-->

Delapan Kitab Pusaka Iblis (Kwi Po Cin Keng Pat) Jilid 5 TAMAT

Jilid 5 (Tamat)

sie-hujin menatap anak mantunya yang bijak , jelas sekali kebenaran yang dipaparkan , “aku sangat lega setelah mendengar apa yang tiong-ji katakan , Han-tiong merasa lega juga setelah melihat mata mertuanya yang berbinar , “gak-bo ! hari ini saya dan bonita-moi akan ke cun-ming menemui im- kan-bi-ciong , “baiklah tiong-ji dan hati-hatilah , “baik gak-bo , Han-tiong dan bonita langsung menuju cun-ming dengan berlari cepat , sehingga dua hari kemudian mereka sudah sampai kekediaman im-kan-bi-ciong tapi im-kan-bi-ciong tidak ada , “tentu kalian tahu kemana bi-ciong pergi bukan ? jadi tolong katakan kemana im-kan-bi-ciong pergi , kami tidak tahu lihap , hanya yang kami tahu bahwa setelah dua orang datang sebulan yang lalu , im-kan-bi-ciong pergi bersama kedua orang itu dan sampai sekarang tidak pernah kembali , “apakah kedua orang yang datang itu laki dan perempuan ? “benar lihap , “dan umur mereka seumuran dengan aku ? , “benar lihap , “baik dan terimakasih , bonita kembali mencdekati Han-Tiong , “bagimana moi-moi , “mereka tidak tahu koko , tapi sepertinya sin-hong dan lumina sudah sampai disini dan besar dugaan saya pasti ketiganya ketempat im-kan-ok-niocu , “kalau begitu marilah kita ke tempat im-kan-ok-niocu , Han-tiong lalu berkelabat dari tempat itu dan disusul bonita , keesokan harinya Han-Tiong dan bonita memasuki kota ki-bun , tidaklah sulit bagi han-tiong mengetahui sarang penjahat yang sudah menebar momok itu terlebih orang tahu belaka bahwa bengcu mereka datang untuk membela mereka dari cengkraman kejahatan dua durjana yang menguasai meraka lebih dua tahun

Setelah selesai makan di sebuah rumah makan , Han-tiong dan bonita mendatangi kediaman im-kan-ok-niocu , baru saja Han- Tiong dan bonita memasuki gerbang mereka sudah disambut empat orang yang mereka cari , “selamat datang kim-khong- taihap dan kepnakanku bonita dirumah saya , marilah masuk , im-kan-ok-niocu menyapa mereka dengan ramah , Han-Tiong tersenyum melihat empat orang yang berdiri di hadapannya yang menjura , “sungguh luar biasa penyambutan ini im-kan-ok- niocu ! , kalau boleh tahu apakah sebab kami diundang masuk , “koko..! hati-hatilah , bonita menatap suaminya , Han-Tiong menatap wajah istrinya yang cemas dan tentukan bisikan itu

terdengar keempat orang itu , “hik..hik… kim-khong-taihap tujuan kami mengundang adalah untuk berbicara terbuka tentang tindakan kami selama tiga tahun ini yang dimulai oleh suheng saya kao-cung-sin di barat , dan terlebih setelah saya melihat bahwa keponakan kami bonita demikian akrab denganmu , apakah hubungan kalian bengcu taihap ? “bonita adalah istriku , “swi-hoa dan juga kalian saudara-saudaraku yang telah menebar perbuatan nista , tentu ada hal yang kalian rencanakan dibalik sikap musang berbulu domba ini bukan ? bonita menatap keempat orang yang pernah dekat dengan dirinya ini

“kamu jangan curiga dulu bonita sutit , memang kami akui bahwa kami ini penjahat namun setelah kematian sin-suheng ditangan suamimu kim-khong-taihap, hal itu membuat kami harus memikirkan ulang apa yang telah kami lakukan , dan kami juga tahu bahwa kim-khong-taihap seorang yang bijaksana sehingga dikenal oleh orang sejagad , lui-kong coba membantah kecurigaan bonita , “sudahlah bonita-moi , jika memang ada yang mau disampaikan kepada kita patutlah untuk didengar , nah..! silhkan cuwi sampaikan dan kami akan mendengar , “taihap-bengcu berbicara didepan rumah dengan keadaan berdiri tentulah tidak leluasa dan tidak nyaman , baikan marilah masuk kedalam rumah , kim-khong-taihap adalah seorang luar biasa sakti tentu tidak ada yang ditakuti bukan ? , Han-tiong yang mendengar itu sudah sangat meyakini bahwa ada niat tersembunyi yang amat culas dari perkataan itu , “heheh…heheh…. Bonita-moi empat pewaris kwi-ban-san sudah membuka diri untuk berbicara , sebaiknya niat mereka itu disambut gembira sehingga kita tahu menimbang benarnya tidak suatu perkara ,

Han-tiong meraih tangan bonita dan menariknya masuk kedalam ,bonita merasakan hawa sakti suaminya memasuki tubuhnya lewat jemarinya yang diremas Han-Tiong , bonita membuka jalan darahnya membiarkan hawa itu menerobos dan mengambang rongga dadanya , perbuatan Han-Tiong itu melegakan hatinya karena suminya juga tidak mempercayai keempat orang culas ini , setelah sampai didalam , mereka berenam duduk mengelilingi meja besar yang sudah empat gelas berisi air yang sudah diminum dan beberapa gelas yang masih tertelungkup disamping sebuah poci minuman , swi-hoa menuang minuman dalam poci kedalam dua gelas air , “silhkanlah minum taihap dan kamu juga bonita , “marilah minum bonita moi , suguhan tuan rumah tidak semestinya ditolak , bonita mengikuti suaminya minum , “nah..! silahkanlah sampaikan apa yang mau kalian bicarakan , “taihap bengcu setelah kematian sin-suheng dan lan-sumoi di selatan, hal ini membuat kami berempat jera ,

“kenapa harus jera im-kan-bi-ciong , bukankah kematian mereka itu kebodohan mereka sendiri karena kurang sakti , dan mau saja di tewaskan oleh orang yang lebih sakti dari mereka , mendengar itu keempat orang itu terbeliak , karena prinsip itu ada pada kamus mereka , kok bisanya hal ini keluar dari mulut yang terkenal baik dan bijaksana ini , “bagaimana menurut kalian , bukan kebodohan mereka , kenapa mau kalah bahkan tewas , han-tiong melihat perubahan air muka keempat orang itu , “memang kesalahan mereka karena kurang tinggi ilmunya , “lalu apakah maksud kalian , bahwa kalian jera berbuat jahat karena kurang tinggi ilmu kalian dari saya ? “bukan..bukan begitu taihap bengcu ,lui-kong jadi kelabakan “lalu apa dong , saya akan coba mendengarkan apa alasan kalian jera , mereka saling pandang heran kenapa reaksi jeng-hong-cu belum mempengaruhi han-ti-ong dan bonita , mungkin han-tiong bolehlah reaksinya agak lama karena mereka tahu betapa saktinya bengcu liok-lim ini , tapi bonita sama dengan mereka sebagaimana bi-lan pernah bercerita bahwa ia imbang dengan bonita , “begini taihap bengcu sebab jeranya kami karena memang kami tahu bahwa apa yang kami lakukan adalah salah

, “kapan kalian tahu bahwa apa yang kalian lakukan salah ? , “setelah kematian sin-suheng dan lan-moi , “heheh..hehe .., kapan kalian tahu kematian suheng kalian itu , “sebulan yang lalu , “itu mungkin dua bi-ciong yang berada di timur , lalu bagaimana dengan dua cui-beng ? Han-Tiong menatap sin- hong dan lumina , “atau mungkin dasar jeranya dua cui-beng berbeda dengan dua bi-ciong ? mendengar itu muka empat orang itu merah , “sialan …. ! mendengar perkataan itu keempat orang itu serempak menyerang han-tiong dengan pukulan sakti

“blaaammm …braaaak….dess…..aghhh…., enam tenaga dahsyat berbenturan , kursi tempat duduk Han-Tiong hancur berkeping-keping sementara keempat lawannya terlempar , wajah lumina dan swi-hoa pucat pias , sementara lui-kong dan sin-hong ambruk tapi cepat bangkit , tapi lui-kong limbung tapi untung tangannya meraih lemari disampingnya , sin-hong dan lui-kong menerima akibat fatal seperti itu karena keempatnya hanya menghantam kepada Han-Tiong maka pukulan Bonita dengan telak menghantam tubuh sin-hong hingga mendapat luka parah ditandai dengan darah segar yang dimuntahkannya sementara lui-kong menghirup udara beracun dari tiupan Han- Tiong yang mengeluarkan gumpalan hawa racun yang mengumpul didadanya dan , “moi-moi tiupkan nafasmu “bukk” Han-Tiong menepuk punggung bonita dan hawa beracun yang berkumpul dirongga dada bonita melesat , kejadian itu sangat cepat sehingga keempat iblis itu terkesima , racun yang akan mencelakakan kim-khong-taihap terbalik mencelakakan lui- kong , lui-kong dan sin-hong dengan nekat menyerang han- tiong , swi-hoa dan lumina juga menerjang , namun lumina di sambut oleh bonita , dua kelompok pertempuranpun berlangsung , namun sin-hong , lui-kong yang sudah mendapat luka parah tidak lama bertahan baru lima puluh jurus keduanya kembali mendapatkan pukulan “im-yang-sian-hoat , lui-kong langsung tewas dan sin-hong kemudian menyusul , sementara swi-hoa merasa sesak nafasnya , pertempuran bonita dan lumina berlansung imbang , sementara swi-hoa terdesak hebat

, tapi diluar dugaan saat swi hoa terlempar kena tendangan :im- yang-ma-hoat , sebuah bayangan menangkap tubuh swi-hoa dan menghantam pukulan kepada bonita , bonita dengan berkelit indah berpoksai kebelakang dan menjauhi lumina , “hik..hik… , kim-khong-taihap aku lah lawanmu , “khu-gin-bi ! , swi-hoa dan lumina serempak memanggil bayangan yang baru datang itu yang ternyata khu-gin-bi , “kalian ringkus murid durhaka itu , dan serahkan kim-khong-taihap padaku , khu-gin- bi langsung menyerang dengan ilmunya yang luar biasa

Khu-gin-bi selama dua tahun dengan tekun mempelajari intisari ilmu silat delapan durjana yang dirangkum oleh han-bu-ong , setelah merasa ilmunya maju demikian pesat , khu-gin-bi keluar dari gua dan menaiki tebing puncak kwi-ban-san , sesampai kepuncak khu-gin-bi berteriak “kim-khong-taihap …! kali kau dan keluargamu akan menerima pembalasanku , suaranya merobek hawa dan menggetarkan puncak , lalu dengan kecapatan luar biasa menuruni kwi-ban-san sehingga dalam seminggu khu-gin-bi sudah sampai di kota lijiang dan masuk kesebuah rumah makan yang ramai oleh pengunjung Beberapa pengunjung sekilas memandang kehadirannya , dibagian meja yang lain ada sepasang pendekar sin-jio dan sulina dan seorang dara remaja putri mereka sedang makan , kemudian dimeja yang lain seorang lihap yang juga kita kenal “sin-pian-lihap” yang berwajah manis dengan kesan bulunya yang halus , kemudian dimeja lain “im-yang kiam lihap” seorang pendekar wanita yang berwajah boleh dibilang jelek karena burik diwajahnya juga sedang makan

“saya dengar bengcu kita sudah menewaskan bu-cing-bo giamlo dan eng-giamlo di selatan , “benar saya juga sudah mendengar itu , bahkan bengcu juga sudah telah membuat cui- beng-kui dan cui-beng-bi-moli melarikan diri , “wah.. kalau begitu daerah selatan juga sudah bebas dari dua momok menakutkan itu , “benar sekali ouw-sicu bahkan selatan lebih merasa nyaman karena bengcu sekarang sudah memiliki kediaman di pulau-kura-kura yang telah di perbaharui oleh hampir seluruh rakyat wilayah selatan , “lalu bagimana dengan im-kan-bi-ciong dan im-kan-ok-niocu di timur , apakah kam-sicu mendengarnya ? , “kedua durjana ditimur itu aku belum mendengar beritanya , hanya seorang teman piawkiok yang ikut dalam pertemuan dikaifeng bahwa bengcu akan segera ketimur setelah mendiami pulau kura-kura , khu-gin-bi yang mendengar semakin tertarik

