Puteri Es Bab 17 : Penentukan hidup dan mati Satu naga melawan tiga ulat

Mode Malam
BAB 17 Penentukan hidup dan mati Satu naga melawan tiga ulat

Dengari tenang Long Hui Ji berkata, "Ini lebih baik. Aku tidak perlu mengkhawatirkan apa-apa lagi." Di dalam perut Si Wu Qiu tidak ada anaknya, dia bisa bertarung dengan leluasa.

Tiba-tiba Fang Zhen Mei berkata, "Ketua Si." "Apa yang ingin kau tanyakan?" tanya Si Wu Qiu.

Kata Fang Zhen Mei, "Sebenarnya pada saat keadaan seperti itu dan Anda didukung penuh oleh Si Kong bersaudara, Anda bisa bertarung habis-habisan dengan Ketua Long. Mengapa Anda harus membuka semua kebusukan Anda sendiri dan membuat Ketua Long mati rasa sehingga muncul niat untuk membunuh?"

Si Wu Qiu melihat Fang Zhen Mei dan berkata, "Kau benar-benar seorang Fang Zhen Mei."

Fang Zhen Mei tertawa.

"Karena hari ini aku pasti menang. Kalian tidak mempunyai kesempatan untuk menang, karena itu aku ingin sebelum5 mati kalian mengerti apa yang terjadi sebenarnya. Kemudian membawa penyesalan ini menuju kuburan kalian."

Ye Pian Zhou marah, "Apakah hanya dengan mengandalkanmu dan Si Kong bersaudara kalian bisa membunuh semua pendekar di sini?"

Si Wu Qiu tertawa dingin dan berkata, "Jika hanya kami bertiga memang tidak akan bisa dan tidak mudah dilakukan." Dia tertawa sambil melihat Xiao Lou.

Xiao Lou sambil tertawa berkata, "Aku sudah melaksanakan perintah Nyonya yaitu memerintahkan '13 dukun Mao Shan' memasang peledak di dalam dan di luar Qu Nuan Bang. Peledak ini'cukup untuk menghancurkan rumah besar ini dalam sekejap."

Si Kong Tiao menyambung, "Di dalam peledak sudah kusimpan racun hebat. Bila ada api menyala, racun akan segera menyebar luas. Tanah ini dalam waktu 10 tahun tidak akan ada yang bisa tumbuh, untuk semua jenis tumbuhan, apalagi bila ada orang yang berdiri di sini." Semua orang terkejut dan langsung panik.

Kata Si Wu Qiu, "Sekarang yang ingin berpihak padaku, aku akan membebaskannya."

Xiu Zi Fu marah, "Jika rumah ini meledak dan racun menyebar, bukankah kalianpun akan ikut terkena racun dan mati!"

Dengan santai Si Wu Qiu berkata, "Paling-paling kita akan mati bersama. Tapi aku yang menabur racun ini dan pastinya kami sudah memakan dulu obat penawar yang kami buat."

Semua orang merasa takut. Setiap manusia hanya mempunyai satu nyawa. Siapa yang berani mempertaruhkan nyawa sendiri untuk hal seperti ini?

Tiba-tiba terdengar suara perempuan lembut dan menarik nafas, dia berkata, "Si Wu Qiu, mengapa kau melupakanku?"

Begitu melihat perempuan itu, wajah Si Wu Qiu berubah dan berkata, "Si Kou Xiao Dou?"

Si Kou Xiao Dou menarik nafas, "Kau jangan melupakanku dan juga You Ling San Shi."

Si Wu Qiu dengan marah berkata, "Kau..." Tiba-tiba bibirnya diruncingkan dan mengeluarkan siulan yang tajam.

Siulan itu terus menerus dibunyikan. Kali ini wajah Xiao Lou juga berubah.

Si Kou Xiao Dou untuk ketiga kali menarik nafas. Dengan sedih dia berkata, "Apakah kau tidak merasa aneh mengapa '13 dukun Mao Shan' tidak bereaksi apa-apa?" Dia mengangkat tangan juga bahunya dan berkata lagi, "Karena You Ling San Shi sudah membereskan mereka!"

