Suto Sinting (Serial Pendekar Mabuk)

Mode Malam
Pengarang: Suryadi
Halaman: 137 Halaman

Pendekar Mabuk adalah seorang pemuda tanpa pusar yang merupakan murid dari 2 orang tokoh teratas di dalam dunia persilatan saat itu. Kedua tokoh yang merupakan guru dari Suto Sinting (Pendekar Mabuk) tersebut adalah "Ki Sabhawana (Gila Tuak) & Nawang Tresni (Bidadari Jalang)".

"Cuplikan: Para penduduk mulai cemas mendengar suara gemuruh di kejauhan. Mereka segera keluar dari rumah masing-masing dan memandang puncak gunung. Jauh di sana bertengger puncak gunung tinggi yang dinamakan mereka Gunung Cadas Geni. Warnanya putih keabu- abuan.

Biasanya puncak gunung itu tampak jelas dari Desa Kilangan. Sekarang tampak buram. Ada kabut hitam menutupinya dan langit di atas puncak berwarna gelap. Ada api menyembur dari dalam puncak, dan suara gemuruh terdengar lagi.

"Celaka! Kita akan dilanda musibah," ujar lelaki setengah umur.

"Kita harus cepat mengungsi. Sebentar lagi desa kita akan disapu lahar panas. Gunung Cadas Geni mau meletus! Cepat!" teriak tetangganya.

"Apa?! Gunung meletus? Siapa suruh?" tanya istrinya.
"Mana aku tahu?! Aku tidak pernah menyuruhnya! Cepat kemasi barang. Jangan banyak tanya!......."
*** ***
Note 23 November 2020
Jangan pernah meremehkan diri sendiri. Jika kamu tak bahagia dengan hidupmu, perbaiki apa yg salah, dan teruslah melangkah.
|Serial Pendekar 4 alis telah rampung dan siap untuk dibaca, untuk membacanya silahkan klik disini : Serial pendekar 4 Alis (Completed).|
(Regards, Admin)

0 Response to "Suto Sinting (Serial Pendekar Mabuk)"

Post a Comment

close