“saya yakin jika keduanya sudah bertemu bengcu , maka wilayah timur akan bebas dari cengkraman mereka , “benar ouw-sicu , tidak akan ada yang bisa mengalahkan bengcu kita yang bijak dan sakti itu , kamu tahu tidak ouw sicu ? , “apa itu kam-sicu , “bahwa kematian dua giam-lo yang menguasai wilayah kita tewas saat keempat iblis itu mengeroyok bengcu dan hasilnya , dua giam-lo tewas sementara dua cui-beng melarikan diri , “wah… memang kesaktian bengcu kita sangat mengagumkan , kesaktiannya tidak dapat kita ukur lagi , “braaakk” semua tamu terkejut dan melihat kearah meja yang sudah hancur berkeping-keping , “hei…! dua cecunguk , bengcu kalian kim-khong-taihap akan mati ditanganku , khu- gin-bi wajahnya merah karena jengkel dan gemas mendengar kim-khong-taihap dipuji-puji , “jika memang mau menewaskan bengcu kenapa tidak berhadapan langsung dengan beliau dan malah meja yang jadi sasaran , “prak..” lelaki yang dipanggil she kam itu mati dengan kepala hancur dengan pukulan cepat dan tidak terduga dari khu-gin-bi , “hik…hik… kepala kim-khong taihap akan saya jadikan lebih buruk dari kepala orang ini , she ouw menggigil ketakutan ngeri melihat tubuh kawannya yang tergeletak dengan tengkorak bercerai berai , “sungguh biadab dan sadis perbuatan ini nona , sin-jio menegur , heh..! lelaki tampan apa kamu juga ingin mati sehingga berani membuka

mulut didepanku ? , “soal mati dan hidup ditangan thian , untuk menentang kebiadaban ini aku akan melupakan kebodohan diri

“huh..! bangsat majulah semua yang ingin memebela kim- khong-taihap biar mereka menjadi penggiring kematian kim- khong taihap yang akan segera mati ditanganku , khu-gin-bi menyerang sin-jio , dalam tiga gebrakan sin-jio masih mampu bertahan dengan putaran tombaknya , dan gebrakan selanjutnya sin-jio sudah terdesak hebat, tiga bayangan mencelat dan membantu sin-jio , sesaat sin-jio dapat diselamatkan karena istrinya sulina dan dua orang lihap im- yang-kiam-lihap dan sin-pian lihap , pertempuran seru berlangsung di rumah makan dan membuat meja dan kursi hancur berantakan , yang naas adalah putri sin-jio terkena hantaman pukulan khu-gin-bi yang dikelit oleh ayahnya dan menegnainya , sin-jio terkejut mendengar teriakan putrinya namun dia juga tidak punya ksempatan untuk melihat putrinya itu karena nyawanya juga melayang karena tidak bisa mengelak dari pukulan khu-gin-bi yang menyusul menghantam punggungnya , sulina berteriak dengan kemarahan tidak

terlukiskan melihat anak dan suaminya tewas , “hik..hik… tiga wanita tidak tahu diri , enyah kalian ..! khu-gin-bi dengan cepat membagi pukulan-pukulan sehingga ketiga lihap itu terlempar keluar dan pingsan , “hik..hik.. baru tahu kesaktian nonamu , hah..! , khu-gin-bi bergerak membabat habis seluruh orang yang berada di rumah makan itu , malang memang nasib semua orang dirumah makan itu , setelah menyebar maut khu- gin-bi meninggalkan tempat dengan ketawanya yang mengerikan

sulina , phang-hwa dan khu-bi-hwa siuman setelah beberapa jam , sulina langsung berlari mendapatkan suami dan putrinya yang tergeletak tak bernyawa diantara mayat-mayat bergelimpangan , phang-lihap dan khu-lihap mendekatinya dan berusaha menghiburnya mereka bertiga pernah bertemu di saat pertemuan di hutan kapas , “sudahlah sin-yang-kiam larut dalam kesedihan tidak berguna , “benar kata sin-pian lebih baik kebumikan semua mayat ini dan membicarakan hal selanjutnya

, iblis ini luar biasa sadis dan kejamnya , setiadknya jika kita tidak bisa menghadapin perempuan laknat ini , kita bisa segera bertemu dengan bengcu dan memmbicarakan perihal kebrutalan ini , sulina menghentikan tangisnya , “hmh… benar marilah kita kebumikan mayat-mayat ini , sulina dan kedua rekannya mengumpulkan mayat-mayat yang berjumlah lima belas orang itu , orang-orang disekitar tempat itu bekerja sama menggali tanah dibelakang rumah makan dan menguburkan semuanya dalam satu lobang , kecuali mayat sin-jio dan putrinya satu kuburan

“lalu bagaimana rencanamu phang-lihap , “kita akan mengikuti jejak perempuan iblis ini , sepertinya perempuan ini baru turun juga dari kwi-ban-san , “tapi mengikuti jejak orang yang tidak bisa kita kalahkan bukankah itu mencari penyakit namanya ? , “hmh.. menurut saya khu-lihap ! jika mengikuti jejaknya kita hanya akan menanti saat dia lemah atau lengah baru kita turun tangan , “menurut saya kita lebih ketimur karena kemungkinan besar bengcu ada ditimur , “benar … menurut saya menemui bengcu merupakan hal yang lebih tepat , “kalau begitu marilah kita berangkat , bukankah lebih cepat bertemu bengcu akan lebih cepat meredam kesadisan perempuan iblis itu ? , “benar , kita akan berangkat besok , ketiga lihap itu kemudian istirahat seminggu kemudian mereka telah melewati sebuah hutan diwilayah utara dimana sebuah rombongan piauwkiok bergelimpangan dengan tubuh sudah membusuk , “ini hasil perbuatan perempuan kejam itu , “benar khu-lihap , mari kita kuburkan mereka ini , dua puluh mayat itu dikuburkan oleh ketiga lihap dalam satu lobang , “menurut phang-lihap apakah perempuan ini akan mampu menghadapi bengcu ? , “apakah ada yang manusia yang bisa mengalahkan bengcu taihap ? rasanya jawaban yang kita dapatkan adalah tidak ada , dari sejak aku diasuh oleh pamanku ma-bin-lohap cerita kim-khong- taihap sudah menjadi cerita yang tidak pernah habis dari mulut pamanku itu , seluruh sisi dari kim-khong-taihap seperti buku terbuka dibeberkan pamanku , baik kesaktiannya , kibijaksanaannya , kerupawanannya dan ketegasannya , phang-hwa tidak sadar membayangkan wajah bengcu yang pernah dijumpainya di hutan kapas , “kalau khu-lihap bagimana pandangannya tentang bengcu , “kalau aku awal pertama mendengar kim-khong taihap dari cerita suhengku kim-liong- kiam-taihap , sejak awal ia telah mengikuti perkembangan bengcu sejak pertemuan di butongpai , ceritanya juga tidak lekang dari pujian akan kebijakan kim-khong-taihap apalagi setelah penobatan di siauwlimpai , ceritanya tentang pertempuran melawan ketiga orang yang mengacaukan penobatan sampai sehari semalam membuat saya merinding tak bisa membayangkan pengeroyokan tok-sim-kwi dan kedua suhunya im-kan-siauw-kwi dan hwi-gan-kwi , tiga orang sakti itu tewas ditangan kim-khong-taihap

phang-lihap dan khu-lihap melihat sulina yang juga mendengarkan , “lalu bagaimana dengan sulina-lihap , bagaimana menurutmu tentang bencu , apakah perempuan itu akan mampu menghadapi bengcu ? , “perempuan itu akan menelan kesombongannya jika berhadapan dengan kim-khong- taihap , kita semua tahu bagaimana saktinya bengcu kita yang sudah tidak bisa diukur sampai dimana kesaktiannya , saya dulu dengan suami saya pernah bertemu dengan kim-khong- taihap sebelem menjadi bengcu , ketika itu kami dikeroyok oleh sutenya tok-sim-kwi yang hendak mengambil putri kami , tapi kami selamat dengan kedatangan kim-khong-taihap dan istri pertamanya swat-hong , dan beliau itu memang sangat baik , tidak hanya menolong kami dari kekajaman ang-bin-moko tapi juga di bawa kepada seorang tabib untuk mengobati kami , sulina terbayang kembali peristiwa belasan tahun saat bertemu dengan kim-khong-taihap bersama swat-hong ketiganya berdiam kembali dengan dipenuhi pikiran tentang kim-khong-taihap dan kemudian mereka melanjutkan perjalanan , sebulan kemudian mereka sampai di kota ting-an dan alangkah terkejutnya mereka mendengar bahwa dua minggu yang lalu sebuah likoan dibantai habis perempuan iblis yang melewati kota itu , “bagaimana ceritanya lopek , “aha… pokoknya mengerikan keadaan likoan itu , enam puluh mayat berserakan disana , “ya … ceritakan yang jelas lopek , “dua minggu yang lalu seorang perempuan cantik memasuki likoan dan asal kemarahan perempuan itu katanya seorang tamu dan temannya memuji-muji kedaan pulau kura-kura yang direncanakan untuk tempat bengcu , lalu perempuan itu memasuki kamar dan membunuh dua orang itu bahkan semua penghuni kamar didatangi dan dibunuhnya , pemilik bukoan sendiri ikut tewas dibunuhnya , “ah… iblis ini luar biasa sadis , hanya karena mendengar bengcu dibicarakan , phang-lihap mendengus , wajahnya yang jelek itu makin tidak sedap dipandang karena kerut kemarahan , malam itu ketiganya melewati malam di ting-an

dua bulan kemudian mereka sampai di kota kui-teng , hal yang sama mereka mendengar kejahatan yang ditebar perempuan iblis itu , dikota kui-teng empat bukoan dan dua piawkiok dibabat habis oleh khu-gin-bi dan dari cerita yang mereka dengar bahwa empat kauwsu dan dua pang-piauwsu sedang menceritakan bahwa bengcu sudah menuju ketimur bersama bengcu-hujin , tapi malang cerita itu membuat mereka tewas tidak bersambat setelah mereka kembali ketempat masing- masing bahkan bukoan mereka dan piauwkiok mereka ikut mendapat imbas , „perempuan ini benar-benar iblis kwi-ban-san seenak pertunya membunuhi orang , sulina merasa geram dengan hal-hal yang mereka ketemui

sebulan kemudian di luar kota xining sepuluh pendekar bergelimpangan dengan busuk yang menyengat sementara kota itu juga porak-poranda sepi , ketika khu-gin-bi memasuki kota xining , dia langsung kerumah phang-wangwe , oleh phang-wangwe dia disambut mesra , namun kemesraan itu tidak ditanggapi oleh khu-gin-bi , “pang wangwe ! karena aku sudah berada disini dan kota ini membuat aku malu karena dipencundangi istri kim-khong-taihap maka kalian harus mengikuti perintahku untuk mencuci malu , semua bukoan dan piawkiok kamu undang kerumahmu , “baiklah bi-moi , hal itu mudah tapi aku sangat merindukan dirimu , setidaknya malam ini marilah kita bersenang-senang , “ aku lagi tidak ada birahi untuk itu , wajah kim-khong-taihap dan kelaurganya memenuhi amarah dalam hatiku , nanti saja kamu akan saya beri kesenangan setelah pertemuan , “hehehe… baiklah bi-moi sayang menunggu tiga hari juga tida apa , phang wangwe yang kesengsem nyengir kuda menahan gejolak birahinya yang rindu

tiga hari kemudian empat kauwsu dan enam pang-piauwsu memenuhi undangan phang-wangwe , “phang-wangwe kami sudah hadir semua , ada apa gerangan wangwe mengundang kami ? , “sabar sebentar yang ingin bertemu kalian sedang berhias didalam , “hmh.. apa maksudmu wangwe ?! kesepuluh orang itu heran dan tersinggung , namun tiba-tiba seorang perempuan cantik dengan langkahnya yang lenggok keluar dari dalam , “hik..hik… apa kalian sudah tidak sabar mengiringi kematian bengcu kalian , “kamu siapa ? , “hik..hik.. aku adalah maut bagi bengcu kalian , “lalu kenapa kau ingin bertemu kami , jika ada kepandaian hadapilah bengcu kami , “sialan….