Kali ini giliran Si Wu Qiu yang marah hingga tubuhnya gemetar. Dia menunjuk, "Si Kou Xiao Dou, kau... mengapa kau berseberangan denganku?"

Dengan santai Si Kou Xiao Dou menjawab, "Keadilan ada di dalam hati setiap orang. Seumur hidupnya You Ming Wang selalu berbuat jahat. Dia memberikan semua usahanya kepada Yi Tiao Long maksudnya tidak lain adalah untuk mengumpulkan pahala. 'Aku selalu mendukung perbuatan beliau, tapi kalian selalu ingin merebut kekuasaannya. Kalian membunuh keturunan You Ming Wang dan dosa ini kalian timpakan padaku. Kau juga menyuruh anak buahmu menyamar menjadi biksuni yang selalu membunuh orang supaya Ketua Long menaruh curiga padaku. Membuat kami seperti dalam pepatah, Yu Bang Xiang Zheng, Yu Weng De Li. (burung dan kerang saling berebut nelayan yang mendapat untung). Aku dan Yi Tiao. Long pasti akan saling bermusuhan dan bertarung, kaulah yang mengambil keuntungan semua ini. Kau terlalu kejam karena itu aku harus menentangmu."

Si Kong Tui dan Si Kong Tiao melihat situasi sudah tidak menguntungkan lagi bagi mereka. Tiba-tiba mereka berlari keluar!

Si Kou Xiao Dou sedang berbicara, tapi punggungnya seperti mempunyai mata. Dia sudah melenting ke belakang untuk menghadang Si Kong Tui!

You Ling San Shi yang berada di pinggirnya sudah menyusun barisan dan mengurung Si Kong Tiao.

Xiao Lou ikut bergerak. Dia juga melihat situasi sudah tidak menguntungkan lagi baginya. Walaupun Si Wu Qiu tidak melarikan diri, dia akan kabur lebih dulu.

Tapi Ye Pian Zhou sudah menghadangnya.

Si Wu Qiu melihat pertarungan akan terjadi kemudian dengan dingin dia berkata kepada Long Hui Ji, "Mengapa kau belum memulainya?"

Sekarang Long Hui Ji sudah kembali tenang. Dia sudah bersikap tenang layaknya seperti seorang ketua dan berkata, "Kali ini giliran kita."

Suara dari luar terdengar sangat ramai. Long Hui Ji melambaikan tangan, Xiu Zi Fu sudah memimpin pesilat tangguh Qu Nuan Bang keluar untuk bertarung dengan anak buah Ren Tou Fan dan Mao Shan Dong.

Tamu-tamu yang datang yang memiliki pendirian ingin menegakkan keadilan ditambah lagi mereka telah mendengar kelicikan Si Wu Qiu yang ingin menjatuhkan Long Hui Ji dan juga membunuh anak buah Long Hui Ji. Tamu-tamu itu sedikit banyak berhubungan dengan orang-orang yang telah terbunuh. Tadinya mereka tidak ingin membalas dendam tapi sejak Si Wu Qiu mengatakan ada peledak dan dia akan membunuh semua orang yang ada di sana, maka tamu-tamu di sana merasa marah dan menganggap musuh mereka bersama. Maka mereka bahu  membahu berjuang bersama-sama dengan anak buah Qu Nuan Bang bertarung menentang Ren Tou Fan dan Mao Shan Dong.

Si Wu Qiu terus memantau pertarungan ini. Dia berkata kepada Long Hui Ji, "Pertarungan ini sudah terlihat siapa yang kalah dan siapa yang menang."

Long Hui Ji menjawab, "Lebih baik kalau kau sudah mengetahuinya."

Kata Si Wu Qiu, "Melihat f^eadaan ini sepertinya memang pihakmu yang bakal menang, tapi untuk dirimu, kau pasti mati."

"Apakah ilmu silatmu lebih tinggi dariku?" tanya Long Hui Ji dingin.

