekarang tentang kalian sute , dari mana dan hendak kemanakah kalian

? , “kami dari Tibet suheng , kemudian Han Tiong menceritakan bagaimana swat hong dilarikan murid-murid Thian-te sam kwi ketibet dan usaha pengejarannya , , “aku baru dua bulan sampai didaratan ini sute , jadi tidak tahu perkembangan rimba persilatan , tapi sekilas kudengar kejahatan terendap dengan kehadiran Kim Khong Taihap , tentu kamulah orangnya itu sute ? , Kam Han Ki meraih Harpa emas , dan menjentiknya , “Kim Khong Taihap benar adalah sute sendiri suheng , tapi hal terendapnya kejahatan , Kim-khong Taihap peranannya sangat kecil suheng , Han Ki manggut-manggut , “suhu akan bangga dengan kamu sute dengan harpa emas ini memberikan setitik peran untuk perbaikan hidup manusia , “restu suhu dan suheng selalu sute harap , sahut Han Tiong menunduk , “Hong moi , siapakah suhumu yang mulia ? Han Ki menatap Swat Hong , “Ki-ko , saya hanya mendapatkan ilmu dari peninggalan suhu , nama suhu adalah empek Gan , “hahahaha ,loncinpawe yang sakti yang aneh dan periang ternyata , “apakah ki-ko mengenal suhu ? , “kenapa tidak kenal kalau ternyata keluarga sendiri , hehe..hehe , Han Tiong dan Swat hong saling pandang , “keluarga bagaimana maksudnya suheng ? , “tiong sute dan kamu hong moi ,suhengmu Tang Haw Lam adalah suami dari piaw-cici ku ,Kam Kwi-Lan yang dikenal dengan mutiara hitam putri dari supek kim siaw eng (suling emas) ,”suheng , kalau Kim-Mo-Taisu , apakah suheng kenal ? “Han Ki menatap Han Tiong , “kenapa kamu tanyakan hal itu tiong sute ? , “nama ini jadi pemikiran saya , sejak dikatakan oleh see sin lohap di Tibet

, dia menanyakan apakah saya ada hubungan dengan Kim-Mo Taisu , “Kim-Mo-taisu adalah suhu dari supek Kim siaw eng dan dia adalah she kwee sama dengan she mu sute , Kim-Mo-taisu adalah keturunan keluarga kwee tocu pulau kura-kura loncinpawe kwee Lun sahabat baik dari suhu kita , Han Tiong mengangguk mengerti , “berarti benarlah dugaan see sin lohap

, bahwa saya ada hubungan dengan Kim-Mo-Taisu , “saya juga yakin setelah melihat tiong sute memainkan lo-hain-san-hoat , karena ilmu itu adalah keturanan she kwee di pulau kura-kura , “saya umur tujuh tahun sampai dipulau kura-kura suheng , karena saat musibah menimpa keluarga saya di kun-leng , wasiat yang ditulis kongcow kwee lun saya dapatkan

“Tiong sute , senja telah tiba, saya berbahagia sekali dengan pertemuan kita ini , dan engkau hong moi , terimakasih dengan suguhannya , dan semoga lain kali kita bertemu dalam keadaan sehat selalu , “Baiklah suheng , selamat jalan , semoga suci berdua cepat dapat bertemu , dan saya juga kalau ada jodoh bertemu dengan kedua suci , akan aku sampaikan pesan suheng sekiranya dapat kembali ke pulau es , Kam Han Ki berdiri dan meninggalkan mereka , “koko , sekarang kita bagimana ? , “ya… kita juga pergi dari sini , dengan berlari mereka menuruni lereng untuk mengejar waktu sampai di yichang sebelum jauh malam , sesampai di yichang mereka masuk likoan dan menyewa kamar , malam itu Han Tiong terlelap karena lelah tubuh setelah berkutat ilmu dengan suhengnya sebuah bayangan ringan mengendap-ngendap didinding kamar yang memang agak jauh dari kamar Han-Tiong