,jawaban lantang dan bernada yakin kepada kim-khong-taihap dan meremehkannya dari perkataan seorang kauwsu itu membakar dan menyinggung hati khu-gin-bi , lalu dengan kecepatan tidak bisa diikuti mata , kesepuluh orang itu dijadikan bulan-bulanan , hanya dalam jangka lima belas menit kesepuluh pendekar itu merenggang nyawa , phang-wangwe bergidik demikian juga dua putranya , “kalian bertiga cepat buang mayat-mayat ini ke luar gerbang kota dan aku menunggu disini , khu-gin-bi dengan senyum genit melangkah masuk kedalam , dengan menggunakan kereta kuda kesepuluh orang itu di buang ke depan gerbang kota , setelah anak beranak phang kembali , “kalian malam ini bersabar dulu , karena besok kalian harus mengumpulkan seluruh pemilik rumah makan dikota ini , kumpulkan mereka di tengah pasar , “kenapa dengan pemilik rumah makan ? “diam..! aku telah memerintahkan dan jangan dibantah , keluarga phang gemetar mendengar bentakan itu

keesokan harinya enam belas pemilik rumah makan berkumpul atas permintaan phang-wangwe dan hal ini mengherankan semua orang yang berada ditengah pasar sehingga mereka berkerumun dan juga kepala keamanan bu-ho-leng turun tangan untuk mengetahui hal apa yang terjadi sehingga pemilik rumah makan di kumpul di tengah pasar , “phang-wangwe tidak biasanya anda berbuat seperti ini , undangan anda ini disampaikan seorang pemilik rumah makan kepadaku , apa maksud undanganmu ini ? dengan muka pucat phang-wangwe berkata , “aku tidak tahu menahu ciangkun , baru selesai phang wangwe bicara sebuah bayangan muncul , “aku yang ingin mengumpulkan mereka , “kamu siapa , apa maksudmu dengan semua ini , “hik…hik.. dengarlah kalian semua ! aku khu-gin-bi “kwi-ban-san-hong-houw” (ratu dari gunung selaksa iblis) akan mencuci malu karena dipencundangi istri bengcu kalian , jadi kalian harus mati , mendengar itu keadaan jadi geger terlebih setelah khu-gin-bi bergerak menemplengi kepala para pemilik rumah makan sehingga dalam waktu sebentar enam belas orang itu mati dengan kepala pecah , bu-ho-leng mencoba menerjang namun entah bagaimana dia juga harus melepaskan nyawanya karena lehernya patah kena pukulan khu-gin-bi , orang semua berlarian dengan muka pucat pias ketakutan , namun tidak sedikit juga yang terjungkal tewas ketika pukulan jarak jauh khu-gin-bi menghantam mereka , yang menyelamatkan diri langsung kerumah masing-masing dan tidak berani keluar

khu-gin-bi menendangi mayat-mayat itu seperti bola sehingga terlempar menghantam emperan toko dan ada juga yang menggelantung diatas atap , kesadisan dan kebrutalan luar biasa dari seorang anak manusia yang sudah ditunggangi iblis , “bi-moi .., phang-wangwe mendekati khu-gin-bi sementara kedua putranya merinding takut melihat keeadaan pasar yang sunyi dan tebaran mayat yang bergelimpangan , “kalian juga harus mati , karena kalian juga membuat aku malu , ketiga keluarga phang tidak juga dapat mengemis akan nyawanya kepada khu-gin-bi , ketiganya tewas dengan kepala pecah dan setelah itu khu-gin-bi meninggalkan pasar pembantaian itu dengan suara tawanya yang mengerikan dan dua minggu kemudian ketiga lihap itu memasuki kota xining

ketiga lihap itu merinding melihat keadaan pasar kota itu baunya sangat menyengat , tidak ada orang yang lewat , keadaannya lengang , ini sudah melampaui batas kemanusiaan

, seru khu-lihap , “benar ini perbuatan bukan manusia lagi , kita harus cepat ketimur untuk menemui bengcu , ini yang dapat kita lakukan untuk menghalangi semakin banyak korban yang berjatuhan ,sulina dan kedua rekannya berlari cepat untuk memasuki daerah perbatasan timur yang sudah tidak jauh lagi

khu-gin-bi mendengar bahwa bengcu sudah berada dikota ki- bun hendak menjumpai im-kan-ok-niocu , tanpa membuang waktu khu-gin-bi menuju kota kibun ketempat im-kan-ok-niocu dan alangkah terkejutnya ketika melihat swi-hoa sucinya terlempar oleh pukulan kim-khong-taihap , segera ia menangkap tubuh sucinya dan menyerang kim-khong-taihap dengan ilmu andalannya , lumina dan swi-hoa yang melihat

khu-gin-bi dan tersentak ketika mendengar khu-gin-bi menyuruh mereka meringkus bonita

pertempuran seru dan luarbiasa cepat berlangsung , “ho-jiauw- swat-ciang” berhadapan dengan “im-yang-pat-hoat , membuat tempat itu tidak nyaman , kilatan-kilatan pukulan saling beradu membuat tempat itu bergetar , Han-tiong menghadapi lawan yang luar biasa , namun kim-khong-taihap adalah pendekar gembelengan , dengan ketenangan luar biasa mengerahkan ilmunya yang sakti menghadapi ilmu luar biasa dari khu-gin-bi , bonita yang dikeroyok lumina dan swi-hoa berusaha bertahan sekuatnya , dan jurus keseratus dia mulai terdesak hebat , untuk mengurangi desakan bonita telah menggunakan sabuknya dengan gerakan tee-phak-kwi-kin (sabuk iblis menghantam bumi) yang ia warisi dari lam-ok , beberapa saat dia bisa menguasai dirinya , namun ia terdesak kembali pada jurus keseratus , Han-tiong yang melihat keadaan bonita hendak membantu tapi cecaran serangan “ pek-ban-in-kiam (pedang halimun selaksa petir) yang sudah dimainkan oleh khu-gin-bi menekan gerakannya untuk membantu bonita , dan terpaksa han-tiong kembali memusatkan perhatian pada gelombang serangan pedang yang luar biasa cepat dan berbahaya , sementara bonita ambruk kena pukulan swi-hoa dan dengan cepat ditotok oleh lumina , bonita yang sudah terluka jadi kaku , lumina dan swi-hoa takjub melihat pertempuran luar biasa itu , mereka juga heran gerakan- gerakan khu-gin-bi mengendung gerakan-gerakan mereka berdua , bahkan gerakan sin-hong dan lui-kong , dan semakin takjub ketika melihat pedang itu seperti gerakan payung dari cung-sin

hari sudah malam pertempuran itu semakin menjadi-jadi , harpa han-tiong sudah mekakkan telinga namun serangan khu-gin-bi

tidak surut , “luar biasa , pikir han-tiong , selama pengalaman tempur yang menurutnya yang paling berat adalah keroyokan empat orang pewaris dari kwi-ban-san yang dialami di selatan , ternyata seorang pewaris lagi dari kwi-ban-san tanpa mengeroyok dapat bertahan dari ilmu silatnya yang sakti , tapi Han-tiong sudah memahami gerakan khu-gin-bi yang merupakan inti sari dari kedelapan durjana kwi-ban-san , khu- gin-bi makin kesal dan geram sudah hampir limaratus jurus tapi kim-khong-taihap tetap kokoh dan kuat , bahkan nafasnya sudah mulai sesak , dan pada jurus ke tujuh ratus serangan im- yang-pat-hoat yang berkisar diantara delapan jurus dimainkan dengan perubahan-perubahan indah dan tidak terduga membuat khu-gin-bi harus mengakui ke handalan kim-khong- taihap terlebih petikan harpa dengan jurus hong-hi-sin-jai sudah mulai mempengaruhinya , lumina dan swi-hoa mengerti keadaan khu-gin-bi apalagi setelah satu pukulan “im-yang- tiauw-hoat menghantam bahu khu-gin-bi sehingga terlempar menghantam dinding rumah , namun untungnya khu-gin-bi tidak terluka parah tapi cukup membuat muka cantik itu meringis , “kim-khong-taihap hentikan seranganmu kalau tidak “ kepala bonita akan aku penggal ! , Han-tiong terpaksa menghentikan serangan susulan dan menghadap bonita yang kepalanya diancam pedang swi-hoa , “apa yang ingin kalian lakukan !? , mendengar bentakan han-tiong lumina dan swi-hoa bergetar , “kamu harus menyerahkan dirimu untuk diringkus , “bi-sumoi apakah kamu tidak apa-apa ? “tidak suci , kenapa bonita berhadapan dengan kalian ? bukankah bonita salah satu dari kita ? , “hik..hik.. sumoiku yang sakti , bonita ini murid durhaka , dia adalah istri dari musuh besar kita ini , swi-hoa menatap tajam pada Han-Tiong , “ah.. tak kusangaka keponakan kita ini begini rendahnya , “gin-bi ! tidak usah mengobral hubungan perguruan diantara kita , anda punya prinsip dan aku juga demikian , apakah tindakan pengecut ini akan kalian lanjutkan , maka aku bonita siap untuk menerimanya , “sialan … masih berani muka mulut “plak…” swi-hoa menampar mulut bonita , namun bonita menghadap muka swi-hoa , “huh… ! heh..! bengcu goblok serahkan dirimu untuk kami ikat , Han-tiong mengulurkan tangannya , “sudah moi-moi , kita turuti saja permintaan mereka , lumina segera

mengambil sabuk bonita dan mengikat kuat tangan Han-Tiong , lalu keduanya di giring lianbuthia , diruangan itu ada terowongan bawah tanah sebagai tempat hukuman dulunya oleh murid-murid bukoan sebelumnya , tangan dan kaki han-

tiong di rantai begitu juga dengan bonita , “hik…hik.. bengcu yang tampan sudah tidak berdaya , bonita apakah enak cumbuan dari bengcu , bonita memalingkan muka dari perkataan yang tidak senonoh itu , “hik…hik… bonita mana mau berbagi dengan kita , di kwi-ban-san saja dia hanya membayangkan kim-khong-taihap ,lumina mencela “kalian tinggalkanlah kami , bukankah kalian sudah meringkus kami !? , “hik…hik… bengcu yang rupawan kamu memang jantan menggairahkan , ingin sekali aku merasakan betapa kejantananmu merejang hangat tubuhku , lumina makin menjadi-jadi , “sudah mari kita kembali keatas , khu-gin-bi mengajak kedua rekannya

“Tiong-ko … aku telah menghalangi tugasmu , Han-tiong memandang bonita tersenyum , moi-moi , jangan menyalahkan diri akan apapun yang menimpa kita , tetap jernihlah dalam menerima keadaan , jangan terjebak pada kekalutan sebab itu akan membuat kita akan lebih sengsara dan membawa pada kebinasaan , “lalu apa yang harus kita lakukan koko ? , keadaan kita tidak berdaya , “hal itu akan kita pikirkan namun ketenangan adalah keutamaan untuk bisa berpikir dengan baik kemudian kita harus juga mampu menerima kenyataan sekarang moi-moi , itu penting untuk menepis rasa putus asa , “benar ..koko , apapun keadaan aku dapat terima koko , “dan juga moi-moi jangan membayangkan apa yang belum terjadi, hal itu akan membuat lemah , “baik… koko ! maafkan aku akan kelemahan tadi , “bonitaku sayang ..! aku sangat mencintaimu , bonita tersenyum mendengar ungkapan yang sering didengar dari suaminya ini sepanjang perjalanan ketimur ketika mencumbuinya , “kami juga istri-istrimu sangat mencintaimu koko , kau adalah suami yang penuh cinta bagi kami , dan juga siansu anutan bagi kami