"Ilmu silatku memang tidak setinggi ilmu silatmu, hanya saja hari ini adalah hari ulang tahunmu juga saat ilmu Yang Huo Zhen Gong mu berada dalam keadaan paling lemah. Tadi kaupun sudah menggunakan ilmu Die Bian Da Fa, tenagamu belum pulih. Apalagi selama 3 tahun ini, aku sudah meneliti seperti apa ilmu silatmu. Aku sangat paham dengan ilmu silatmu, tapi kau sama sekali tidak pernah melihat ilmu silatku dan sama sekali tidak tahu bagaimana kemampuan ilmu silatku. Aku juga sudah menempelkan tanggal lahirmu di sebuah boneka kain dan menusuk boneka itu di 9 nadi vital, yang bisa membuatmu mati. Kau sudah pasti tidak akan bisa melewati hari ulang tahunmu sendiri. " kata Si Wu Qiu. Mata Long Hui Ji menyipit. Dia bertanya, "Masih ada yang lain?" Dengan pelan Si Wu Qiu berkata, "Musuhmu bukan aku saja..."

Waktu dia mengatakan 'aku', kedua bola matanya tiba-tiba mengeluarkan cahaya berwarna hijau. Dalam tenggorokan keluar suara kucing ingin kawin kemudian keluar lagi suara aneh yang bercampur menjadi satu!

Tiba-tiba Long Hui Ji merasa ada angin dingin menyerang punggungnya. Long Hui Ji sangat terkejut!

--ooo0dw0ooo--

Sebenarnya yang terkejut bukan hanya Long Hui Ji saja, Fang Zhen Mei lebih terkejut lagi. Karena yang menyerang belakang Long

Hui Ji secara gila-gilaan bukan orang lain, melainkan Xiao Xue!

Dan Fang Zhen Mei sangat mengetahui kalau Xiao Xue sama sekali tidak bisa ilmu silat!

Walaupun Fang Zhen Mei merasa terkejut, tapi dia segera melayaniXiao Xue.

Dengan menggunakan angin hangat dan lihai, dia menangkis serangan XiaoXue.

Karena serangannya tidak mengenai sasaran, pisau belati berwarna hijau yang dipegang Xiao Xue sudah berganti arah dan menyerang Fang Zhen Mei dengan bertubi-tubi!

Long Hui Ji tidak membalikkan kepala untuk melihat tapi dia sudah merasakan ada aura membunuh di belakangnya tapi sudah ditarik ke arah lain.

Hanya Fang Zhen Mei seperti angin hangat, baru bisa berbuat seperti itu.

Long Hui Ji tetap tidak bisa membalikkan badannya karena dia tidak mau memberi kesempatan Si Wu Qiu untuk kabur. "Gadis kecil ini sudah menerima tenaga dalam dari Ketua Si sewaktu melakukan Die Bian Da Fa. Dicampur dengan tenaga gaib dari Mao Shan semua itu sudah masuk ke dalam otaknya. Karena itu dia bisa menguasai ilmu silat dan dia akan menjadi gila, jangan melukai dia!" seru Long Hui Ji.

Fang Zhen Mei tidak akan melukai Xiao Xue. Karena tidak berniat melukai Xiao Xue maka Fang Zhen Mei merasa serba susah. Karena Xiao Xue masih dikuasai oleh Si Wu Qiu, dia menerima ilmu yang keluar dari 'Yin Shui' dan Yang Huo' dari Long Hui Ji ditambah lagi ilmu gaib dari Mao Shan. Xiao Xue sudah kehilangan rohnya. Rambutnya tergerai. Pisau belati terus mengejar dan menusuk ke arah Fang Zhen Mei!

Yang paling membuat Fang Zhen Mei bingung adalah Xiao Xue belum pernah berlatih ilmu silat maka ilmu silatnya yang dilakukannya tidak menentu. Fang Zhen Mei yang banyak pengalaman dan berilmu silat tinggi, tapi tetap tidak ada jurus yang bisa mengalahkan Xiao Xue. Karena Xiao Xue sudah dikuasai oleh ilmu gaib, tidak ada nadi yang bisa ditotok oleh Fang Zhen Mei.