, bayangan ternyata seorang nenek tua yang wajahnya sangat keriput , tapi bentuk muka itu dulunya pasti cantik , rambutnya yang putih panjang disanggul dan dihiasi tusuk konde , bibirnya dengan mulutnya yang sudah keriput komat kamit membaca matra , dan tiba-tiba , jendela itu dibuka dari dalam , Swat Hong dengan mata terpejam turun dari jendela , dan berjalan kearah dimana nenek menyeramkan itu berdiri

kemudian nenek itu mengusap muka swat hong dan tiba-tiba membuka matanya namun tatapannya kosong , “Bi-Lan , sekarang ikuti aku , nenek itu berlari cepat dan diikuti oleh Swat Hong , nenek itu adalah “Tok-Kwi-bo (biang iblis beracun) kekasih dari koai liong (naga siluman) suhu dari Tok sim kwi dan Ang-bin-moko , ketika Tok sim kwi dan sutenya sampai di liong-san , suhunya sedang bertengkar dengan Tok-Kwi-Bo , “kamu ini sudah bosan padaku ya, “teriaknya menedang kursi , “kwi-bo , kenapa kamu marah-marah ? , “huh .. kura-kura dalam perahu , pura-pura tidak tahu , “ada apa kwi-bo ? “kamu sudah dua bulan tidak datang ke lembah menghibur aku , aku tidak terima , apa ada gendakmu yang lain yah , aku tidak sudi ,

jeritnya , “aih bu-moiku yang cantik , tidaklah aku melupakanmu

,hanya dua bulan ini ada kabar tidak mengenakkan aku tentang anakmu tok sim kwi , Tok-kwi-bo menatap tajam mendengus menatap wajah tua yang masih nyata ketampanannya itu , “ada apa , kenapa dengan tok-sim , “makanya jangan marah-marah marilah duduk dan dengarkan , “jadi kamu tidak melupakan aku

? deliknya mereda , “tidak bu-moi , Tok kwi-bo duduk ,

“ceritakan ada apa dengan anakku , kalau kamu mengada-ada

, aku tidak mau bicara padamu lagi , sungutnya lucu , koai liong senyum , “dua bulan ini saya dengar Thian-te sam kwi hanya tinggal nama saja , tidak ada lagi pamor dari gabungan ketiga bocah itu , entah dimana ketiganya berada , dan baru-baru ini aku mendengar bahwa see sin lohap dan dua sutenya tewas serta siang kiam kwi rekan tok-sim , “hah… siapa yang mengegerkan itu , hingga menewaskan see sin lohap dan dua sutenya , bagimana pula dengan anakku ? , “anak ibu masih hidup , mereka menoleh ,tok-sim-kwi dan ang-bin-moko yang berlari mendaki mendekati mereka “darimana saja kau , menyembunyikan diri , hah ! “aku berada di khangsi bersama sute , “kenapa kamu kesana , kenapa tidak di kwi eng-san ? , “benar tok sim , ada apa dengan thian-te sam kwi ? sela koai liong , “kita terbentur orang sakti suhu , sehingga kami untuk sementara menyembunyikan diri , “sialan … anakku lari terbirit- birit , dengus Tok-kwi-bo , siapa dia tok sim , katakan biar kumakan kepalanya , “dia Kim Khong Taihap ibu , tapi dia sangat sakti , keroyokan kami bertiga masih tidak berarti apa- apa baginya , bahkan see sin lohap dan rekan saya siang kiam kwi sudah tewas ditangannya , lalu kamu datang kesini kenapa

, apa di khangsi tidak aman bagimu , “benar bu , Kim-Khong taihap sudah berada disana

“hmh… san-ko , bagimana pendapatmu , “kalau dia demikian sakti sehingga see sin lohap ,dua sute dan muridnya tewas ditangannya , artinya kita juga bukan lawannya , “lalu bagaimana ? , desak tok-kwi-bo , “ kita hanya mungkin bisa menewaskannya kalau kita menipu dan menjebaknya , “tapi bagaimana cara menjebaknya ? “hah.. aku ide suhu , “sela ang- bin-moko ,ketiganya menatap Ang-bin-moko “apa idemu ang- bin ? , “begini suhu , kita tangkap perempuan yang bersamanya untuk memancingnya masuk perangkap , “apa dia bersama seorang perempuan sute? Sela Tok-sim kwi , “benar suheng , “itu berarti bi-lan kekasihnya , gumam tok sim kwi , “bagus kalau begitu , kalau tahu nama perempuan itu akan mudah menangkapnya dengan ilmu hypnotisku , “ya.. bagus kalau begitu , sela koai liong , “perangkap seperti apa yang suhu maksud , tanya tok sim kwi , “begini , kita tangkap perempuan itu dan kita ikat jauh didalam goa naga , jika kim-khong taihap telah masuk kita tutup pintu gua itu dengan meruntuhkan tebing batu yang berada diatas dimulut gua sehingga menutupi mulut gua itu biar keduanya terkurung disana , “ide bagus , jadi kita harus memata-mematai yichang jika mereka sampai disana sehingga kita dapat menjalankan siasat , dan pada malam Han Tiong dan Swat Hong memasuki yichang , kedatangan mereka diketahui , maka dijalankanlah siasat itu , Tok-kwi-bo dimalam larut itu memanggil swat hong dengan hypnotisnya