“kamu sangat hebat bi-sumoi , darimana ilmu itu kamu dapatkan yang gerakannya ada mengandung gerakan kami , “itu adalah ilmu intisari delapan ok yang ada di kwi-ban-san ,

kemudian gin-bi menceritakan keadaanya yang berada di mulut gua yang ditutupi air terjun mempelajari ilmu tung-ok , kemudian keluar dari kwi-ban-san namun tidak berdaya dihadapan kedua istri kim-khong-taihap sehingga ia kembali ke puncak kwi-ban-san dan menuruni tebing kemudian mendapatkan rangkuman Han-Bu-Ong , lumina dan swi-hoa berdecak kagum , “lalu apa yang kita lakukan dengan kim- khong-taihap dan bonita istrinya itu , “hmh… istri , luar biasa benar kim-khong-taihap itu , swat-hong istrinya , bonita istrinya , dan perempuan yang dijumpai bi-sumoi juga istrinya , “yah dia mempunyai tiga istri , lalu kenapa ia hanya dengan bonita , kemanakah swat-hong dan seorang istrinya itu , “mungkin tinggal di pulau kura-kura , itu yang saya dengar bahwa kim- khong-taihap sudah mendiami pulau kura-kura , terlebih swat- hong dan perempuan itu saat bertemu dengan saya sudah mempunyai anak dari kim-khong-taihap , “semua orang mencintai kim-khong-taihap , aku juga dulunya birahi jika mengenang kim-khong-taihap ketika pelarian ke Tibet , sekarang dia ada dalam genggaman kita makin nafsu aku melihatnya , lumina memejamkan matanya menikmati bayangan yang tergambar dibenaknya

“tentu akan sulit menundukkannya lumina , aku juga sangat ingin merasakan kehangatan lelaki pilihan lagi sakti tanpa tanding ini , yang walaupun aku dapat mengimbanginya namun tentu akhirnya akan kalah juga , nafasnya sangat kuat dan tahan lama , pertempuran yang mencapai lima jam lebih itu tidak membuat dia sedikitpun lelah sementara saya sudah sesak nafas , “hal itu kami lihat jelas bi-sumoi makanya kami ambil tindakan mengancam istrinya , “lalu bagaimana !? apa yang harus kita lakukan kepada mereka , apakah langsung kita bunuh , “jangan suci … sebelum kita dapatkan kehangatan kim- khong-taihap terlalu sayang dilewatkan , “hik…hik…. , gin-bi apakah kamu juga sudah mersakan basah , “tentu lumina , sebelum dia mati mendapatkan kesenangan birahi dengannya tentu sangat mengesankan , kau tidak beda dengan saya , “kamu bagaimana swi-hoa ? , “ah… kalian ini kok menanyakan saya , kalau kesempatan kita terbuka , tentu yang duluan adalah aku , ketiga perempuan tertawa cekikikan

“nah kalau kita sepakat menjadikan kim-khong-taihap jadi pejantan kita sebelum dibunuh , apa yang harus kita lakukan ? , “begini saja , pertama ! kita coba rayu dia , jika kita gagal kita berikan obat perangsang lewat makanannya tentu dia bertekuk lutut , “yang kedua ini juga bisa gagal bi-sumoi , “heh.. kenapa bisa gagal suci ? , kim-khong-taihap tidak bisa diracun , semalam kami sudah memberikan racun jeng-hongcu milik sin- suheng , racunnya diminum tapi tidak ada reaksi bahkan mencelakakan kong-suheng , “hal itu benar gin-bi , lumina menguatkan , “wah… kalau begitu hal pertama bagaimana menurut kalian ? “yang pertama itu kecil kemungkinan tapi dicoba tidaklah salah , “lumina ! kalau kecil kemungkinan kita harus punya rencana kedua , “hmh.. aku punya ide , lumina senyum penuh gairah , “apa ide itu lumina !? , “kita paksa dia melayani kita , jika tidak mau kita ancam bunuh bonita , “benar… ! gin-bi dan swi-hoa tersentak berdiri dengan senyum dan air muka senang seminggu kemudian swi-hoa turun menjumpai han-tiong dan bonita , “apakah pembantuku sudah mengantar makanan untuk kalian ? “sudah swi-hoa , tapi kenapa kamu kesini , “hik…hik… bonita aku kesini bukan untuk melihat keadaanmu , aku hanya ingin melihat bengcu yang tampan dan jantan ini , swi-hoa mendekati Han-Tiong , “bengcu koko ..! apakah kamu tidak ingin menikmati udara di luar ? , “apa maksudmu swi-hoa , han- tiong memandang wajah cantik yang meneglus-elus dadanya , “koko , aku menginkan dirimu , aku ingin memberikan kesenangan padamu , tangan swi-hoa makin liar menggeranyangi tubuh Han-Tiong , “hentikan perbuatanmu

swi-hoa , kamu memang tidak punya malu , “hik…hik…. Bonita

, kamu jangan cemburu begitu , apakah setelah kamu menjadi istri bengcu hanya kamu yang boleh menikmatinya , dipulau kura-kura ada dua istrinya juga yang berhak akan cumbu dan rayu bengcu tampan ini , “swi-hoa dalam dirimu hanya birahi dan itu menjijikkan , “hik…hik… , bonita apa kamu juga tidak punya birahi pada bengcu yang tampan ini , “bonita moi diamlah sayang , biarkan aku yang menghadapinya , “hik…hik.. koko , panggillah aku sayang sebagaimana engkau memanggil bonita dengan mesra tadi , “swi-hoa kelakuan buruk dan nista tidak pernah membawa bahagia kecuali hanya menuai bencana , permintaanmu sangat merendahkan kaum wanita , jadi hentikan dan keluarlah dari sini segera karena kamu hanya melakukan hal yang sia-sia , “hik….. hik… bengcuku yang tampan , jika aku merabamu dan memperlihatkan lekuk tubuhku apakah usahaku sia-sia ? , swi-hoa membuka bajunya hingga telanjang dan meraba bagian bawah Han-Tiong , tapi swi-hoa harus menemui jalan buntu , Han-tiong yang sakti dan bijaksana tidak sedikitpun bereaksi , sampai sekian lama tubuh han-tiong diam saja , nafasnya juga tidak menunjukkan tanda- tanda , yang membuat swi-hoa geleng kepala adalah mata Han-tiong terbuka melihat kelakuannya seakan tubuh telanjangnya itu sepert bayi merah pada pandangan itu penuh kebijakan , kasih dan iba , sebagaimana ayah memandanga putrinya yang masih bayi merah , tidak ada binar api gairah pada bola mata itu , akhirnya swi-hoa capek sendiri dan meninggalkan tempat itu dengan telanjang , bonita melihat suaminya dengan iba dan cinta , iba karena diperlakukan tidak senonoh , dan cinta karena melihat apa yang juga dilihat oleh swi-hoa dari bola mata itu

Dua hari kemudian lumina turun , “bengcu yang tampan , kekokohanmu sungguh membuat takjub , beruntunglah orang yang mendapat cinta dan kasihmu , “apa maksudmu lumina ? , “maksudku jika beberapa orang perempuan ada hak atas dirimu , tentu kami juga tidak terkecuali , “tentu yang berhak atas diriku adalah istri-istriku , dan kamu siapa lumina , apa hal yang mengikat kita sehingga kamu merasa berhak ? , „hik..hik.. bengcu yang tampan , bukankah orang berhak mencintai dan dicintai ? , “benar lumina , tapi cintakah engkau kepadaku ? “benar bengcu aku sangat mencintaimu , “jika engkau mencintaiku , tapi selama ini engkau memusuhiku , kita sudah berhadapan diselatan , lalu cinta yang bagaimana yang mau

kau tunjukkan hari ini padaku ? , “cinta bisa saja tumbuh dimulai dengan benci bengcu , bukankah cinta dan benci memiliki tepi yang halus ? , “benar ! cinta dan benci memiliki tepi yang halus

, tapi yang kulihat bukan cinta melainkan birahi , apakah cinta sama dengan birahi lumina ? kalau sama tak obahnya pandangan yang kamu miliki sama hal dengan binatang , bukankah amat disayangkan kepala yang berisi otak untuk berpikir dan hati didalam dada itu mengabaikan fungsinya yang berharga , “bengcu ! cinta tanpa birahi tidak berarti , “dan birahi tanpa cinta adalah binasa , dan sekarang kamu diposisi mana lumina , “bengcu..! aku tidak kesini untuk mendengar filsafat cintamu , “lalu kamu kesini hanya untuk mengatakan bahwa engkau birahi padaku ? , kecelik lumina mendengar perkataan han-tiong , dia merasa bowhat berbicara dengan bengcu luar biasa ini , “aku ingin melihat apakah bengcu yang budiman ini akan bertahan ? , lumina membuka bajunya dan bermain dengan dirinya dihadapan Han-Tiong dan bonita , bonita menutup mata karena jengahnya , tapi sama hal yang dialami oleh swi-hoa , lumina keluar dengan kecewa

Seminggu kemudian khu-gin-bi turun dengan senyum memikat , melihat dada telanjang itu makin tak kuasa khu-gin-bi , “gin-bi langsung memeluk tubuh itu dan menciuminya , “gin-bi ? apakah kamu datang juga untuk menawarkan nafsu bejatmu ? , “bengcu yang tampan , aku tidak mungkin mendapatkan balasan darimu tapi aku cukup senang dapat menyentuhmu , khu-gin-bi menciumi seluruh tubuh han-tiong , menjilati dengan penuh nafsu , pakaiannya sudah dibuka dan ketika khu-gin-bi hendak melepas pengikat celana Han-Tiong , “hentikan ! „

bentakan itu membuat ruangan itu bergetar dan membuat khu- gin-bi muntah darah , “keadaan khu-gin-bi yang lengah dengan birahinya tidak sempat membentengi diri , bentakan tenaga sakti itu menghantam gendang telinganya dan menguncang jantungnya sedemikian parah , swi-hoa dan lumina turun karena mendengar bentakan han-Tiong , dan mereka terkejut melihat khu-gin-bi yang telanjang muntah darah dan membasahi dadanya yang telanjang dengan muka pucat pias , segera khu-gin-bi dibawa keluar , khu-gin-bi rebah lemas keadaanya cukup parah sehingga harus dirawat dan minum obat penguat jantung dan obat penenang ,

Sulina , phang , khu lihap memasuki sebuah likoan dikota ki- bun , “kira-kira kemana bengcu pergi bersama hujin , hal yang kita dengar beliau berada di kota ki-bun ini , “yang jelas bengcu pasti ke tempat kediaman im-kan-ok-niocu di ki-bun ini phang- lihap , “jika beliau di kediaman im-kan-ok-niocu lalu kenapa kita tidak mendengar apa-apa mengenai im-kan-ok-niocu , “benar juga , ini mengherankan , kalau bengcu sudah ada dua bulan disini sementara tidak ada hal yang berlaku terhadap im-kan- ok-niocu , ini artinya bengcu dalam masalah , “lalu bagaimana bagusnya sulina-lihap , “kita harus menyelidiki ke tempat im- kan-ok-niocu , “benar ! kalau begitu nanti malam kita akan menyelidiki tempat im-kan-ok-niocu

Malam itu tiga bayangan gesit mengendap-endap disekitar kediaman im-kan-ok-niocu , mereka adalah sulina , phang dan khu lihap “kita coba berpencar , bisik sulina , kemudian ketiganya berpencar