Fang Zhen Mei melihat sorot mata Xiao Xue yang pudar serta mengeluarkan cahaya hijau. Pikiran Xiao Xue pasti telah dikuasai seseorang. Begitu mendengar kata-kata Long Hui Ji, dia merasa lebih jelas dengan keadaan yang sedang terjadi.

Sambil menghindari serangan Xiao Xue, Fang Zhen Mei berkata, "Ketua Long, tangkap Ketua Si dulu. Xiao Xue baru bisa kembali normal." Karena dia tidak mau melukai Xiao Xue maka diapun selalu menghindar ke kiri dan ke kanan lalu dari kanan ke kiri.

Si Wu Qiu tertawa dingin, "Ilmu gaib Mao Shan tidak seperti ilmu menyatukan pikiran lainnya. Bukan aku yang menguasai pikirannya tapi adalah tenaga Long Hui Ji, ditambah lagi dengan ilmu gaib Mao Shan yang telah merasuk ke dalam darahnya. Aku memilih ribuan kali baru bisa menentukannya karena dia sangat lugu. Begitu guna- guna itu masuk ke dalam otaknya, dia sulit untuk ditolong. Walaupun aku dibunuh, dia akan terus menyerang kalian seperti orang gila. Sampai dia mati baru dia akan berhenti. Kalian jangan bermimpi untuk menghentikanku."

Long Hui Ji sudah tidak tahan lagi, dia mengerang dan menyerang!

--ooo0dw0ooo--

Begitu Long Hui Ji menyerang, Si Wu Qiu sudah terbang dari tempat di mana dia berdiri tadi. Serangan tenaga telapak Long Hui Ji berubah menjadi sebuah api.

Si Wu Qiu baru saja terbang, Long Hui Ji sudah mencegat di tengah-tengah udara. Mereka saling beradu tangan.

Long Hui Ji langsung merasa telapak tangannya gatal dan mati rasa. Dia tahu kalau dia telah terkena ilmu gaib Mao Shan. Long Hui Ji membentak dan meletakkan tangannya di atas api!

Api berkobar begitu besar. Wajah Si Wu Qiu yang tadinya terlihat senang sekarang sudah berubah.

Di tangan Long Hui Ji dia meletakkan guna-guna. Karena tangannya dibakar diatas api oleh Long Hui Ji sampai terluka, Long Hui Ji jadi bisa lolos dari ilmu gaib ini.

Si Wu Qiu marah dan menyerang Long Hui Ji seperti awan yang menggulung .angin. Dia mendekat lagi. Kedua tangannya sekali lagi menyerang!

Long Hui Ji membalikkan tubuhnya. Dengan kedua tangan dia kembali menyerang. Mereka beradu telapak tangan lagi.

Setelah beradu telapak, mereka tampak terpaku. Dari sela-sela jari Long Hui Ji, terlihat ada darah yang mengalir.

Si Wu Qiu bersiul tajam. Baju yang menempel di tubuhnya tiba- tiba terbakar.

Teriakan Si Wu Qiu seperti lolongan serigala malam. Dia membuka mulut lebar-lebar tiba-tiba perutnya menggembung. Dia memuntahkan air coklat kental. Begitu air itu mengenai bajunya, api segera padam. Sisa air disemburkannya ke arah Long Hui Ji!

Long Hui Ji tidak menghindar. Tapi begitu air coklat kental itu hampir mendekatirrya dengan jarak kira-kira setengah kaki lagi, air itu sudah menguap menjadi asap biru!

Long Hui Ji menyerang tiga kali. Tetap dengan menggunakan kedua telapak tangannya! Si Wu Qiu terpaksa menyambut dengan kedua tangannya!