pagi harinya tok-kwi-bo dan swat hong yang dibawah pengaruh itu sudah sampai di bawah bukit liong-san dan keduanya terus mendaki , setengah hari mereka mendaki sampailah di tempat dimana koai liong dan kedua muridnya menunggu , kemudian mereka bersama-sama ke gua naga , gua itu tingginya dua meter dengan dalamnya lima meter , swat hong diikat pada batu cadas yang menonjol dari dasar kubangan mata air yang mengalir dan menetes dari dinding sebelah atas gua maupun dari sela-sela dindingnya ,batu cadas itu meruncing keatas besarnya dua pelukan orang dewasa ,kemudian merekapun keluar , pada sore harinya Swat-Hong sadar dan alangkah terkejut hatinya mendapatkan dia terikat , dia lihat sekelilingnya gelap , hanya suara tetesan air yang dia dengar , “dimana aku ini” pikirnya , dia mengingat-ingat , terakhir dia dan Han Tiong tidur di likoan , lalu kanapa ada disini , “kemana Han Tiong ?” dia coba meronta , tapi tali yang mengikatnya amat kuat , kakinya yang masuk air setinggi pahanya terasa dingin , tiong ko .. ! serunya , suaranya bergema mambalas seruannya dengan bunyi yang sama

Han Tiong pagi itu bangun dan segera membersihkan diri , setelah bertukar baju dia keluar dengan wajah segar menuju kekamar swat hong , “hong moi … , tidak ada sahutan , “Hong moi apakah kamu belum bangun ? tidak juga ada sahutan , “lopek , apakah temanku sudah keluar kamar ? Han Tiong bertanya pada seorang pelayan likoan yang kebetulan lewat , “tidak ada kongcu , mungkin masih tidur ? heran Han Tiong dengan gelagat ini , Swat-hong tidak pernah begini pikirnya , setelah pelayan itu berlalu , dia lansung menuju areal belakang dan hatinya terkesiap melihat jendela kamar yang terbuka , segera Han Tiong masuk , melihat buntalan yang masih rapi dan pedang swat hong tergelatak dimeja , “hmh.. kemana hong moi.. “ pikirnya sambil duduk di kursi ,kemudian Han Tiong teringat , bahwa tok sim kwi bisa jadi ke liongsan tempat suhunya , bukankah kata muridnya liongsan ada di yichang ini

? , setelah berpikir seperti itu , Han Tiong segera berkemas keluar , dan menemui pelayan “lopek dimanakah liongsan ? , “liong san ? seru pelayan itu jerih , “iya lopek , “liongsan disebelah selatan , “terimakasih lopek , segera Han Tiong keluar dan berlari cepat kearah selatan

siangnya Han Tiong sampai di kaki bukit liongsan dan segera mendaki , Han Tiong melihat bangunan , namun sepi dan sunyi

, ingin masuk tapi bangunan itu terkunci , “apakah swat hong kesisni ? , “tapi disini tidak ada orang , ” dan juga belum tentu tok sim kwi ketempat suhunya ini , “tapi kalau bukan mereka siapa lagi , hanya tok sim kwi yang punya urusan dengan mereka , pikirannya berkecamuk , dia menyelidiki sampai jauh masuk kehutan dan kelembah tempat itu , Han Tiong melihat mulut gua , dia cepat mendekati dan masuk kedalam gua , “tiong-ko , Han Tiong mendengar keluhan , “hong-moi … , serunya , “tiong-ko aku disini , Han Tiong masuk lebih dalam dan dia memukul pedang swat-hong kebatu dan percikan api

sesaat mengkilap menyambar tempat gelap itu , dan sekilas dia lihat swat hong terikat di batu cadas , “tiong-ko , seru swat hong