“rencana kita ternyata mencelakakan kita , sebaiknya kita bunuh saja kim-khong-taihap , “jangan swi-hoa , kita masih punya rencana kedua , “benar juga , bagaimana menurutmu bi- sumoi , “apa ? … apa yang cici tanyakan , gin-bi akibat dari gendang telinganya pecah membuat pendengarannya jauh menurun “aku tanya bagaimana kalau rencana kedua kita jalankan , “oh.. ya , itupun baik , marilah kita turun kebawah , lalu ketiganya turun kebawah menjumpai Han-Tiong dan bonita

“apa lagi maunya kalian ? , “bengcu ! jika kamu tidak mau melayani kami , maka istrimu yang cantik akan kami habisi , swi hoa melepas pedangnya dan menempelkan dileher bonita , bonita tersenyum , sungguh celaka benar kalian ini swi-hoa , untuk nafsu bejat dan rendah itu kalian mau berbuat apa saja , “diam kamu perempuan durhaka , “ayok.. bengcu , kamu melayani kami atau bonita kami bunuh , Han-Tiong melihat istrinya lalu tersenyum , “kalian dengarlah perempuan keji ! bunuh sajalah istriku daripada harus menjadi binatang seperti kalian , tapi satu hal kalian harus ingat aku kim-khong-taihap akan menghukum kalian dengan hukuman dimana kalian untuk bergerakpun tidak mampu sehingga kalian hidup ditengah kubangan kotoran kalian saja , mendengar itu merinding bulu roma ketiga perempuan itu

“hik…hik…hik… , luar biasa memang bengcu ini , kita yang mengancam sebaliknya kita yang merinding ketakutan dibuatnya , jika kita tidak bersenang-senang dengan kehangatannya sebaiknya kita habisi saja nyawanya sehingga setidaknya kita dapat bersenang-senang dengan membunuhnya, “tapi tunggu dulu swi-hoa ! “apa lagi ?! mari kita keatas , lumina bergerak kembali keatas dan diikuti oleh gin-bi dan swi-hoa , “ada apa lagi lumina ? , tiba-tiba ketiganya bergerak keluar dan sesaat kemudian mereka kembali memanggul ketiga lihap yang dari tadi mengintai mereka “kalian dari barat kenapa sampai kemari !? apa kalian mau mati

, masih untung kemarin aku tidak membunuh kalian , “apa kamu menegnal mereka bi-sumoi ? , “aku ketemu mereka di lijiang cici , mereka membela bengcu mereka , “hik..hik… dari wanita cantik sampai yang jelek membela kim-khong- taihap,lumina senyum mencibir sambil melihat phang-lihap , “kita apakan ketiga wanita yang tidak tahu diri ini ? “kita akan bunuh mereka tapi sebelumnya kita mamfaatkan dulu

, “maksudmu bagaimana lumina ? , “mungkin ide ini cukup berhasil swi-hoa, “bagaimana idenya ? , “mungkin kalau bonita yang diancam tidak mempengaruhi kim-khong-taihap , tapi kalau orang lain yang diancam , ini mungkin berhasil , “hmh.. benar juga , kalangan pendekarkan lebih mengutamakan kepentingan orang lain daripada kepentingan diri sendiri , “nah..! itu maksud saya cendrung berhasil , “lalu kalau gagal juga bagaimana ? , “kita berikan obat perangsang pada bonita dan kita lepaskan tiga orang laki-laki untuk mempermainkan bonita , “pikiran jitu , swi-hoa mengacungkan jempol pad alumina , tiga hari kemudian tiga laki-laki kasar tinggi besar sudah mereka dapatkan , :”mari kita laksanakan rencana pertama , lumina dengan rasa tidak sabar akan mendapatkan kejantanan Han-Tiong , mereka menggiring ketiga lihap masuk ke ruangan bawah , Han-Tiong dan bonita terkejut melihat tiga lihap dari barat itu , “hik..hik… bengcu ! apakah kamu tahu siapa mereka ? , “kalian mau apa lagi !? , “hik..hik… bengcu , sekarang pilih apakah ketiga perempuan ini kami penggal didepanmu atau kau menuruti keinginan kami “sungguh kalian memang tidak tahu malu swi-hoa , kalian ini memang lebih rendah dari binatang , “hik…hik… bonita tunggulah jika ini gagal , kamu akan mendapat giliran , “bengcu sekarang terserah padamu , kamu memilih mana ketiga wanita ini mati atau kamu turuti kemauan kami , ”swi-hoa ! lakukanlah sesukamu dan jangan harap aku akan menuruti kebajatan kalian , “heh… apakah kamu akan mengorbankan tiga wanita ini hanya untuk mempertahankan prinsipmu ? , “hehehe…heheh , dengar kalianlah swi-hoa , nyawa ketiga lihap itu bukan urusanku , dan sudah ada yang mengurusnya tapi mempertahankan prinsip benar dan baik adalah tanggung jawabku , sama hal seperti yang kalian ancamkan pada istriku , sekali aku punya kesempatan menghadapi kalian ingatlah yang telah kukatakan tiga hari yang lalu , “sialan…bangsat …. , bagaimana lumina , apa kita habisi saja orang yang tidak tahu disayang ini ? , lumina dan gin-bi bingung dan merasa habis akal , “sudahlah swi-hoa , hal terakhir yang kita sepakati akan kita jalankan dan marilah kita keluar dulu , kemudian ketiganya keluar setelah mengikat ketiga lihap itu

“cuwi-lihap bagaimana kalian sampai kemari !? , “sebenarnya kami ingin berjumpa dengan bengcu sambil mengikuti sepak terjang salah satu dari mereka yang menyebar maut dari barat,utara dan sampai kesini , kami merasa was-was ketika kami dengar bengcu dan bengcu hujin berada di ki-bun , namun sudah dua bulan tidak ada kabar mengenai bengcu dan im-kan- ok-niocu , jadi kami putuskan untuk menyelidiki tempat ini , namun malang bengcu , kami ketahuan dan diringkus , “sulina- kouwnio dimanakah suamimu sin-jio ? , “bengcu ! bila diingat sungguh membuat hati sengsara dan menangis lagi bengcu , “apa yang terjadi dengan suamimu lihap ? , “lebih setengah tahun lalu kami dan dua lihap ini berada di lijiang , kemudian perempuan iblis itu mengamuk di rumah makan dan membunuhi orang karena memuji-muji bengcu , dan sebagian korbannya adalah suamiku dan putri kami , akhirnya kami bertiga sepakat untuk menyampaikan hal ini kepada bengcu yang kami tahu sudah berada di timur

tiba-tiba tiga orang pelayan turun mengantar makanan dan tanpa bicara merekapun kembali naik keatas , mereka berlima pun makan sampai habis , pada keesokan harinya sebagaimana biasa makanan merekapun diantar , namun setelah menghabiskan makanan , ketiga lihap itu melenguh kegerahan , mata mereka nanar melihat han-tiong , nafas mereka menggebu-gebu , kemudian bonita juga mengalami hal yang sama , namun bonita menahan gejolak yang tidak biasa itu dengan sin-kangnya , tapi erangang-erangan ketiga lihap itu membuat pertahanannya jebol , tak kuasa ia juga menatap suaminya dengan birahi , “koko .. kami keracunan , “pusatkan sin-kangmu pada rongga dadamu dan tarik nafas dengan spontan dan lepaskan sehingga hawa itu mengelir lewat pompaan jantung , bonita mengikuti petunjuk Han-Tiong dan luar biasa efeknya membuat darahnya agak normal , namun tidak demikian yang dialami ketiga lihap , mereka sudah membuka kancing-kancing baju mereka dan meremas-remas dirinya “aih… bengcu aku tidak tahan lagi , ketiganya melenguh dengan nafas yang memburu , mereka tidaka bisa melampiaskan karena terikat , kemudian enam orang lelaki kasar turun ,dengan dibawah diiringi swi-hoa , lumina dan gin-bi

, “cepat kalian lakukan kalau tidak nyawa kalian akan kucabut , swi-hoa mengangkat pedangnya , keenam lelaki kasar itu segera membuka baju , kontan ketiga lihap itu melenguh makin birahi , bonita yang melihat ketiga wanita itu menyambut hangat ketiga orang yang mendekati mereka sementara tiga orang mendatanginya , mukanya pucat , berusaha bertahan “hentikaaaaaaan Han-tiong membentak sehingga

membuat enam orang itu terjungkal , “sialan..! biar mereka lakukan diatas, lumina dan gin-bi membuka rantai bonita setelah menotoknya dan memanggulnya keatas , demikian pula denga ketiga lihap itu diseret keatas , sementara enam orang lelaki kasar itu setelah siuman disuruh keatas , “tunggu dulu lumina ! hentikan kebiadaban kalian , “hik…hik.. bagaimana bengcu apa kamu sudah berubah pikiran ? , “suruhlah keenam orang lelaki ini pergi dan bawa kembali istriku kesini dan juga lepaskan ketiga lihap itu , “hik…hik… ketiga lihap itu tidak akan kami lepaskan karena mereka juga harus mati bersama kamu dan istrimu setelah tiga hari kamu melayani kami , “jika demikian lakukanlah sesuka kalian , pergilah dari sini aku sudah bicara , “maksud apa bengcu !? “kamu biarkan mereka menderita aib selama hidup mereka ? dan istrimu tentu akan melenguh keenakan direjang ketiga laki-laki itu , “aku tidak mau dengar apapun , “heh..! bagaimana ini lumina ! “bagaimana kalau ketiga lihap itu kami bebaskan apakah kamu akan melayani kami ? “hal itu sejauh mana kalian mau menuruti apa kata saya , jika kalian setuju bawa kembali istri saya kesini dan lepaskan ketiga lihap itu , “kamu adalah bengcu yang bijaksana dan bisa dipegang janjinya bukan ? “lumina aku tidak butuh apa kamu percaya apa tidak , jika kamu percaya turuti apa yang saya katakana jika tidak perbuatlah apa yang ingin kalian lakukan , “sudah lumina mari kita keatas , dan kita coba turuti kemauan bengcu yang budiman ini , lalu merekapun kembali keatas bersama enam orang lelaki kasar yang masih pucat pias

Bonita dan ketiga taihap diam kaku tidak bergerak , “kalian pergilah ?! jangan sekali-kali kalian berani menunjukkan muka , sekali lagi kita bertemu kalian akan mampus , „bengcu kami bagaimana ? sulina menatap tajam sambil memperbaiki bajunya , “hik…hik.. apa halmu dengan bengcu , “jika bengcu tidak selamat maka untuk apa kami selamat , khu-lihap dengan muka merah menjawab , “benar ..! jika memang nyawa kami cukup berharga mengiringi nyawa bengcu , hal itu dengan gembira kami hadapi , bonita yang mendengar perbantahan merasa terenyuh , namun dia tidak berdaya karena tubuhnya masih kaku dan gagu , “bagaimana swi-hoa ! jika mereka mati tentu bengcu menyelesaikan urusan dengan kita , gin-bi melepaskan totokan pada bonita , “apa kalian punya perjanjian dengan suamiku ? “hik…hik.. karena ada maka kami mau melepaskan mereka bonita , “jika demikian biarkan saya dan ketiga lihap menjumpai suamiku , kemudian bonita dan ketiga lihap digiring kembali ke hadapan Han-Tiong , “bukan kami yang mungkir janji , tapi ketiga wanita ini bersikeras mau menggiring kematianmu , “kalian pergilah dari sini , biar kami bicara , lumina kedua rekannya kembali keatas , “cuwi-lihap keadaan kita ini sungguh tidak nyaman , selagi ada kesempatan keluarlah dari sini

“bengcu kami yang bijak laksana , kami sadar bahwa nyawa kami tidak berharga dan bengcu telah mengorbankan diri jadi terhina oleh wanita-wanita yang penuh nista , jika nyawa ini bisa menghalangi jatuhnya harkat bengcu yang mulia , maka akan kami lakukan dengan hati gembira , “im-yang-kiam-lihap ! terhina dan tidaknya seseorang bagaimana tindakannya ketika ia lepas dari tekanan , “jadi tidak ada yang akan terhina , jadi berangkatlah cuwi-lihap , “bengcu kami yang baik , disamping apa yang dikatakan phang-lihap , tentu bengcu merasakan bagaimana malunya kami sebagai perempuan yang lepas kendali mengerang-ngerang dihadapan bengcu dan enam lelaki lain , hal itu membuat kami tidak ada harga , “sin-yan-kiam-lihap