Mereka berdua sudah 3 kali beradu telapak. Terdengar PAK! Si Wu Qiu mundur 3 kaki. Sewaktu dia mundur pada langkah pertama, tubuhnya dipenuhi dengan es yang tipis. Begitu mundur pada langkah kedua, es tipis itu hancur. Pada langkah terakhir, es yang telah hancur itu menetes menjadi air.

Pertama kali Long Hui Ji beradu telapak dengan mengunakan tenaga biasa dan dia telah terkena guna-guna Mao Shan. Dia telah tertipu. Untung dengan api dia bisa menyingkirkan racun guna- guna. Pada saat beradu telapak untuk kedua kalinya, dia mengeluarkan ilmu Yang Huo Zhen Gong, membuat tubuh Si Wu Qiu seperti terbakar. Dan dengan ilmu Mao

Shan, Si Wu Qiu menggunakan ilmu Mao Shan Xue Yu (hujan darah di Mao Shan) memecahkan ilmu api Long Hui Ji. Ketiga kali beradu telapak, Long Hui Ji dengan menggunakan ilmu Yin Shui Zhen Gong menutupi Si Wu Qiu dengan es. Tapi karena Si Wu Qiu sudah waspada maka dengan ilmu Mao Shan dia  berhasil melindungi jantung dan nadinya. Dan dengan langkah aneh dia berhasil memecahkan es dingin itu.

Begitu Long Hui Ji beradu telapak dengan Si V/u Qiu sebanyak dua kali, wajahnya segera berubah dan berkata, "Kau...Zhi Shui. "

(air berhenti).

Si Wu Qiu tertawa aneh, "Benar. Dengan ilmu Zhi Shui aku telah membunuh banyak anak buahmu, termasuk Tang Shi Wu dan Kan Tian Cong. Kaupun " Long Hui Ji sudah membentak, "Baik!" Tiba-tiba kedua tangannya sudah tertutup dengan es yang tebal.

Dia memakai ilmu Yin Shui Zhen Gong untuk melawan racun Zhi Shui yang terus merambat naik ke atas.

Si Wu Qiu sama sekali tidak memberi kesempatan kepadanya untuk bernafas atau mengobati lukanya. Dia berteriak, kedua telapaknya dikeluarkan untuk keempat kalinya!

Waktu itu, dia mendengar suara teriak kesakitan.

--ooo0dw0ooo--

Teriakan ini datang dari Xiao Lou.

Di perkumpulan Mao Shan Dong, semenjak ketua lama yang bernama Si Fu Bei meninggal, kekuasaan Si Wu Qiu paling besar. Dia diangkat menjadi ketua. Orang yang dipercayainya dan yang paling dekat dengannya adalah Xiao Lou. Huo Yuan Ya adalah murid kesayangannya. Dia juga pengurus Mao Shan Dong. Pelaksananya terdiri dari 3 orang. Ketiga orang pelaksana itu adalah ketiga biksuni itu dan biksuni yang wajahnya seperti digores pisau adalah ketua mereka.

Ilmu silat Xiao Lou sangat tinggi. Begitu juga dengan ilmu gaibnya. Hanya saja pada saat dia bertarung dengan Tie Mian Shen Ying, perbedaan mereka sangat jauh.

Perbedaannya adalah pada saat Ye Pian Zhou bertemu dengan Xiao Lou, dia terus menyerang. Tapi Xiao Lou begitu bertemu Ye Pian Zhou selalu ingin melarikan diri:

Perbedaan ini sangat besar.

Xiao Lou terkena pukulan Ye Pian Zhou. Dia sengaja meminjam tenaga Ye Pian Zhou untuk jatuh ke tempat jauh dan mengambil kesempatan ini untuk melarikan diri.

Tapi sudah ada seseorang yang bertubuh tinggi dan besar menghadangnya.

Orang itu tak lain adalah Wo Shi Shui.

Wo Shi Shui sudah terkena racun sangat dalam. Xiao Lou percaya dalam 7 jurus dia bisa membunuh Wo Shi Shui.

Memang dia bisa melakukannya.