, “hong moi ,Han Tiong melangkah mendekati batu cadas itu , baru kaki kananya masuk kedalam air , “brughhhh , bushhhhhh

, burbbbbb , tempat itu bergetar , Han Tiong terus mendekati batu cadas dan mendapatkan tubuh swat hong yang terikat , dengan meraba-raba dia pegang tali pengikat dan “breet” tali pengikat itu putus , “tiong-ko aku tidak tahu kenapa aku berada disini , keluhnya , “sudah hong moi “ Han Tiong menggendong swat hong keluar dari kubangan itu , “Tiong-ko , swat-hong memeluk Han Tiong dalam kegelapan itu

Han Tiong terus berjalan perlahan kearah dia masuk dan buntu

, mulut goa tertutu tanah dan batu “Hong moi , kita telah dijebak Tok sim kwi , “bagimana koko , apakah tok sim kwi yang membawa aku kesini ? , “kemungkinan besar iya , bukankah ini tempat suhunya , Han Tiong duduk , “karena sudah malam , kita istirahat saja , dan besok kita lihat bagimana keadaan gua ini , keduanya mengaso melewatkan malam , keesokan harinya

, dalam goa itu tetap saja gelap , “Han Tiong dan swat hong meraba-raba , melangkah kembali kedalam dimana swat hong diikat , Han Tiong memukul batu berkali-kali dengan pedang sehingga percikan apai sambung menyambung menyambar kegelapan itu dan sekilas matanya menangkap sebilah kayu besar , lalu dia melangkah mendekati kayu , dia merasakan kulit kayu yang lapuk , maka kulit kayu itu diremasnya , dan diambil lagi diremasnya sehingga remasan bertumpuk dan kemudian han Tiong memukulkan pedang , percikan api menyambar bubuk kayu yang kering dan menyalalah api , gua itu terang , “koko , apakah buntalanku dibawa ? , “ iya , Han Tiong menurunkan buntalan dari pundaknya dan memberikan pada swat hong Swat-hong membuka dan mengeluarkan tempat masak dan memasak nasi ,setelah masak “koko , mari kita makan dulu , tapi nasi saja koko beras yang ada hanya cukup untuk besok, “tidak apa , itu sudah cukup , “beras yang ada hanya cukup untuk besok , “kuatkan hatimu hong moi , semoga saja kita dapat jalan keluar , Han Tiong berdiri dan melihat-lihat seluruh keadaan dalam gua , “bagimana tiongko ada tidak jalan keluar

? , “hmh.. untuk keluar kita belum menemukan , namun untuk bertahan hidup mungkin kita jalan , “maksud koko , “kita harus hemat glondongan itu untuk penerangan gua ini ,dan dipinggir kubangan air itu ada jamur putih dan lumut yang melekat dibatu

.

Setelah melongsorkan tebih dan menutupi mulut gua , Koai liong melemparkan beberapa batu sebesar kerbau kemulut gua

, “hihk..hik..hik.. tau rasa sekarang kim khong taihap , mati kelaparan ditempat gelap , dengan rasa lega dan gembira keempat orang itu meninggalkan mulut gua .

“setelah kim khong taihap mati , apa rencanamu tok sim kwi , “saya akan kembali menegakkan pamor golongan kita suhu , dan saya akan mulai dari khangsi , dimarkas ang-bin-moko sute

, “ kapan kalian akan kembali ? , “urusan pengembalian pamor itu mudah setelah kematian kim khong taihap , tapi tok sim dan kamu bin-moko , harus mempelajari ilmu yang baru saya ciptakan ,namanya tok-hiat-ciang (tangan darah beracun “ , “baiklah suhu , “nah sekarang kalian kalian berburu ular merah seratus ekor untuk diambil bisanya , sepuluh bayi perempuan untuk diambil darahnya , mulailah kedua murid siluman itu berburu ular dan bayi manusia , selama tiga bulan syarat itu dapat terpenuhi , koai liong mulailah menggodok ramuan bisa dan darah bayi , “nah .. kalian celupkan tangan kalian dalam rebusan darah dengan singkang menyedot ketangan yang dicelupkan sampai rebusan darah ini kering , Tok-sim-kwi dan ang-bin moko melakukan yang diperintahkan koai liong , keesokan harinya , koai liong menjerang wajan tempat darah yang sudah kering itu sehingga bekas darah yang melekat diwajan hangus hitam dan mengeluarkan asap tebal dan bau hangus menyengat , “masukkan tangan kalian kedalam wajan untuk menyerap uap darah , hal ini kalian lakukan setengah hari sampai dua bulan , dengan tekun tok sim kwi dan ang-bin moko meneyemprnakan ilmu tok-hiat-ciang