, “sudah saya katakana bahwa terhinanya seseorang jika tindakannya lepas dari tekanan , dan memang saya akui hal itu membuat cuwi-lihap merasa malu karena keberadaan saya sangat membekas dihati cuwi-lihap , tapi jika thian mengehendaki tiga hari lagi saya dan istri saya akan menemui ajal , ketiga lihap itu tersentak dan langsung berlutut , “jika memang harus mati bengcu bawalah juga kami ,kenapa kami harus diselamatkan , mati bersama bengcu dan bengcu-hujin akan lebih baik bagi kami daripada hidup

“khu-lihap , phang-lihap dan sulina-lihap !? “apakah kalian mencintai suamiku sehingga kalian merasa lebih mati dibanding hidup , “bengcu-hujin , kiranya kami tidak berharga berbagi tempat denga ketiga hujin , cukup sebagai pelayan saja mengiringi kematian bengcu , itu sudah cukup bagi kami , “jangan berpikiran begitu sulina-lihap , bagi kami bertiga jika suami kami meletakkan beberapa orang lagi disamping kami , hal itu akan kami sambut gembira dan ketahuilah suami kami melimpah cintanya , jadi janganlah membuat tempat yang berbeda jika memang akan mengiringi kematian kami , ketiga lihap itu tercenung mendengar perkataan itu , “koko , mungkin aku terlalu banyak bicara dihadapan koko , untuk itu maafkan aku , hanya hal pertama yang ketiga lihap rasakan tentang malu itu dapat kurasakan sebagai wanita , namun aku juga melihat keputusan spontan yang mereka sampaikan diatas dan disini merupakan luapan hati mereka sejak perjalanan mereka dari barat hingga kesini untuk menjumpai tiong-ko

“Bonita-moi , luapan hati itu juga dapat kurasakan dan aku bahagia dengan itu , dan baiklah aku juga menyayangi kalian moi-moi tapi aku telah berikan janji pada swi-hoa dan yang lainnya maka harus kutepati dan tentunya aku akan berusaha untuk mempertahankan hidup dari ancaman ketiga wanita itu

terlebih dengan keberadaan kalian disisiku , “bengcu hujin yang mulia , entah darimana hujin mengetahui keadaan hati kami dan ini suatu hal yang mengherankan , saya pribadi bengcu hujin ketika pertemuan kita yang pertama di hutan kapas membuat saya tidak iri dan rendah kepada diri saya dan yakin bahwa kedudukan hujin disamping bengcu terbuka juga bagiku

, “phang-lihap apa yang kamu lihat itu jugalah yang aku lihat pada wajah hong-cici istri pertama tiong-ko dan oleh swat-cici hal itu pulalah yang dilihatnya pada hong-cici , dan hong-cici melihat pada kami apa juga yang kami lihat pada kalian , apakah yang kita lihat itu ? , yang kita adalah cinta berlandaskan hakikat bahagaia yang didalamya terkandung sebuah kebenaran , sebuah kesadaran dan sebuah keseimbangan keadaan di ruangan itu hening dan kemudian lumina dan kedua rekannya turun , “bagaimana bengcu , kamu tidak akan melanggar janji bukan ? , “ swi-hoa , dalam tiga hari ini usahakanlah pendeta kemari , “heh..! untuk apa ? , “sebelum kita melakukan apa yang kalian inginkan aku ingin menikahi kalian , “hik..hik… jika kami kamu nikahi itu berarti kamu harus ikut kami , “swi-hoa angkat pedangmu dan tebaslah kami , aku tidak mau tawar menawar lagi , Han-Tiong diam dan memejamkan mata, keadaan jadi hening , bonita dan ketiga lihap juga mengikuti sikap Han-Tiong , “sialan betul bengcu ini , aku heran kenapa keadaan ini terbalik , dia yang diancam mati , tapi kenapa kita yang harus ini dan itu ? , bagaimana menurutmu hoa-cici “tidak tahu , akupun jadi bingung , kamu bagaimana lumina , “kalau aku untuk mendapatkan kenikmatan dari tubuh kekar yang jantan ini aku akan turuti dan setelah aku mendapatkannya baru urusan nyawanya aku putuskan , “bengcu ! baiklah kami akan turuti kemauanmu , tapi aku ingin kamu melayani aku selama tiga hari baru yang lain , eh..cici , jika kamu minta tiga hari aku minta seminggu , “demikian juga aku , “enak dikalian dong jadinya , kalau begitu masing-masing kita seminggu , “demikianpun baik , lumina dan gin-bi mengangguk “bagaimana bengcu ! karena permintaanmu tidak terduga , masing-masing kami seminggu bersamamu , “bukalah ikatan kami , dan bawalah ketiga lihap untuk membantu kalian mengurus keperluan itu , “kamu tidak akan menyerang kami kan ? , jika aku adalah dirimu swi-hoa maka jantungmu akan kumakan , “hik..hik… sudah swi-hoa bukalah rantainya ,swi-hoa membuka rantai kaki dan tangan kemudian melepaskan belitan rantai diperut han-tiong , “phang-moi , sulina-moi dan khu-moi , bantulah mereka mempersiapakan upacara pernikahan , “baik bengcu ! akan kami turuti perintah bengcu , enam perempuan itu keluar dan tinggallah Han-Tiong dan bonita , dengan mata berkaca-kaca bonita menubruk memeluk suaminya , Han-tiong menciumi wajah bonita , bonita dengan mesra mengikuti kemesraan yang ia terima , nafasnya kian memburu dan tubuhnya menggelinjang erotis menerima lumatan-lumatan suaminya pada bagian tubuh atasnya dan makin merasa melonjak saat suaminya mencumbu semua bagian tubuhnya , kenikmatan yang bertubi-tubi menerpa seluruh pori-porinya meremang nikmat dan puas yang tidak terperikan , empat kali bonita terhempas pada taman kenikmatan membuat ia tersenyum puas bahagia mengiringan sisa letupan birahi suaminya yang lelah kenikmatan, Han-tiong memadu asmara dengan istrinya selama tiga hari

“koko jelaskanlah padaku dasar keputusan koko pada permintaan swi-hoa , lumina dan gin-bi , “bi-moi , melakukan hubungan dengan ikatan nikah akan membenarkan hubungan itu , dan memang benar tidak ada cinta disana , tapi nikah tidak ada syarat harus mencintai , tujuan nikah adalah untuk membuat hal yang tidak tepat itu menjadi tepat , dan juga memang benar nikah bukanlah hal yang spele dan main-main , sehingga keputusan ini terkesan mempermainkan hukum dan sakralnya pernikahan , tidak sedikitpun terbersit pada keputusan itu untuk mempermainkan nikah dan sakralnya jika dilihat dari sebab munculnya keputusan itu , ditengah ketidak berdayaan dan tekanan setidaknya janganlah terjatuh pada jurang nista , biarlah mengorbankan makna daripada jatuh kepada dosa , makna nikah memang tidak terpenuhi namun harpiah nikah bisa dijalani , dalam hal ini berlaku pribahasa “tidak ada rotan akar pun jadi” mengertikah engkau bonitaku sayang ? , “mengerti dan jelas sekali koko , bonita memeluk erat suaminya rumah im-kan-ok-niocu siang itu ruang tengahnya begitu semarak dengan kertas warna warni , empat orang pendeta budha duduk berliankem didepan meja upacara , beberapa saat kemudian tiga orang pengantin wanita digiring kehadapan Han-Tiong , setelah itu upacara pernikahan pun dilaksanakan dihadiri hanya sepuluh wanita bonita dan ketiga lihap dan enam pembantu wanita swi-hoa , dan empat pendeta , menjelang siang upacara pun selesai dan pendeta pun pulang , bonita dan ketiga lihap masuk kekamar dan pembantu juga sibuk kembali dengan pekerjaannya , swi-hoa dengan tidak sabar menarik tangan Han-Tiong untuk memasuki kamar , selama seminggu swi-hoa merajut kenikmatan bersama Han-Tiong , kemudian lumina yang dari awal sudah tidak sabar dan bayangan sejak ia masih berumur delapan belasan sekarang sudah berumur dua puluh delapanan mereguk setiap inci kehangatan , belaian dan cumbuan Han-Tiong , berikutnya khu-gin-bi yang tidak kalah agresif dan tinggi birahinya meletup-letup bagaikan kawah merapi yang memuntahkan laharnya

Sebulan kemudian , “bagimana lumina , apakah suami jadi- jadian ini akan kita habisi , “tentu dia saja yang mengikatkan diri sementara kita tidak demikian , “apakah kalian akan membunuhku , “sekarang mulailah aku sudah siap , heh.. , ketiga perempuan itu menyerang dengan cepat , Han-Tiong berkelabat keluar rumah dan menanti mereka dihalaman , tiga bayangan itu dengan hebat mengeroyok han-tiong , serangan- serangan khu-gin-bi yang jauh diatas lumina dan swi-hoa mendesak hebat , Han-Tiong berusaha bertahan dari tekanan yang sungguh luar biasa kuatnya , namun ilmunya yang sakti dibarengi ketenangan dan keuletannya masih dapat mengimbangi serangan ketiga lawannya , setelah dua jam bertempur , bonita masuk menejang ketika ia keluar bersama ketiga lihap , “koko serahkan seorang padaku , “Han-Tiong segera menekan serangan pada swi-hoa sehingga swi-hoa melompat menjauhi pertempuran dan disusul serangan sabuk dari bonita , segera pertempuran dua kelompok terjadi

Han-tiong dengan ilmu “im-yang-pat-hoat mulai terbangun demikian kuat dan rapi , pelan tapi pasti kedua lumina dan gin- bi mulai merasakan terpaan hawa “im-yang” bagi gin-bi hawa itu tidak membuat dia jerih , tapi lain halnya dengan lumina , hawa- pukulan Han-Tiong terlalu membuat dia kalang kabut , pada jurus ketiga ratus , sebuah tendangan “im-yang-ma-hoat” bersarang dipahanya “des……. krek.. aughhh…. “lumina menjerit setinggi langit tulang pahanya patah , sin-kangnya tidak kuasa menerima tendangan yang penuh dengan hawa mukjizat dari han-tiong , lumina terduduk dan rebah , mukanya pucat pias , khu-gin-bi semakin meningkatkan serangannya “ pek-ban-in-kiam” bergelombang cepat dengan hawa panas dan dingin mengurung han-tiong , sementara pertempuran bonita dan swi-hoa sudah semakin dipuncak ,serangan sabuk pada gerakan “tee-phak-kwi-kin” yang digabung dengan “lam-hong- sinciang” (telapak sakti angin selatan) dan pukulan “in-hun- goat-tan” (menjerat bulan merampas halimun)

mulai mendesak pertahanan swi-hoa , ilmu pedang swi-hoa dengan jurus “in-hong-mo-kiam” (pedang setan angin mega) ditepis oleh ujung sabuk bonita , sementara ilmu pukulan “soan- hong-sin-kun” (pukulan sakti angin puyuh) yang kadang ditukar dengan ilmu in-im-sin-ciang (telapak sakti inti mega) beradu dengan dua pukulan sakti dari bonita , walaupun memakan waktu lama swi-hoa sebentar lagi akan tumbang , dan hingga pada jurus ke tiga ratus , ujung sabuk bonita menghantam siku hingga pedang swi-hoa lepas dari genggaman , dia berusaha berpoksai menjauh namun “praaat…. Aughhh , swi-hoa ambruk karena pinggulnya sebelah kiri hancur remuk , bonita menyusul totokan dengan ujung sabuknya sehingga tubuh swi-hoa kaku , dan bonita melihat kearah pertempuran suaminya dengan gin- bi yang lambat dengan pengerahan tenaga sin-kang , gin-bi sudah memuntahkan darah akibat seringnya beradu pukulan sakti , jurusnya memang sakti hampir menyamai kesaktian jurus Han-Tiong , namun sin-kang dan keuletan nafas dia kalah jauh dari han-tiong