Dia memakai sepasang kaitan berwarna kuning. Kaitan itu turun naik, tapi dia malah mengait ke lehernya sendiriapakah tangannya sudah tidak dikuasai olehnya?

Walaupun sudah terkena satu kali pukulan Ye Pian Zhou, tapi itu sengaja dilakukan untuk meminjam tenaga supaya bisa terbang jauh. Seharusnya dia tidak akan terluka begitu berat.

Kecuali.. .kecuali Ye Pian Zhou sudah tahu akal-akalannya, maka tenaga telapak Ye Pian Zhou sama sekali tidak membawa tenaga, melainkan menyebarkan racun ke badannya!

Karena itu dia berteriak.

Ye Pian Zhou sudah berlari ke belakangnya, memegangi kedua tangannya lalu menarik dengan sekuat tenaga.

Xiao Lou hanya bisa berteriak, dia sudah tidak bisa melakukan apa-apa lagi.

--ooo0dw0ooo--

Hati Si Wu Qiu bergetar. Tapi dia tetap menyerang untuk keempat kalinya dengan telapak.

— Pikirnya jika ingin situasi membaik, Long Hui Ji harus dibunuh!

Long Hui Ji menarik nafas. Dengan terpaksa dia mengangkat kedua tangan yang sudah tertutup es dan menyambut serangan Si Wu Qiu. Karena Si Wu Qiu sudah berniat untuk membunuh, maka dia menggunakan tenaga penuh. Dan pada waktu itu dia mendengar ada suara seseorang yang mengerang lagi. Suara ini adalah suara Si Kong Tiao.

You Ling San Shi bertarung melawan Si Kong Tiao. Mereka bertarung dengan seimbang, tidak ada yang menang atau kalah.

Senjata yang dipakai Si Kong Tiao adalah 'Sheng' (nama alat musik. Terdiri dari beberapa batang bambu yang panjangnya tidak sama).

Sheng di tangannya adalah sebuah alat musik tiup dengan banyak nada. Tapi Sheng miliknya, pada setiap batang bisa mengeluarkan senjata rahasia dalam berbagai macam bentuk. Ini yang disebut 'Fei Chong Gu' (Guna-guna ulat terbang). Disebut juga Fei Jiang (Guna-guna terbang).

You Ling San Shi mengandalkan pikiran mereka untuk bersatu, lalu menguasai pikiran Si Kong Tiao, membuat pikirannya terganggu. Di antara You Ling San Shi sudah ada yang menyerangnya, membuat Si Kong Tiao meloncat ke kiri dan meloncat ke kanan. Benar-benar memalukan, rambutnya tergerai berantakan, rambut hitamnya terus menyapu, menahan serangan. Menahan serangan seperti ular kobra. Setiap kali meniup Fei Chong Gu membuat You Ling San Shi sulit menahan dan mereka kerepotan lalu mundur atau setidaknya menahan.

Karena itu walaupun Si Kong Tiao hanya sendiri melawan 30 orang, tapi dia bisa mengimbangi mereka dengan tenaga pas-pasan. Si Kong Tiao berpikiran seperti Xiao Lou, hanya ada satu pikiranmelarikan diri.

Demi hidup mereka berniat melarikan diri, itu adalah hal yang wajar. Apalagi Si Kong

Tiao melihat situasi sangat tidak menguntungkan baginya.

Empat pembunuh Ren Tou Fan, yaitu Huo Yuan Ya, Zhang Hen Shou, Yi Mai, dan Mei Mai semua sudah mati dan 3 pelaksana serta ketua pelaksananya juga sudah mati. Karena dalam kurun waktu dekat ini Qu Nuan Bang selalu mengalami kegagalan maka  itu timbul perasaan untuk membalas dendam. Mereka bertarung dengan semangat, apalagi dibantu oleh para pendekar. Walapun pihak Ren Tou Fan dan Mao Shan Dong menang, tapi kelak mereka juga akan kesulitan untuk tetap berdiri di dunia persilatan Yun Nan dan Gui Zhou. Karena itu semangat mereka untuk menang seperti lenyap. Yang terlihat dari mereka hanya bayangan kekalahan. Dua belah pihak bertarung, jika salah satu pihak sudah tidak mempunyai semangat juang. Pihak itu pasti akan kalah.