Malam itu hujan turun sangat lebat , Han Tiong dan swat hong yang berada dalam gua ternyata masih hidup , jamur dan lumut yang melekat dibatu disekitar bebatuan sampai hari itu masih dapat mendukung hidup mereka , dan kayu gelondongan itu hanya tinggal satu dahan lagi sebesar pergelangan tangan , tiongko , seminggu lagi mungkin kita akan kegelapan lagi ,keluh swat hong , “Han Tiong melihat muka swat hong yang sudah cekung dengan tubuh kurus , “moi-moi , kita serahakan segalanya pada thian , jika kita harus mati disini , pasrahlah , setidaknya kita dapat bersama menghadapi semua ini , mendengar kata-kata yang dia tahu menghibur hatinya , membuat air matanya mengalir , sudah berkali-kali selama lima bulan ini swat hong mengeluh , dan Han Tiong selalu menghiburnya , kekuatan hati swat hong bertahan karena hiburan dan ketenangan Han Tiong , tidak pernah swat hong melihat dan mendengar kekasihnya ini mengeluh , cemas yang berlebihan menghadapi situasi yang mengenaskan itu , dalam situasi seperti itu kadang swat hong merasa nyaman , dia tahu itu timbul karena kebanggaanya pada sikap Han Tiong yang luar biasa tabah dan tenangnya , ketika swat hong meletakkan kepalanya di pangkuan Han Tiong , dan hendak tidur , goa itu bergegar “bruughh … breusssh ….brushhhhh , dasar kubangan air itu ambrol dan air dengan cepat mengalir kebawah menembus tanah yang amblas itu dan membentuk lobang sebasar kubangan itu

Han Tiong mendekati kubangan yang sudah tidak berair dan berubah jadi lobang menganga , “ada apa tiong-ko , bisik Swat Hong mendekati Han Tiong didekat kubangan , “entah hong moi , tapi kubangan ini menjadi lobang , entah apa didasar lobang ini , “tapi kita istirahat saja dulu hong moi , Han Tiong meraih tangan swat hong den kebali ketampat dimana mereka tadi hendak tidur , ketika bangun dari tidur swat hong berdiri dan berjalan mendekati kubangan dan hatinya berdebar melihat dalam lubang itu berlekuk , dan lekukan itu jelas nampak karena adanya sinar yang masuk , “koko .., serunya , Han Tiong bangun , “ada apa moi-moi , “kita akan keluar koko , luhatlah , lubang ini ada lekukan , dan lekukan itu mendapat cahaya , “Han Tiong , segera menjenguk kedalam lobang , “syukurlah Hong Moi , sekarang mari kita berkemas dan menuruni lobang ini , dengan penuh semangat , swat hong mengambil pedang dan buntalan mereka , dan menyusul Han Tiong yang sudah terlebih dahulu turun sesampai dilekukan itu Han Tiong menundukkan kepala dan melihat kedalam lengkungan , dan kelihatanlah rerumputan belukar dan pepohonan dimulut lobang sebelah ujung sana , Han Tiong dengan rasa syukur dan bahagia lengsung memasuki lobang yang hanya bisa dirayapi itu , panjang lobang itu hanya setinggi tubuh Han Tiong , saat kakinya masuk lobang , kepalanya sudah muncul dimulut lobang dan melihat hutan yang dan pepohonannya , dengan cepat ia keluar , muka dan pakainnya penuh lumpur , dan kemudian kepala swat hong muncul dimulut lubang