pada saat adu pukulan , gin-bi melemparkan diri meluncur jauh dengan menggunakan tenaga dorongan Han-Tiong dan kemudian terus berlari dan menyingkir , Han-Tiong tidak mengejar akan tetapi duduk bersemedi beberapa saat , “swi- hoa dan lumina ! , apakah kejahatan dan kenistaan kalian akan terus berlanjut , atau kalian akan hidup selamanya menunggu maut menjemput , “bengcu apapun tindakan kami tidak ada urusan denganmu , apakah engkau akan tega membunuh istrimu sendiri , ingat kami sudah kamu nikahi , lumina menjawab dengan lantang dan senyum terkulum serasa dapat angin dengan menyinggung status mereka , “hmh.. bagaimana denganmu swi-hoa , “aku juga sependapat dengan lumina , urusan kami adalah urusan kami , tidak ada hak bagimu mencampuri , dan juga apakah seorang suami tega membunuh istrinya , “baiklah karena kalian istriku maka aku sangat berhak menghentikan kebejatan kalian , nah ! inilah hukuman suamimu pada istri yang tidak mau mendengar kata suami dan mau menuruti kehendak sendiri , secepat kilat Han-Tiong bergerak , keduanya hendak mengelak namun paha yang patah dan pinggul yang hancur sakit nyeri membuat mereka lamban dan “krekk…krekk aughh… aughhh , krekk..krekk… , aughh…auhhh “ kedua siku dan lutut lumina dan swi-hoa patah dan lepas dan keduanya pingsan

Han-Tiong mengangkat keduanya dan memasuki rumah membaringkannya di kamar bersebelahan , kemudian Han- Tiong memanggil keenam pelayan , “cuwi berenam , siapakah diantara kalian yang mau mengurus keduanya , jika ada yang mau aku akan berikan dua kantong emas padanya untuk dua tahun , jika sudah dua tahun kalian boleh meninggalkan keduanya , enam orang pelayan itu sangat setuju , kemudian Han-Tiong membuka peti dikamar swi-hoa yang isinya dua puluh kantong emas dan beberapa barang perhiasan emas , “nah! ini upah kalian dan urus kalianlah keduanya , „baik kong- cu , “dan ini satu kantong emas untuk belanja kalian bersama keduanya , jika sebelum dua tahun ada hal yang menyebabkan kalian lepas dari tugas ini kalian tetap berhak dengan upah kalian , “terimakasih kongcu , keenam pelayan itu mengangguk- angguk

Han-Tiong dan bonita beserta ketiga lihap meninggalkan rumah swi-hoa , selama sebulan mereka mencari jejak khu-gin-bi namun tidak ada hasil kemudian mereka memasuki likoan

untuk makan dan istirahat “bagaimana sekarang koko , apa dan bagaimana selanjutnya , Han-tiong menatap keempat wanita didepannya , “bonita moi sebelum kita yakin tentang gin-bi , kita akan menetap dulu disini , lagian keadaamu butuh istirahat yang cukup , dan juga saya akan menikahi phang-moi , sulina- moi dan khu-moi , “baiklah koko , hal itu secepatnya dilakukan , aktivitas im-kan nioucu yang tidak kedengaran sejak bengcu mendatangi rumahnya membuat orang ki-bun lega sekaligus cemas , karena hampir tiga bulan bengcu tidak pernah kelihatan dan terdengar beritanya di kota-kota terdekat , namun setelah lima bulan bengcu tiba-tiba ada di likoan , beberapa kauwsu dan pang-piawsu serta kaipang mendatangi Han-Tiong

, sebelas orang memasuki likoan dan ketika melihat Han-Tiong dimeja makan bersama bengcu-hujin segera mendekat dan menjura , “selamat bertemu kembali bengcu kami yang budiman , “selamat bertemu kembali cuwi sicu yang baik , ada apakah gerangan ? „keadaan timur selama lima bulan ini tidak ada kejadian yang mengenaskan dari pihak im-kan-ok-niocu dan im-kan-bi-ciong , namun kami juga cemas bahwa berita bengcu juga tidak kami dengar , bahkan para piauwkiok dari utara dan selatan juga tidak mendengar keberadaan bengcu di dua wilayah itu , tapi dua hari yang lalu beberapa murid kami melihat bengcu dan mendengar hal ini merasa bahagia hingga kami segera ingin bertemu , “terimaksih cuwi-sicu yang baik

“lalu bagaimanakah keadaan kedua iblis yang menebar maut di wilayah ini bengcu , “im-kan-bi-ciong telah tewas , tapi im-kan- ok-niocu masih hidup dan dia berada dirumahnya pada tangan pelayan , “hmh… lega hati kami bengcu , dan atas nama penduduk ki-bun khusunya dan wilayah timur umunya , kami mengucapkan terimakasih bengcu , “terimaksih kembali cuwi sicu yang baik , namun kita harus waspadai satu hal karena ada satu lagi seorang diantara mereka yang kesaktiannya melebihi im-kan-bi-ciong dan im-kan-ok-niocu yang melarikan diri , jadi untuk itulah kami masih berada disini , “ah.. demikiankah bengcu , “benar sicu , “kalau demikian akan kami coba sebar akan keberadaan orang itu , “dia seorang perempuan cantik tapi sangat bengis dan sadis , “baiklah bengcu , hal itu akan kami perhatikan , “ada lagi kira-kira yang perlu kami tahu bengcu ? , “ada sicu yang baik , jika ini tidak merepotkan , “hal apakah bengcu ? , “aku kenalkan dulu ketiga lihap ini kepada kalian , ketiganya ini adalah sulina dikenal dibarat sin-yan-kiam , dan yang ini phang-hwa dikenal juga dibarat :Im-Yang-Kiam” , dan ini adalah Khu-bi-hwa juga dikenal dibarat dengan julukan sin-pian , dan ketiganya ini adalah calon istriku dan aku ingin meresmikannya, bagaimana menurut cuwi sicu , “kiong-hi..kiong-hi bengcu kami yang budiman , ini berita menggembirakan , kami akan mempersiapkan segala sesuatunya , “terimaksih cuwi sicu yang baik , jadi kemanakah cuwi-sicu akan membawa kami , “hmh… bagimana In-kauwsu , dan sicu semua dapatkah kita setuju jika bengcu kita pestakan di tempat In-kawsu di liong-jio-bukoan (perguruan tombak naga)

, “setuju.. ! “baiklah kalau begitu , hal ini sangat menggembirakan hatiku dan terimaksih kepada sicu semua yang memilih bukoan ku untuk pernikahan bengcu kita , “marilah kita ketempat saya bengcu , In-kwan-lu kauwsu berdiri dan semuanyapun berdiri dan mengiringi bengcu mereka kekediaman In-kauwsu Sebulan kemudian pesta pernikahan bengcupun diadakan , banyak para pendekar , kauwsu dan pangcu di wilayah timur dan perbatasan selatan dan utara berduyun-duyun menghadiri pesta tersebut , khu-bi-hwa yang sudah berumur tiga puluh tiga tahun sepentaran dengan Han-Tiong lagi sudah menjanda lebih kurang lima tahun kulitnya yang kecoklatan dengan raut wajah oval manis membuat tak jemu mata memandang terlebih membuat kesan yang menjadi perhatian adalah bulu romanya yang nyata kelihatan merasakan kebahagian yang tidak terlukiskan , demikian juga sulina yang berumur tiga puluh tujuh tahun yang baru kehilangan anak dan suaminya hampir setahun yang lalu mendapatkan pegangan hidup secemerlang bengcu yang dicintainya ini , garis wajahnya yang cantik dengan kulit kuning langsat peranakan mongol itu berseri gembira dan bahagia , dan yang tidak kalah bahagianya adalah phang-hwa keponakan ma-bin-lohap yang wajahnya tidaklah cantik dan boleh dikatakan jelek dengan burik dimukanya , terlebih kulitnya juga kecoklatan seakan merasa mimpi mendapat cinta bengcu pujaan orang sejagat , dan bonita yang mengiringi pernikahan suaminya merasa bahagia wajahnya yang bagai bulan purnama cantik menawan terlebih rambutnya yang tergerai panjang menambah pesona istri bengcu ini , keadaanya yang sedang hamil tiga bulan itu menambah kecantikannya yang luar biasa

Han-Tiong yang rupawan , sakti tiada tandingan , bengcu yang budiman menumpahkan kasih sayang melimpah kepada istri- istrinya , Han-Tiong dan keempat istrinya berdiam ditimur sembari menyelidiki keberadaan khu-gin-bi yang entah kemana rimbanya dan ketika bonita melahirkan membuat Han-Tiong dan keempat istrinya merasa bahagia , seorang bayi perempuan yang cantik dan mungil , Han-tiong memberi nama Kwee-Sim-Lan kepada putrinya , bonita mendapat kecupan- kecupan hangat dari suaminya , Kwee-Sim-Lan disambut empat kasih sayang ibunya dengan bangga dan bahagia

Pemandangan laut yang terhampar luas ditengah hembusan angin laut menerpa dedaunan pepohonan hutan membuat suasana pulau itu demikian nyaman , bangunan indah dan megah yang berdiri diatas pulau itu demikian cemerlang ditimpa cahaya mentari ,istana pulau kura-kura yang dihuni oleh keluarga bengcu kim-khong-taihap , hari yang indah itu didalam lian-buthia swat-hong dan lin-swat sedang memperhatikan kwee-sin-peng yang berumur lima tahun lebih putra kim-khong- taihap dengan swat-hong memperagakan jurus kim-peng-sin- kun dengan cekatan , kedua ibunya memperhatikan gerakan- gerakan yang diusahakanya secermat mungkin tepat , setelah selesai , “bagaimana ibu ? apakah jurusku sudah tepat , swat- hong mangangguk memuji , “peng-ji , gerakanmu sudah tepat dan kedudukan kuda-kudamu juga sudah bagus , hanya kau harus melatihnya tersu sampai jurus itu menjadi reflek dari tubuhmu , setelah itu tentu akan di tambah lagi dengan ilmu baru , “baiklah ibu , saya akan melatih dengan giat , swat-hong senyum gembira dan bangga melihat anaknya ini , tampan dan berwibawa dan juga sangat penurut , swat-hong membayangkan seperti inilah mungkin han-tiong dikala kecil , hanya mungkin tidak sepenurut suaminya dikala seumur sin- peng , “ibu ..! kalau aku kapan dilatih seperti peng-ko ? swat- hong dan lin-swat tersenyum , “tentu tiauw-ji juga akan dilatih setelah berdirinya kuat dan tetap , “swat-hong menjawab dengan senyum penuh sayang , “benar tiauw-ji , dan itu tidak lama lagi , tiauw-ji akan berlatih silat sebagaimana peng-ko , “lin-swat menambahkan dengan tatapan sayang pada putranya yang berumur tiga tahun dan sudah lancer bicara “tiauw-te , jika tiauw-te sudah dilatih oleh ibu , maka kita akan bisa latihan bersama , aku akan bantu tiauw-te sampai bisa dan tepat gerakannya , swat-hong dan lin-swat senyum melihat kedua putra suami mereka yang nyata jelas kasih sayangnya , “ibu ! kapan ayah dan ibu akan pulang dari timur ?, sim-peng menggendong seng-tiauw dan mendekati kedua ibunya , “mungkin setahun lagi peng-ji , “Ibu..! tugas bengcu tentu berat dan banyak ya ? “benar peng-ji , tugas itu sangat banyak dan berat , oleh karena itu ayahmu bisa lama dalam menunaikan tugas-tugasnya , “ibu bengcu itu pemimpin seluruh rimba persilatan , artinya ayah bisa dikatakan lebih hebat dari pendekar-pendekar sehingga bisa menjadi bengcu , “benar peng-ji , bisa dikatakan untuk saat ini ayahmu yang terhebat tapi namanya ilmu peng-ji tidak bisa diukur karena ilmu itu sendiri sangat luas , lin-swat tersenyum meladeni pertanyaan- pertanyan sin-peng , “ibu ! apakah bengcu itu dapat diwariskan layaknya raja-raja ? swat-hong dan lin-swat terkejut dan senyum