Si Kong Tiao melihat situasi menjadi seperti itu. Dia hanya berpikir bisa kabur.

Karena ingin kabur, maka hatinya menjadi tidak tenang. You Ling San Shi melihat keadaan ini. Mereka bersama-sama mengeluarkan nafas kemudian mengeluarkan suara. Pedang dikeluarkan untuk menyerang.

Sebenarnya You Ling San Shi kebanyakan hanya diam berdiri. Dengan konsentrasi penuh mereka bersatu untuk menguasai, pikiran Si Kong Tiao, kemudian beberapa orang menyerang. Tapi semua ini selalu ditangkis oleh Fei Chong Gu, Si Kong Tiao.

Sekarang ketiga puluh orang itu melihat kesempatan sudah datang. Lalu mereka bersama-sama menyerang. Berarti roh Si Kong Tiao yang sudah dicengkram tidak akan dilepas lagitapi ketiga puluh orang itu menyerang dengan pedang, semua itu menggunakan tenaga yang sangat besar!

Si Kong Tiao menghindar ke kiri dan ke kanan. Salah satu pedang sudah menusuk ke kakinya. Si Kong Tiao hampir terjatuh kemudian disusul 3 kali tusukan pedang ke arah dada, perut, dan pinggang.

You Ling San Shi sangat senang. Mereka mengira kemenangan sudah ada di depan mata karena pedang mereka berhasil menusuk tubuh Si Kong Tiao. Saat itu juga Si Kong Tiao meloncat keluar. You Ling San Shi berusaha menghalangi tapi tidak keburu. Si Kong Tiao malah melempar alat musik 'Sheng' miliknya. Kelima biksuni yang tidak sempat menghindar terkena Fei Chong Gu yang keluar dari pecahan batang Sheng. Tubuh mereka terlihat kejang-kejang kemudian langsung mati. You Ling San Shi yang masih hidup baru sadar kalau tusukan mereka tadi hanya ilusi yang disebarkan oleh Ren Tou Fan. Begitu mereka tersadar, Si Kong Tiao sudah melarikan diri dari sanaasalkan dia bisa keluar dari rumah Yi Tiao Long, dia pasti akan selamat...

Tapi sewaktu dia masih berada di tengah-tengah udara, tiba-tiba ada sebuah kail ikan yang mengait bajunya.

Dia terkejut sekaligus marah. Tampak ada seseorang berambut dan berjenggot putih, dengan mulut masih mengeluarkan darah melemparkan kailnya. Tapi dia masih bisa dengan tertawa berkata, "Si Kong Tiao, Si Kong Tiao, sejak tadi aku sudah menunggumu di sini. Menunggumu Yi Tiao (meloncat)."

Si Kong Tiao sudah terkait oleh kail milik Shen Tai Gong. Ini hanya berlangsung dalam waktu sekejap. Belum sempat dia menggunakan ilusi Ren Tou Fan, tujuh orang dari You Ling San Shi sudah datang menghampirinya. Belum sempat dia memakai ilmu gaib, 7 pedang sudah ada di depan matanya, 5 pedang kali ini benar-benar menusuknya.

Kecuali hanya berteriak kesakitan, apa yang bisa dilakukan oleh Si Kong Tiao saat itu?

--ooo0dw0ooo--
*** ***
Note 23 November 2020
Jangan pernah meremehkan diri sendiri. Jika kamu tak bahagia dengan hidupmu, perbaiki apa yg salah, dan teruslah melangkah.
|Serial Pendekar 4 alis telah rampung dan siap untuk dibaca, untuk membacanya silahkan klik disini : Serial pendekar 4 Alis (Completed).|
(Regards, Admin)

0 Response to "Puteri Es Bab 17 : Penentukan hidup dan mati Satu naga melawan tiga ulat"

Post a Comment

close