“ hahha..haha , Hong moi mukamu cantik sekali , “iih.. tiong-ko , tarik aku , nanti saja merayunya , Swat hong mengulurkan tanyannya dan diraih Han Tiong , sekali hentak , tubuh swat hong keluar dari lobang itu , dengan muka masih berlumpur swat hong memeluk Han Tiong sambil menangis , “tiong-ko…. , kita selamat tiong-ko… , swat hong menciumi muka Han Tiong , Han Tiong mengeratkan pelukannya , “syukur pada thian moi- moi , bisiknya , kemudian dia melihat sekelilingnya , mereka berada dalam hutan beberapa meter dibawah gua naga , tanah yang merka pijak adalah bekas longsor yang besar hampir setengah lebar gua naga yang ada diatasnya , dan membuat tanah dibawah itu tidak mampu menahan serapan air kubangan yang ada diatas dalam gua naga sehingga jebol dan membentuk lobang saluran air

“kita cari makanan dulu moi-moi , sambil meraih tangan swat hong menuruni tebing itu , setelah sampai ditempat yang landai dan datar , mereka mendapatkan beberapa buah jambu monyet

, setelah itu Han Tiong terus menyusuri hutan itu , dan agak kelembah Han Tiong melihat bangunan , “kita kelembah itu moi- moi , “mungkin tempat suhu dari tok sim kwi , “mungkin saja moi-moi , tapi disebelah atas juga ada bangunan lain , Han Tiong dan swat hong menuruni lembah , dengan hati-hati Han Tiong dan swat hong mendekati rumah itu , “ san-ko , apakah sudah sempurna tok sim kwi dan ang-bin moko mempelajari ilmu mu yang baru itu ? , “sudah bu-moi , “sekali tangan mereka menyentuh sasaran pada tubuh manusia , maka bagian tubuh yang kena itu akan terkelupas dan menyebarkan racun mematikan dengan cepat , Han-tiong yang mendengar percakapan itu tanpa aling-aling menjebol pintu itu bangunan dan mencelat masuk , kedua kakek nenek yang sedang bermesraan itu terkejut , “sial dangkalan…monyet bunting , teriak tok-kwi-bo , koai liong yang juga terkejut segera berdiri ,” siapa kamu anak muda ? , bentak tok-kwi-bo , “masa tidak kenal orang yang diperangkap sendiri ? , “haha…kim khong taihap , seru koai liong dan tok-kwi-bo bersamaan , “ya.. sekarang kita dapat berurusan dengan berhadapan muka , “ciaat…heaat , tok-kwi-bo dan koai liong sudah menyerang , dua puluh jurus serangan itu masih dielakkan oleh Han Tiong , kemudian jurus berikutnya , Han Tiong mulai membalas dengan daya serangan bian sin kun ,

kedua lawan ini cukup handal dan keroyokan mereka saling mendukung , beradunya tenaga singkang tiga kekuatan membuat rumah itu bergegar dan perkakas didalamnya hancur terbang berantakan , kemudian tok-kwi-bo mencabut senjatanya joanpian yang memiliki tiga cabang dengan mata bandulan besi berduri , dan koai liong mencabut senjata berupa golok melengkung , keduanya menyerang mengerahkan ilmu simpanan mereka , berusaha menekan dan mencecar tubuh Han Tiong , tapi serangan itu ditahan gerakan kipas han Tiong , dua ratus jurus belalu , kakek nenek ini masih bertahan , tangan kanan yang berisi tok-hiat-ciang menyeruak menghambat gerakan Han Tiong , swat hong yang berada diluar melihat bayangan ang-bin moko , segera sembunyi kesamping , ketika ang-bin moko sampai dihalaman , Swat hong langsung mencegat , “untung kamu datang , jadi aku bisa menghajarmu , pedang swat hong sudah bergelombang menyerang angbin moko , ang-bin moko mengeelak dan mengeluarkan joanpianya , pertempuran segitpun berlansung , tekanan dan serangan kim-peng-kiam- hoat yang gesit dan indah yang mengambil sikap gerak diatas seperti terkaman- terkaman garuda membuat ang-bin moko kelabakan , hanya karena bahaya tok-hiat-ciang membuat gelombang serangan pedang swat hong tertahan dan perlawanan itu kembali berimbang , “hong moi hati-hati dengan tangan kanannya , jangan lengah dan tutup gerak tangan beracun itu , Han Tiong yang dari luar mendengar pertempuran itu dan kadang melirik keluar tahu angbin moko memiliki ilmu yang sama dengan koai liong

mendengar pesan Han Tiong , Swat-hong , memusatkan serangan pada tangan kanan itu dan satu kesempatan , “agh.. crak.. auuughh “ joanpian angbin moko mengenai lengan dan menggores tangan swat hong , namun tangan kanan angbin moko tebabat putus membuat angbin moko menjerit , tanpa mengurangi daya serangan swat hong melanjutkan serangan dengan sabetan sehingga merobek perut ang-bin moko hingga terjerembab tewas , pertempuran Han Tiong tidak kalah serunya , koai liong dan tok-kwi-bo , saat Im-Yang-pat-hoat dengan jurus Im-Yang-Giok-Hoat di keluarkan Han Tiong