“peng-ji boleh ibu tahu darimana kamu mengetahui hal raja-raja

? , “kitab bacaan banyak didalam rumah, ibu ! , dan saya pernah membaca hal raja-raja didalamnya , “jadi kamu membaca-baca buku itu ? , “sangat suka ibu , aku heran darimana buku-buku itu berada disini padahal kita kan baru mendiami tempat ini , apakah ayah bekas pangeran ? , swat- hong dan lin-swat tersenyum , lalu swat-hong menjawab , “tidak peng-ji , bengcu tidak boleh diwariskan karena bengcu tidak seperti raja walaupun fungsinya sama dengan raja , dan juga tidak peng-ji , ayahmu bukanlah bekas pangeran tapi anak pemilik rumah makan , lin-swat dan swat-hong tersenyum , “jika ayah hanya anak pemilik rumah makan tentu kaya sehingga ayah memiliki pulau ini dan istana serta bagunan-bangunan besar disebelah barat dan lian-buthia ini , “peng-ji , pulau ini milik nenek moyangmu ratusan tahun yang silam dan bangunan ini adalah kebaikan dari orang-orang wilayah selatan khususnya dan orang-orang dunia persilatan pada umumnya , “kenapa mereka sangat baik pada kita ibu sehingga membuat bagunan-bangunan megah seperti ini dan apa saja kegunaannya seperti bagunan disebelah barat yang besar bahkan ada bangunan bertingkat tiga dengan banyak kamar , “mereka baik karena mereka merasakan kebaikan ayahmu peng-ji , jadi jika mau menyemai kebaikan maka kebaikan pulalah yang akan kita tuai , peng-ji manggut-manggut , “dan bangunan besar disebelah itu yang mungkin peng-ji anggap mubajir satu saat itu akan berguna karena itu diperuntukkan untuk balai pertemuan para pendekar yang nantinya bertamu kesini jika ayahmu mengadakan pertemuan , dan bagunan tingkat tiga itu adalah untuk tempat menginap tamu-tamu ayahmu yang banyak , “oo demikiankah ibu ? , “benar peng-ji , “lalu bagaimana dengan lianbuthia yang sangat luas dan besar ini , apakah mungkin ayah nanti akan menerima murid yang banyak , “kemungkinan demikianlah peng-ji ! secara tidak langsung orang-orang baik yang membangun bangunan ini mengharapkan ayahmu membuka bukoan

“ibu ..! pulau kura-kura ini kata ibu tadi milik moyangku ratusan tahun yang silam , tentu moyangku dekat dengan raja sehingga memiliki banyak buku yang tebal-tebal layaknya milik para raja , belum swat-hong menjawab suara nyanyian terdengar diiringi dentingan yankim

anak yang cerdas bertanya itu dan ini anak berbudi senang menggali jati diri masa lalu dikuak supaya jangan lupa diri

untuk menata hidup sekarang dan masa nanti pulau kura-kura ternyata telah bersemi kembali dihuni pemilik pulau yang terkenal baik budi

lam-hai-seng-jin berbahagia telah mewariskan ini pada murid berbakti dengan keturunan sejati cemerlangnya bersinar tidak terbatasi melengkung mewarnai rimba raya ini

dulunya dipuji orang yang mengetahui tapi sekarang semua orang pun memuji

“Ki-ko …! Swat-hong langsung berlari dan berlutut didepan lelaki tua dan tampan yang baru datang , “hehehe…hehehe… hong-moi bangkitlah , swat-hong bangkit sengan sembab air mata haru dan rindu , lin-swat segera menggendong seng-tiauw bersama sim-peng mendekat dan menjura , kam-han-ki menatap lin-swat , siapakah namamu moi-moi , “saya sie-lin- swat ki-ko istri kedua dari tiong-ko , “hehehe…heheh kwee-sute memang diakui memadukan Im dan Yang karunia ilahi yang semestinya sesuai dan tidak menyalahi , benarlah kwee-sute jika diri tidak beralaskan koukati maka hidup akan dapat terkendali

dan kamu anak yang cerdas dan baik siapakah namamu ? , “namaku kwee-sin-peng supek dan adikku ini bernama kwee- seng-tiauw , “haha….haha , garuda dan rajawali bergandeng melintas cakrawala , kwee-sute aku merasa gembira melihat keluarga yang engkau bina sarat kasih bertatahkan bahagia , “ki-ko..! marilah kita masuk kedalam , „marilah hong-moi dan swat-moi , Hong-moi segera menyuruh pelayan mempersiapkan minuman , “duduklah ki-ko aku bahagia sekali ki-ko datang mengunjungi kami , „aku juga senang hong-moi dan swat-moi dapat bertemu kalian , aku lewat dikaifeng , dan mendengar kwee-sute telah menepati pulau kura-kura , jadi tidak akan kulewatkan untuk menjumpai keluarga suteku ini

“terimakasih ki-ko menerima limpahan kasih dari ki-ko , bagaimanakah keadaan ki-ko tentu sehat dan baik selalu kiranya , “aku dalam keadaan baik-baik saja hong-moi , apakah kwee sute sedang ketimur ? “benar ki-ko , “yah… biarlah ia menunaikan tugasnya “supek , maaf tecu jika lancang menyela pembicaraan orang tua , “hehe..hehe , tidak peng-ji , ada apakah ? , “supek nyanyian supek tadi sangat indah dan seakan merupakan yang berhubungan dengan pertanyaanku kepada ibu , “benar pengji nyanyian itu sediki menyinggung hal yang kau tanyakan “lalu supek apakah moyangku dekat dengan raja ? , dekat dengan bekas raja lebih tepat peng-ji , “bagimana jelasnya supek , “moyangmu kwee-lun dekat dengan bekas keluarga raja di pulau es dan kitab-kitab yang kamu lihat disini bahagian dari perpustakaan dipulau es , keluarga raja itu she-Han namanya Han-Tiong , sama dengan nama ayahmu ,beliau adalah suhu dari suhuku dan ayahmu bukek-siansu, moyangmu kwee-lun sahabat baik dari bukek-siansu dan sumoinya putri dari Han-Tiong yang bernama Han-swat-hong , sama namanya dengan ibumu , kwee-lun adalah murid dari lam-hai-sengjin pemilik pulau kura-kura ini dan mewariskannnya kepada murid tunggalnya itu kwee-lun

moyangmu , kwee-lun memiliki dua putra kembar kwee-can dan kwee-cin , kwee can suka ilmu surat dan silat menurunkan susiok-couwmu kwee-seng atau kim-mo-taisu yang terkenal dizamannya yang memiliki murid luar biasa kim-siauw-eng su- pek ku sendiri kam-bu-song , sementara kwee-cin yang hanya suka ilmu surat menurunkan kwee-tin , kwee-tin menurunkan kwee-sin dan kwee-sin menurunkan kwee-bun pemiliki rumah makan dan kwee-bun menurunkan kwee-han-tiong bengcu budiman dan kwee-han-tiong menurunkan kwee-sin-peng dan kwee-seng-tiauw yang gagah dan tampan “hehehehe..heheh , sudahkah jelas bagimu peng-ji ? , sangat jelas supek

“jadi kitab-kitab yang berada disini adalah bagian pustaka dari pulau es yang oleh su-kong-cow bukek siansu dan subo- kongcouw han-swat-hong titipkan kepada sukong-couw kwee- lun dan pulau kura-kura warisan dari sukong-couw lam-hai- seng-jin kepada kong-couw kwee-lun , “benar peng-ji begitulah

, jadi pendahulumu itu semuanya terkenal orang berbudi , lalau bagaimanakah harusnya dirimu peng-ji , “supek , aku akan ikut pendahuluku , dan semua adikku akan kuajak ikut pendahulu kami , aku akan merasa malu jika aku dan adikku-adikku menoreh hal yang mencacatkan pendahuluku

“hehehe..hehehe , niat yang bagus peng-ji , maka belajarlah dengan tekun supaya niat itu terpelihara dan terjaga sekaligus akan terwujud , “baik supek , pesan supek akan kepegang teguh dan kugigit dengan gerahamku , Kam-Han-Ki tersenyum mendengar ungkapain gigi graham ini yang menunjukkan gambaran yang sangat kuat dan kokoh

Kam-han-ki tinggal di pulau kura-kura dan setiap hari Kam-Han- Ki dan kedua keponakannya ke tepi laut menikmati hembusan angin laut yang segar dan tiga hari kemudian Kam-Han-Ki meninggalkan pulau kura

Disebuah rumah di lingkungan liong-jio-bukoan Han-tiong dan keempat istrinya tinggal sambil melihat perkembangan di timur sekaligus menunggu Kwee-Sim-Lan berumur enam bulan, setelah saat yang direncanakan tiba Han-tiong mengajak keempat istrinya kembali keselatan karena sudah setahun keadaan timur sudah aman dan terkendali , perjalanan keselatan amatlah meriahnya , keluarga bengcu yang besar dan disambut oleh berbagai kauwsu dan pangcu membuat suasana demikian semarak , terlebih perjalanan memasuki selatan penyambutan hangat diberbagai kota semakin membanjir menawarkan bengcu untuk singgah terlebih ketika sampai di paoteng bengcu singgah selama seminggu di tempat tan-kauwsu , dan hal yang menggembirakan lagi adalah phang- hwa diketahui mengandung

Sebulan kemudian Bengcu dan keluarga sampai di kaifeng , rakyat kaifeng menyambut dengan semarak , hasil pelawatan bengcu ditimur sudah sampai ke kaifeng dan dua hari kemudian kedua istri bengcu yang menanti di pulau kura-kura dengan isak tangis rindu menyambut , kwee-sin-peng yang berumur enam tahun dan kwee-seng-tiauw yang berumur empat tahun mendapat pelukan hangat dari ayah mereka , “peng-ji dan tiauw-ji apakah kalian menjaga ibu selama ayah pergi , “tentu ayah , aku dan tiauw-te tetap menjaga ibu , dan aku ayah sudah berlatih kim-peng-sin-kun-hoat dari ibu dan aku ingin menunjukan pada ayah , “hmh…. marilah kita ke lianbuthia , ayah juga ingin lihat , ayok tiauw-ji kita lihat peng-ko bersilat , Han-Tiong mengikuti sin-peng ke lianbuthia yang ruangannya sangat besar sehingga suara sin-peng yang jernih dan lantang bergema

Swat-hong dan Lin-swat memasuki ruangan istana bersama istri Han-Tiong yang lain , duduk di sofa lembut saling menceritakan pengalaman , “sungguh sulina cici hal ini membuat aku bahagia , bahwa ternyata thian menjadikan kita satu tempat dihadapan tiong-ko , “lebih lagi diriku yang kehilangan pegangan hong-moi , tapi thian sungguh menyayangiku dengan memperoleh kemurahan hati istri-istri ting-ko dan juga mendapatkan cinta tiong-ko Keenam istri bengcu menyambut kedatangan Han-Tiong yang memasuki istana dengan kedua anaknya , “bagaimana moi-moi

, anakku sudah lapar , dan demikian juga aku , apakah kita sudah bisa makan , terlebih hari sudah siang , “sudah koko , makan malam kita sudah tersedia , marilah kita makan , swat- hong dengan binar rindu dan sayang meraih tangan suaminya , “marilah kita semua makan bersama suami kita , makan siang yang semarak penuh cinta dan sayang , bertabur rindu dan bahagia bertatahkan akrab dan persaudaraan , keluarga bengcu menikmati hari-hari indah penuh nyaman , semarak dan bahagia

Tamat