,kibasan-kibasan tangan Han Tiong yang mengeluarkan serangkum hawa pukulan yang berlainan membuat permainan koai liong dan tok-kwi-bo kacau balau sehingga beberapa pukulan telak mengenai tubuh mereka , gingkang mereka masih jauh diabawah Han Tiong demikian juga kekuatan singkang , mereka jadi bulan-bulanan pukulan dahsyat itu , akhirnya tok-kwi-bo dan koai liong tidak mampu lagi sehingga keduanya nekat dengan tenaga terakhir menerkam kearah kepala Han Tiong dengan pukulan beracunnya “blamm” dua tenaga sakti itu disambut serangkum hawa pukulan Im-Yang , tubuh han Tiong bergetar dan kuda-kudanya amblas ketanah sementara tok-kwi-bo , ambruk tewas dengan tubuh hangus terbakar , sementara koai liong ambruk tewas membiru beku

“Bagaimana keadaanmu tiong-ko , swat-hong mendekati Han Tiong yang sesak nafasnya “tidak mengapa hong moi , hanya karena tubuh masih lemah dan lalu bertempur dengan dua kakek-nenek ini membuat nafas saya menjadi sesak ,”lalu bagimana koko ? , mari kita kebangunan di atas , mungkin tok sim kwi berada disana , Han Tiong dan swat hong menuju bangunan tempat tinggal koai liong , namun sesampai diatas , bangunan itu kosong , Han Tiong mencari keberapa ruangan , namun tok sim kwi tidak ada , kemanakah tok sim kwi , hari itu tok sim kwi dan ang-bin moko sudah kelaur dari kamar dimana mereka melatih tok-hiat-ciang , “sute pergilah kebawa , sampaikan kepada suhu , bahwa kita telah selesai dengan latihan kita , “baik suheng , lalu ang-bin moko turun kelembah , dia belum menyadari apa yang terjadi dibangunan bawah , dia terkejut saat Swat-hong mencegatnya , dan terjadi pertempuran

, sementara tok sim kwi di bangunan atas merasa tidak sabar lalu menyusul , sebelum dia sampai kebangunan dimana ibunya tok-kwi-bo tinggal dia mendengar pertempuran , dan dia terkejut melihat ang-bin moko bertempur dengan bi-lan , dan pendengaran yang tajam juga mendengar teriakan-terikan suhu dan ibunya , “ah.. celaka kim-khong taihap masih hidup , tanpa pikir panjang dia berbalik dan melarikan diri meninggalkan

liong-san , “sepertinya tok sim kwi sudah melarikan diri koko , “hmh… mungkin juga hong-moi , “lalu bagaimana koko ? ,kita beristiraha disini dan membersihkan diri , mukamu hong-moi masih celemotan lumpur yang sudah kering , “koko juga kok , rengutnya ,”iya makanya cepatlah bersihkan diri , supaya wajahmu yang cantik itu segar kembali , “apakah aku sekarang tidak cantik ? dengusnya dengan mata agak dilebarkan dan

tangan diangkat kepinggang , Han Tiong senyum , “Hong moi mau dimandikan ? . “hah.., swat wong terkejut mendengar tawaran tidak terduga itu , mukanya jadi bersemu merah , sambil tersenyum tertunduk swat-hong menuju tempat pemadian dalam bagunan mewah itu , setelah bersih dan berganti pakaian , wajah itu demikian segar , merah , tubuhnya yang agak kurus membuat sedikit mata itu agak cekung

“aku sudah selesai koko , sekarang bersihkanlah dirimu koko , ujarnya lembut , Han Tiong melihat wajah cantik yang segar itu

, dengan senyum ia mengangguk , sepanjang Han Tiong mandi